Bacakan Doa Ini Untuk Orangtua yang Meninggal, Wujud Bakti Seorang Anak

Your Story | Minggu, 1 Agustus 2021 06:00

Reporter : Ahmad Baiquni

Doa anak menjadi bekal berharga bagi para orangtua yang sudah meninggal.

Dream - Tidak bisa dipungkiri, bagi seorang anak, orangtua mempunya jasa sangat besar. Mulai dari mengasuh, mendidik, dan membesarkan hingga anak mampu mandiri sepenuhnya.

Bagi seorang anak, mendoakan orangtua adalah keharusan. Baik ketika orangtua masih ada maupun sudah meninggal dunia.

Sesukses apapun hidup seorang anak kelak, jasa orang tua takkan tak pernah bisa dibalas. Pun, mereka tak menginginkan balasan apapun dari anak-anaknya.

Cukuplah bagi mereka doa dari anak-anaknya. Doa anak akan menjadi bekal bagi orangtua baik di dunia maupun akhirat.

Bahkan doa anak menjadi amalan yang tak terputus bagi orangtua yang meninggal dunia. Karena itulah, penting bagi kita berbakti kepada mereka dengan doa ini.

 

Bacakan Doa Ini Untuk Orangtua yang Meninggal, Wujud Bakti Seorang Anak
(Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

Doa Kepada Orangtua Meninggal

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ

Allahummaghfir lahum, warhamhum, wa 'afihim, wa'fu 'anhum. Allahumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafa'ata 'ala ahlil quburi min ahli la ilaha illallahu muhammadun rasulullah.

Artinya,

" Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa'at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat."

Sumber: Laduni.id

3 dari 6 halaman

Ayah Bunda, Hadiahkan Doa Ini Ketika Anak Dikhitan

Dream - Dalam Islam terdapat satu amalan khusus seorang laku-laku yang diwajibkan sekali seumur hidup. Amalan yang dimaksud adalah khitan yaitu memotong kulit yang menutupi kelamin.

Manfaat khitan secara medis dijelaskan oleh banyak pakar. Salah satunya untuk menjaga kebersihan alat vital.

Sementara dalam Islam, khitan anak laki-laki dimaksudkan untuk menandai berlakunya semua kewajiban agama. Kasus ini berlaku untuk anak yang sudah baligh.

Meski begitu, khitan bisa dilakukan ketika anak masih kecil. Sehingga ketika dewasa, dia sudah tidak terkena kewajiban tersebut.

Untuk anak yang sedang khitan, hadiahi mereka dengan doa ini.

 

4 dari 6 halaman

Doa Anak Dikhitan

 

اَللَّهُمَّ فَطَهِّرْهُ مِنَ الذُّنُوْبِ، وَزِدْ فِيْ عُمْرِهِ وَادْفَعِ اْلآفَاتِ عَنْ بَدَنِهِ وَاْلأَوْجَاعِ عَنْ جِسْمِهِ، وَزِدْهُ مِنَ اْلغِنَى وَادْفَعْ عَنْهُ اْلفَقْرَ فَإِنَّكَ تَعْلَمُ وَلَا نَعْلَمُ

Allahumma fa thahhirhu minadz dzunubi wazid fi 'umrihi wadfa'il afati 'an badanihi wal auja'i 'an jismihi wa zidhu minal ghina wadfa' 'anhul faqra fa innaka ta'lamu wa la na'lamu.

Artinya,

" Ya Allah, maka sucikanlah dia dari dosa-dosa, tambahlah umurnya, jagalah tubuhnya dari penyakit dan tambahkanlah kekayaan padanya, jauhkan dari kefakiran. Maka sesungguhnya Engkau Maka Mengetahui sementara kami tidak mengetahui."

Sumber: NU Online.

5 dari 6 halaman

Doa Untuk Anak Agar Berani Tidur Sendiri, Yuk Ajarkan Bunda

Dream - Setiap manusia membutuhkan tidur sesibuk apapun aktivitasnya di hari itu. Tidur adalah mekanisme tubuh untuk mengistirahatkan seluruh organ penting di dalam tubuhnya. Dengan tidur, segala kelelahan bisa dihilangkan.

Tetapi ternyata tidur juga berkaitan dengan kondisi psikologis seseorang. Apalagi pada anak-anak.

Anak-anak yang usianya dinilai cukup dianjurkan untuk tidur sendiri. Anak tersebut tidak boleh lagi tidur bersama orangtuanya.

Namun membuat anak bisa tidur sendirian memang tak bisa langsung diterapkan. Ada kalanya di kecil merasa takut tidur sendiri dan membutuhkan waktu adaptasi cukup lama.

Agar anak dapat mulai tidur sendiri, maka perlu dibiasakan. Selain itu, diajarkan pula membaca doa ini agar anak tidak lagi takut tidur sendirian.

 

6 dari 6 halaman

Doa Agar Berani Tidur Sendirian

 Doa Agar Anak Berani Tidur Sendiri
© Dream.co.id

A'udzu bi kalimatillahit tammati min ghadlabihi wa iqabihi, wa syarri 'ibadihi, wa min hamazatis syayathini wa an yakhdlurun.

Artinya:

" Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kemarahan dan siksaan-Nya, serta kejahatan hamba-hamba-Nya, dan dari godaan setan serta jangan sampai mereka hadir (kepadaku)."

Sumber: Iqra.id

Terkait
Join Dream.co.id