Sempat Ditentang Keluarga, Wanita Filipina Menangis Haru Usai Memeluk Islam

Your Story | Kamis, 12 Maret 2020 17:47
Sempat Ditentang Keluarga, Wanita Filipina Menangis Haru Usai Memeluk Islam

Reporter : Sugiono

"Semua ini adalah keinginan saya sendiri dan sekarang keluarga telah menerima keputusan ini."

Dream - Air mata Marlyn Demir terus menetes di pipinya. Tangisan itu merupakan ekspresi kebahagiannya setelah menyatakan masuk Islam di Provinsi Karabuk Utara, Turki.

Wanita 32 tahun asal Filipina ini pernah berkunjung ke Turki untuk berlibur pada lima tahun lalu.

Di negeri tersebut, Marlyn jatuh cinta kepada seorang staf hotel bernama Mustafa Demir yang sekarang menjadi suaminya.

Tak lama setelah mereka menikah, Marlyn memutuskan untuk memeluk agama suaminya.

2 dari 4 halaman

Tidak Ada Paksaan

Menceritakan hijrah istrinya, Mustafa mengatakan semuanya berlangsung tanpa ada paksaan.

" Saya selalu menghormati agama istri saya. Tapi dia selalu meminta untuk diajari tentang agama Islam," kata Mustafa.

Menurut Mustafa, istrinya itu mengaku sudah lama ingin memeluk Islam. Jadi dia hanya membantu istrinya mewujudkan keinginannya tersebut.

3 dari 4 halaman

Merasa Lega Setelah Penantian Panjang

Disaksikan teman dan keluarganya, Marlyn mengucapkan syahadat sambil terus mengucurkan air mata haru.

" Sekarang saya lega sudah menjadi seorang Muslim. Saya sudah lama menantikan saat-saat seperti ini," kata Marlyn.

Marlyn mengatakan meski sebelumnya belum resmi masuk Islam, dia sudah belajar berpuasa.

4 dari 4 halaman

Keluarga Sempat Curiga

Saat keluarga mengetahui keputusannya, mereka curiga Mustafa telah memaksa Marlyn untuk masuk Islam.

Tapi Marlyn mengatakan bahwa keputusan belajar Islam dan kemudian menjadi mualaf adalah keinginannya sendiri.

" Dia (Mustafa) tidak pernah memaksa saya. Semua ini adalah keinginan saya sendiri dan sekarang keluarga telah menerima keputusan ini," katanya.

(Sah, Sumber: YeniSafak)

Join Dream.co.id