Sholat Dhuha untuk Melancarkan Rezeki Dilengkapi Doa Dhuha yang Mudah Dihafal

Your Story | Rabu, 1 Desember 2021 12:01

Reporter : Widya Resti Oktaviana

Salah satu keutamaan sholat dhuha adalah membuka pintu rezeki. Berikut penjelasannya.

Dream – Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunah yang banyak dikerjakan umat Islam. Sebelum melakukan aktivitas rutin di pagi hari, sebagian umat Islam meluangkan waktunya untuk menjalankan sholat dhuha terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan membaca doa dhuha.

Dari sekian banyak keutamaan sholat dhuha salah satu yang banyak diyakini adalah bisa melancarkan rezeki bagi orang yang mengerjakannya. Tak hanya itu, sholat dhuha ditunaikan untuk mengikuti tuntutan dan anjuran Nabi Muhammad SAW untuk mengerjakan sholat dhuha ini.

Anjuran Nabi tersebut telah dijelaskan dalam sebuah hadis, di mana Rasulullah SAW bersabda yang artinya sebagai berikut:

Barangsiapa yang melakukan sholat dhuha dua belas rakaat, Allah akan membuatkan baginya istana di surga.”

Keutamaan sholat dhuha yang bisa membuka pintu rezeki ini pun sudah sering disampaikan dalam setiap ceramah maupun orang-orang yang sudah mengalami langsung kesuksesannya dan selama itu ia iringi dengan ikhtiar serta rajin menjalankan sholat dhuha.

Untuk mengetahui lebih jelas tentang sholat dhuha yang bisa membuka pintu rezeki sekaligus dengan doa dhuha yang dipanjatkan setelah sholat, berikut Dream rangkum melalui berbagai sumber.

Sholat Dhuha untuk Melancarkan Rezeki Dilengkapi Doa Dhuha yang Mudah Dihafal
Sholat Dhuha Membuka Pintu Rezeki (Foto Ilustrasi: Flickr.com/Heru SH)
2 dari 5 halaman

Sholat Dhuha sebagai Pintu Rezeki

 Sholat Dhuha sebagai Pintu Rezeki© Flickr.com/Novelarselia

Sahabat Dream tentu sudah pernah mendengar bahwa dengan menjalankan sholat dhuha, maka bisa melancarkan rezeki atau membuka pintu rezeki. Tapi, apakah hal tersebut benar adanya?

Dalam sebuah hadis dari Nu’aim bin Hammar Al-Ghathafaniy, Rasulullah saw bersabda:

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ

Artinya: Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaat sholat di awal siang (di waktu dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” (HR. Ahmad, 5: 286; Abu Daud, no. 1289; At Tirmidzi, no. 475; Ad Darimi, no. 1451. Syaikh Al-Albani dan Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadis ini adalah hadis shaih)

Lalu dari Uqbah bin Amir Al-Juhani RA, Rasulullah saw bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ يَا ابْنَ آدَمَ اكْفِنِى أَوَّلَ النَّهَارِ بِأَرْبَعِ رَكَعَاتٍ أَكْفِكَ بِهِنَّ آخِرَ يَوْمِكَ

 Artinya: Sesungguhnya Allah berfirman: Wahai anak Adam, laksanakan untuk-Ku 4 rakaat di awal siang, Aku akan cukup dirimu dengan sholat di akhir harimu.” (HR. Ahmad, 4: 153. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadis ini adalah shahih)

Dikatakan oleh Al-‘Azhim Abadi bahwa hadis tersebut menjelaskan bahwa sholat dhuha bisa menyelamatkan orang yang mengerjakannya dari marabahaya. Selain itu, sholat dhuha juga bisa menghindarkan dari dosa atau bahkan dimaafkan dari dosa yang telah diperbuat.

Sedangkan menurut At-Thibiy, setelah mengerjakan sholat hingga akhir siang, maka akan diberikan kecukupan dalam kesibukan maupun urusan yang dilakukan, serta dihilangkan dari hal yang tidak disukai.

Lalu menurut Al-Munawi dalam Faidh Al-Qadir (4;615), pada kalimat yang berbunyi “ akan dicukupi di akhirnya”, hal tersebut berarti akan diselematkan dari adanya musib di akhir siang.

3 dari 5 halaman

Sholat Dhuha sebagai Pintu Rezeki

Sebagaimana dikutip dari Rumaysho.com, melalui hadis-hadis tersebut dan juga penjelasan para ulama, maka mengerjakan sholat dhuha bukan serta merta menjadi pembuka pintu rezeki. Tetapi dari setiap amal sholeh yang dilakukan lah, hal tersebut yang akan menjadi pembuka dari pintu rezeki.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Ath-Thalaq ayat 2 sampai 3 yang berbunyi:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا , وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Artinya: Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

Dengan begitu, mengerjakan sholat dhuha tidaklah serta merta hanya untuk membuka pintu rezeki. Tetapi di samping itu juga ada keinginan mendapatkan pahala ketika mengerjakannya. Karena jika hanya untuk meminta lancarnya rezeki saja, maka hal ini pun sudah diperingatkan oleh Allah SWT dalam surat Asy-Syuraa ayat 20:

مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الآخِرَةِ نزدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍ

 Artinya: Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagian pun di akhirat.” (QS. Asy-Syuraa: 20)

4 dari 5 halaman

Sedekah Adalah Kunci Lancarnya Rezeki

 Sedekah Adalah Kunci Lancarnya Rezeki© Freepik.com

Kerap kali dalam sebuah ceramah yang membahas tentang keutamaan sholat dhuha dan doa dhuha yang baik untuk dipanjatkan setelah menyelesaikan sholat, ada yang mengatakan bahwa sholat dhuha sama seperti bersedekah. Di mana sedekah yang dimaksud adalah banyaknya 360 ruas tulang di dalam tubuh manusia yang ketika sholat, maka sama dengan bersedekah.

Hal ini disampaikan dalam hadis riwayat Ahmad dan Abu Daud, Rasulullah saw bersabda:

فِي الْإِنْسَانِ ثَلَاثُ مِائَةٍ وَسِتُّونَ مَفْصِلًا فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهُ بِصَدَقَةٍ قَالُوا وَمَنْ يُطِيقُ ذَلِكَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَالَ النُّخَاعَةُ فِي الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا وَالشَّيْءُ تُنَحِّيهِ عَنْ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُكَ

Artinya: Dalam tubuh manusia ada 360 ruas tulang ia diharuskan bersedekah untuk setiap ruas itu. Para sahabat bertanya: Siapa yang kuat melaksanakan itu wahai Rasulullah? Beliau bersabda: Dahak yang ada di masjid lalu di tutupnya dengan tanah atau menyingkirkan suatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. Atau sekiranya tidak mampu cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat shalat dhuha.” (HR Ahmad dan Abu Daud).

5 dari 5 halaman

Doa Setelah Sholat Dhuha

Setelah menyelesaikan sholat dhuha, sahabat Dream jangan lupa untuk membaca doa dhuha. Dengan membaca doa dhuha, maka akan membuat sholatmu jadi makin sempurna. Berikut adalah bacaan doa dhuha yang bisa kamu baca dan hafalkan beserta artinya:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

Allahumma innad-duhaa'a duhaa'uka wal bahaa'a bahaa'uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal 'ismata 'ismatuka.

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa'i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu'assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba'iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa'ika wa bahaa'ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita 'ibaadakash-shalihiin.

Artinya:

“ Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu.

Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah.

Apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Join Dream.co.id