Tata Cara Sholat Tahajud yang Benar dan Mustajab, Beserta Ketentuan Bacaan Suratnya

Your Story | Sabtu, 7 Mei 2022 11:18

Reporter : Arini Saadah

Tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab dikerjakan pada waktu sepertiga malam sampai sebelum waktu subuh.

Dream - Sholat Tahajud merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya. Dengan keutamaan shlat tahajud yang terkandung di dalamnya, ibadah yang jga disebut qiyamul lail ini mendapat tempat yang sangat istimewa. 

Disebutkan dalam Al-Quran bahwa sholat tahajud bisa mengangkat derajat seorang muslim ke tempat yang terpuji di mata Allah SWT.

Tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab sudah sepatutnya diketahui dan dijalankan oleh seluruh umat Muslim. Salah satu tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab adalah dikerjakan pada waktu sepertiga malam sampai sebelum waktu subuh. Perintah untuk mengerjakan sholat tahajud telah disebutkan di dalam al-qur’an.

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

“ Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajjud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Isra 79)

Lantas bagaimana tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab? Berikut tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab.

Tata Cara Sholat Tahajud yang Benar dan Mustajab, Beserta Ketentuan Bacaan Suratnya
Ilustrasi Sholat Tahajud Berjamaah. (Foto: Liputan6.com)
2 dari 8 halaman

Waktu yang Mustajab untuk Sholat Tahajud

Sebelum mengetahui tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab, kamu juga perlu mengetahui waktu yang mustajab untuk mengerjakan amalan sunnah ini. Waktu Sholat Tahajud terbentang mulai setelah isya’ hingga sebelum Subuh, dengan syarat harus tidur terlebih dahulu ya, Sahabat Dream. Sebab jika tidak didahului dengan tidur, maka tidak sah mengerjakan sholat tahajud. 

Waktu paling utamanya adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Namun terdapat beberapa waktu yang perlu diperhatikan ketika mengerjakan sholat sunnah tahajud yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah:

  1. Melakukan sholat sunnah tahajud pada waktu setelah Isya’ sampai pukul 22.00
  2. Mengerjakan sholat sunnah tahajud pada pukul 22.00 sampai 01.00
  3. Melaksanakan sholat sunnah tahajud pada pukul 01.00 sampai menjelang waktu Subuh.

Akan tetapi ada satu waktu yang paling dianjurkan untuk mengerjakan sholat sunnah tahajud yaitu di sepertiga malam terakhir. Sekitar pukul 1 dinihari sampai menjelang waktu Subuh. Karena pada waktu itu Allah SWT akan mengabulkan setiap permintaan makhluk-Nya.

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim:

" Tuhan kita Allah tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia setiap sepertiga malam akhir. Ia (Allah) lalu berkata: 'Barangsiapa yang berdoa, akan Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri, siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni. Hingga terbit fajar'" . (HR. Bukhari 1145, Muslim 758)

3 dari 8 halaman

Bacaan Niat Sholat Tahajud

 Ilustrasi© mychaya.com

Untuk mengawali tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab, maka dianjurkan kepada umat muslim untuk membaca niat berikut ini, boleh dibaca dalam hati maupun dilafalkan dengan suara pelan.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

USHALLI SUNNATAT TAHAJJUDI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA.

Artinya:

" Aku niat shalat sunnah tahajjud dua raka’at karena Allah ta’ala."

Bacaan niat ini dibaca ketika hendak melakukan takbiratul ihram. Hukum membacanya adalah sunnah, bukan wajib. Maka jika sebelum takbir kita tidak membaca bacaan niat tersebut, hukumnya tetap sah-sah saja.

4 dari 8 halaman

Tata Cara Sholat Tahajud yang Benar dan Mustajab

Tata Cara sholat tahajud yang benar dan mustajab sebenarnya sama dengan sholat sunnah lainnya. Tapi ada hal yang membedakan yaitu terletak pada bacaan niat dan waktu pelaksanaannya.

Tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab dilakukan setiap dua rakaat salam. Jumlah rakaatnya tidak terbatas, tetapi bila mengacu pada hadist Nabi SAW, bahwa Rasulullah SAW tidak pernah mengerjakan sholat tahajud lebih dari 11 atau 13 rakaat.

Ini dia tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab sesuai anjuran Nabi:

  1. Niat
  2. Takbiratul Ihram (disertai dengan niat di dalam hati).
  3. Berdiri bagi yang mampu.
  4. Membaca Alfatihah (lebih baik lagi jika membaca doa iftitah terlebih dahulu sebelum membaca surat Alfatihah). Setelah membaca doa iftitah dan alfatihah, bacalah surat atau ayat tertentu. Membaca ayat atau surat tertentu hukumnya adalah sunnah.
  5. Ruku dengan thumaninah.
  6. I’tidal dengan thumaninah.
  7. Sujud dua kali dengan thumaninah.
  8. Duduk diantara dua sujud dengan Thumaninah.
  9. Duduk tasyahud akhir.
  10. Membaca Tasyahud atau Tahiyyaat akhir pada duduk akhir.
  11. Membaca sholawat atas Nabi saw pada duduk akhir
  12. Salam
  13. Tertib
5 dari 8 halaman

Ketentuan Bacaan Surat dalam Sholat Tahajud

 Ilustrasi© Freepik.com

Agar tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab di atas semakin sempurna dan diterima oleh Allah, maka sebaiknya dilakukan beserta sunnah-sunnahnya, termasuk bacaan surat setelah membaca Al-Fatihah.

