'Lihat Sandal Jelek Suamimu Ini', Dengarlah Curhat untuk Sang Istri

Your Story | Senin, 15 Juli 2019 09:01
'Lihat Sandal Jelek Suamimu Ini', Dengarlah Curhat untuk Sang Istri

Reporter : Sugiono

Tulisan ini bukan hanya tentang sandal belaka. Tetapi ada seribu makna yang tersirat di dalamnya.

Dream - " Dia lelah bekerja tetapi tidak pernah mengeluh .. dia sakit tapi dia tahan .. dia tidak punya uang tapi masih berusaha mencari .. untuk siapa? Untuk istri dan anak-anaknya.."

Kalimat tersebut cukup untuk menggambarkan pengorbanan seorang pria bernama suami untuk memberikan yang terbaik bagi keluarganya.

Memang, tanggung jawab untuk mencari nafkah bagi keluarga adalah wajib hukumnya. Tetapi ada suami yang diam-diam mampu mengesampingkan kepentingannya sendiri demi anak-anak dan istrinya.

Sebuah postingan di Facebook oleh Akhtar Syamir berjudul 'Selipar Buruk Suami' yang artinya 'Sandal Jelek Suami' begitu penuh emosi dan menjadi viral.

Tulisan Akhtar itu bukan hanya tentang sandal belaka. Tetapi di baliknya tersirat seribu pengorbanan seorang suami yang mungkin tidak disadari istri.

Jadi, hargai pasangan kita saat masih hidup. Hari ini dia masih di samping kita. Tapi tak seorang pun yang tahu besok mungkin sudah tidak ada lagi.

2 dari 4 halaman

Sandal Jelek Suami

Istri, lihatlah sandal suamimu. Ada alasan mengapa sandal ini menjadi sangat buruk, dan ada alasan mengapa sandal itu masih digunakan sampai sekarang.

Memang, lumrah bagi seorang pria untuk mengenakan sesuatu sehingga tidak bisa digunakan lagi. Misalnya dompet, ikat pinggang, celana jins dan sepatu serta sandal. Tapi itu semua hanya tampilan luar.

Sandal suamimu sudah lama rusak. Bentuknya jelek sekali. Seringkali kamu menegurnya dan mengingatkannya untuk membeli yang baru. Namun seringkali jawabannya sama. " Nantilah" .

3 dari 4 halaman

Kepentingan Keluarga di Atas Segalanya

Istri, seorang pria yang bertanggung jawab atas pernikahan, maka kepentingan keluarga adalah yang utama. Kebutuhan dirinya sendiri tidak penting.

Seringkali, di benak sang suami akan terbayang, dengan uang untuk membeli sandal baru, dapat digunakan untuk membeli popok anak-anak, membeli kebutuhan dapur dan rumah, dan membayar biaya sekolah anak.

Bukannya tidak mampu membeli sandal baru, tetapi hal itu tidak perlu meskipun baginya adalah suatu keharusan.

Suami adalah satu-satunya sumber penghasilan keluarga. Setiap detik, dia memikirkan kamu dan anak-anak.

Setiap detik membayangkan bagaimana jadinya jika dia tidak ada. Tidak sanggup memikirkannya, itu sebabnya dia jarang mengeluh.

4 dari 4 halaman

Hanya Membutuhkan Kesetiaan Istri

Istri, suami tidak meminta dan juga tidak mengharapkan kamu untuk memberi apa pun kepadanya.

Cukup kamu setia mendampinginya saat kalian sedang diuji. Saat itu dia hanya membutuhkan senyum di wajahmu.

Terkadang, kamu mungkin pernah melihatnya mengambil sandal baru dan mengembalikannya lagi di rak toko sepatu.

Saat itulah, dalam pikirannya, dia menolak untuk memenuhi kebutuhannya sendiri karena memikirkan keperluan anak dan istri.

Itu semua karena dia sayang padamu. Dia menghargai apa yang telah kamu lakukan untuk dirinya.

Jadi, lihatlah sandal suamimu. Jika ia sampai sejelek itu, mungkin banyak pengorbanannya yang kamu tidak tahu. Hargailah dia, berterima kasihlah kepada suami.

(Sah, Sumber: Siakapkeli.my)

Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-
Join Dream.co.id