Cerita Jenderal Polisi Umar Blusukan ke Rumah Duka Pria Tuna Netra

Your Story | Jumat, 19 Maret 2021 14:45

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Momen Irjen Umar Septono mengunjungi rumah warga.

Dream - Nama Irjen Pol (Purn) Umar Septono tak luput dari perhatian publik. Meski pernah menjabat sebagai salah satu petinggi di Korps Bhayangkara, sikap rendah hatinya pun tak luntur.

Dalam suatu waktu, Irjen Umar diketahui merasa terpukul dengan meninggalnya seorang tuna netra yang kerap ditemui di masjid Polda Sulsel.

Umar yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Inspektorat Pengawasan Umum atau Wairmasum Polri langsung mendatangi rumah duka, yang bertempat di Jalan Daeng Ramang Sudiang, Makassar.

" Mendengar kabar salah seorang tuna netra yang biasa sholat di masjid Polda Sulsel meninggal dunia, Irjen Umar melayat ke rumah duka keluarga Almarhum dan bertemu dengan istri Almarhum," dikutip dari kanal YouTube Om Geleng, 4 Februari 2019.

Cerita Jenderal Polisi Umar Blusukan ke Rumah Duka Pria Tuna Netra
Irjen Pol (Purn) Umar Septono (Foto: Merdeka.com)
2 dari 4 halaman

Bersih-bersih

 Irjen Umar
© Merdeka.com

Sebelum memasuki rumah duka dan menemui keluarga almarhum, Umar malah terlebih dahulu membersihkan sampah yang berserakan di halaman.

Tak segan, ia menggunakan kedua tangannya sendiri mengambil dan mengumpulkan sampah ke dalam ember kecil.

" Masuk ki," ujar sang pemilik rumah.

" Ini membersihkan sampah dulu, tak bersihin ya. Biar bersih, biar bagus," ucapnya.

Selesai membersihkan sampah di teras rumah, Umar lantas bergegas menemui keluarga almarhum. Berhadapan langsung dengan istri mendiang, Umar memberikan doa bagi keluarga dan mendiang.

" Ya mudah-mudahan sehat semua... Doakan saja ya," katanya.

 

3 dari 4 halaman

Dikenal Rendah Hati

Saat masih menjabat sebagai Kakor Sabhara Baharkam Polri, Irjen Umar sempat mendapat musibah mobilnya ditabrak oleh seorang dosen di Tol Cipali, 21 Juni lalu. Namun, Umar tidak marah.

Dia malah rendah hati dan memerintahkan ajudan mencari alamat penabrak bernama Suyatim itu.

Umar melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Polisi Satwa di Kelapa Dua Depok. Usai salat Zuhur, Umar menuju kediaman Suyatim di Perumahan Pura Bojong Gede Tajur Halang. Dia didampingi sang ajudan.

Umar datang bukan untuk marah-marah. Apalagi minta ganti rugi. Pertemuan berlangsung hangat dengan diselingi canda tawa. Puncaknya ketika Suyatim meminta maaf langsung kepada Umar.

 

4 dari 4 halaman

Beralih Profesi

Rampung menjabat sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum Polri pada Agustus 2020 lalu, kini Umar banting setir dan memutuskan untuk bertani di kampung halaman.

 Irjen Umar
© Merdeka.com

" Selamat pagi. Dunia panggung sandiwara, hidup di dunia hanya senda gurau, kita hanya menjalani. Saya lahir dari desa dari petani menjadi polisi menjadi Jenderal menjadi Kapolda sekarang sudah pensiun. Kembali lagi menjadi petani lagi. Jadi hidup hanya menjalani saja, syukuri dan jalani," ujarnya.

(Sumber: Merdeka.com)

Join Dream.co.id