Bacaan surat setelah al-Fatihah sebenarnya Sahabat Dream bisa memilih surat mana saja dalam Al-Qur’an, baik surat pendek maupun surat panjang.

Akan tetapi menurut Al-Habib Abdullah Al-Haddad, hendaknya surat yang dibaca adalah Al-Qur’an mulai awal dan seterusnya, sehingga tiap bulan, tiap 40 hari, atau jangka waktu yang lebih banyak atau sedikit dari waktu tersebut orang dapat mengkhatamkan Al-Qur’an dalam sholat Tahajud, sesuai kadar kesemangatannya.

Allah berfirman dalam surat Al -Muzammil berikut ini:

 ﷻ:   فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ 

 Artinya:

 “ …Maka bacalah apa yang mudah dari Al-Qur’an.” (QS al-Muzammil: 20).

6 dari 8 halaman

Doa Setelah Sholat Tahajud

Usai melaksanakan tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab di atas, maka dilanjutkan dengan membaca doa setelah sholat tahajud. Berikut doa setelah sholat tahajud:

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haqq. Wa wa‘dukal haqq. Wa liqa’uka haqq. Wa qauluka haqq. Wal jannatu haqq. Wan naru haqq. Wan nabiyyuna haqq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haqq. Was sa‘atu haqq.

Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa ‘alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirlii ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa ma anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.

Artinya:

“ Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”

7 dari 8 halaman

Keutamaan Sholat Tahajud yang Mengagumkan

Tak hanya mengetahui tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab, kamu juga perlu mengetahui keistimewaan sholat tahajud agar semakin semangat mengerjakannya. Dengan mengetahuinya, umat Muslim akan semakin rajin untuk mendirikan sholat tahajud di sepertiga malam. Ini dia keutamaan sholat tahajud bagi umat Muslim:

  1. Diangkat derajatnya oleh Allah Swt.
  2. Kunci Masuk Surga.
  3. Sholat sunnah pling utama.
  4. Memperoleh kemuliaan dan kewibawaan.
  5. Doanya dikabulkan oleh Allah Swt.
  6. Kebiasaan orang shalih.
  7. Penghapus dan pencegah dosa.
  8. Menolak berbagai penyakit.
  9. Membawa ketenangan dalam hati.
  10. Dilindungi oleh Allah dari segala macam bencana.
  11. Meningkatkan ketakwaan.
  12. Sarana terkabulnya doa.
  13. Mendapat kebaikan di dunia-akhirat.
8 dari 8 halaman

Dalil Al Quran tentang Anjuran Sholat Tahajud

Tak hanya mengetahui tata cara sholat tahajud yang benar dan mustajab, dalil dari al Quran dan hadis juga penting diketahui.

Terdapat banyak dalil yang menerangkan tentang pentingnya sholat tahajud bagi umat Islam. Meskipun bukan ibadah wajib, sholat tahajud memiliki banyak keutamaan yang luar biasa. Bahkan sholat tahajud dianggap sebagai bagian dari Sunnah Rasulullah Saw.

Sebagaimana hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik-baik sholat setelah sholat wajib adalah sholat malam (sholat tahajud.red).” (HR. Muslim)

Orang yang melaksanakan salat tahajud secara teratur akan mendapatkan berkah dari Allah. Dikatakan juga bahwa salat ini membawa seorang Muslim lebih dekat kepada Yang Mahakuasa dan hidupnya dipenuhi dengan kedamaian.

Selain dari hadis, banyak ayat Al Quran yang mencantumkan keutamaan dan anjuran sholat tahajud, di antaranya:

Surat Al Furqan Ayat 64

وَالَّذِيْنَ يَبِيْتُوْنَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَّقِيَامًا

walladzīna yabītụna lirabbihim sujjadaw wa qiyāmā

Artinya:

“ dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.”

 

Surat Az Zumar Ayat 9

اَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ اٰنَاۤءَ الَّيْلِ سَاجِدًا وَّقَاۤىِٕمًا يَّحْذَرُ الْاٰخِرَةَ وَيَرْجُوْا رَحْمَةَ رَبِّهٖۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ ۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِ

am man huwa qānitun ānā`al-laili sājidaw wa qā`imay yaḥżarul-ākhirata wa yarjụ raḥmata rabbih, qul hal yastawillażīna ya'lamụna wallażīna lā ya'lamụn, innamā yatażakkaru ulul-albāb

Artinya:

“ (Apakah kamu orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dengan sujud dan berdiri, karena takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, “ Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.”

 

Surat Qaaf Ayat 40

وَمِنَ الَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَاَدْبَارَ السُّجُوْدِ

wa minal-laili fa sabbiḥ-hu wa adbāras-sujụd

Artinya:

“ Dan bertasbihlah kepada-Nya pada malam hari dan setiap selesai sholat.”

Join Dream.co.id