Tata Cara Sholat Idul Adha yang Sesuai Tuntunan, Mulai dari Bacaan Niat hingga Khotbah

Your Story | Rabu, 25 Mei 2022 15:36

Reporter : Widya Resti Oktaviana

Sholat Idul Adha hukumnya adalah sunah muakkad atau sangat dianjurkan.

Dream – Umat Islam dianjurkan mengikuti sholat Idul Adha sebelum melakukan penyembelihan hewan kurban. Dilakukan secara berjemaah baik di masjid maupun tanah lapangan, sholat sunnah ini biasnaya digelar lebih pagi dibandingkan sholat Idul Fitri agar proses penyembelihan bisa dilakukan lebih cepat. 

Sama-sama berhukum sunnah muakkadah, seperti halnya saat mengerjakan sholat Idul Fitri, sholat Idul Adha ini juga dilaksanakan sebanyak dua rakaat, tujuh kali takbiratul ihram di rakaat pertama dan tujuh kali di rakaat kedua, serta ditunaikan sebelum khotbah.

Seperti dikutip dari islam.nu.or.id, hukum mengerjakan sholat Idul Adha adalah sunah muakkad atau sangat dianjurkan. Sebelum mengerjakan sholat Idul Adha, sebaiknya sahabat Dream sudah mengetahui terlebih dahulu tentang tata cara sholat Idul Adha, niatnya, hingga bacaan-bacaan lainnya di dalam sholat. Sehingga nantinya sholat Idul Adha bisa dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai ajaran Islam.

Nah, berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang tata cara sholat Idul Adha beserta bacaan niatnya sebagaimana dirangkum Dream melalui islam.nu.or.id dan merdeka.com.

Tata Cara Sholat Idul Adha yang Sesuai Tuntunan, Mulai dari Bacaan Niat hingga Khotbah
Tata Cara Sholat Idul Adha (Foto Ilustrasi: Shutterstock.com)
2 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Idul Adha

 Tata Cara Sholat Idul Adha© Shutterstock.com

Sebelum mengerjakan sholat Idul Adha, sahabat Dream perlu untuk mengetahui terlebih dahulu tata cara sholat Idul Adha. Karena dengan mengetahuinya, maka kamu bisa mengerjakan sholat tersebut dengan baik, benar, dan sah di mata Allah SWT. Berikut adalah urutan tata cara sholat Idul Adha yang perlu sahabat Dream ketahui:

1. Membaca niat.

Seperti halnya saat mengerjakan sholat yang lain harus didahului dengan niat, maka sholat Idul Adha juga haruslah dengan niat. Berikut adalah bacaan niat sholat Idul Adha untuk imam dan makmum yang bisa sahabat Dream hafalkan:

 

أُصَلِّيْ  سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــالَى

Ushalli sunnata li 'idil adha rak'ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta'ala.

 

Artinya:" Aku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala." ”

2. Takbiratul ihram.

Takbiratul ihram ini dilakukan seperti sholat pada umumnya.

3. Membaca Doa Iftitah.

Setelah takbiratul ihram, dilanjutkan dengan membaca doa iftitah. Ada beberapa versi doa iftitah dan sahabat Dream menggunakan salah satunya. Berikut adalah bacaan doa iftitah yang bisa kamu baca:

اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa'ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya:" Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.

Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim."

3 dari 3 halaman

Tata Cara Sholat Idul Adha

4. Takbiratul ihram sebanyak 7 kali.

Setelah membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan melakukan takbiratul ihram sebanyak tujuh kali. Inilah salah satu gerakan sholat Idul Adha yang membedakan dengan sholat fardhu. Di antara takbir, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa berikut ini:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Artinya:Allah Mahabesar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Mahasuci Allah, baik waktu pagi dan petang.”

Atau bisa juga dengan membaca doa berikut ini:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya:Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar.”

5. Membaca surat Al-Fatihah.

6. Membaca surat-surat yang ada di Al-Quran.

7. Rukuk dengan tuma’ninah.

8. Sujud dengan tuma’ninah.

9. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.

10. Sujud kedua dengan tuma’ninah.

11. Berdiri dari sujud dan bertakbir.

12. Melakukan takbir sebanyak lima kali dan di antara takbir tersebut membaca bacaan seperti sebelumnya pada rakaat yang pertama.

13. Membaca surat Al-Fatihah.

14. Membaca surat yang ada di dalam Al-Quran atau sesuai dengan yang dibaca oleh imam.

15. Rukuk dengan tuma’ninah.

16. I’tidal dengan tuma’ninah.

17. Sujud dengan tuma’ninah.

18. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.

19. Sujud kedua dengan tuma’ninah.

20. Duduk tasyahud dengan tuma’ninah.

21. Salam.

22. Mendengarkan kotbah. Di mana kotbah ini adalah penyempurna dari sholat Idul Adha. Biasanya kotbah dimulai dengan membaca takbir sebanyak sembilan kali dan kotbah yang kedua dimulai dengan membaca takbir sebanyak tujuh kali.

Itulah penjelasan tentang tata cara sholat Idul Adha yang dilengkapi dengan bacaan niat dan bacaan dalam sholat lainnya. Hal yang membedakan sholat Idul Adha dengan sholat pada umumnya adalah terletak pada bacaan niat, jumlah rakaat, dan terdapat kotbah yang dibawakan oleh seseorang.

Join Dream.co.id