Giliran Cirebon Dilanda Bencana Debu Batu Bara

Your Story | Rabu, 21 Oktober 2015 18:26
Giliran Cirebon Dilanda Bencana Debu Batu Bara

Reporter : Ismoko Widjaya

Namun, apakah sahabat Dream tahu, bencana ekologi lainnya juga terjadi di Cirebon. Mirisnya, ternyata bencana ini telah terjadi selama tujuh tahun terakhir.

Dream - Bencana besar ekologi nampaknya sedang melanda Indonesia. Yang masih menjadi perbincangan hangat adalah bencana kabut asap akibat pembakaran hutan yang tengah membara di Riau dan sekitarnya.

Namun, apakah Sahabat Dream tahu, bencana ekologi lainnya juga terjadi di Cirebon. Mirisnya, ternyata bencana ini telah terjadi selama tujuh tahun terakhir.

Seorang pemilik akun Facebook, Yulie Budikartini membuat tulisan pada status Facebook-nya yang mungkin mewakilkan jeritan hati seluruh warga Cirebon terkait bencana polusi debu batu bara.

" Bulan-bulan terakhir kita dihebohkan oleh pemberitaan tentang kabut asap hasil pembakaran hutan yang menyerang kota-kota di Sumatera, Kalimantan, bahkan sampai ke Malaysia dan Singapura. Sungguh suatu pencemaran udara yang sangat berbahaya bagi kehidupan kita.

Indonesia heboh, hingga pak presiden tersadar dan turun tangan sendiri meninjau lokasi. Segala daya usaha dilakukan untuk memadamkan api, bahkan pengusaha-pengusaha nakal yang melakukan pembakaran ditangkap.

Tapi, tahukan kawan-kawan bahwa pencemaran udara yang bahkan lebih hebat dan lebih mematikan dari asap pembakaran hutan, sedang terjadi di sebuah kota yg berada tepat di tengah Jawa? Ya, kita di Cirebon, Jawa barat sudah 7 tahun terakhir ini harus hidup dengan polusi karena debu yang berasal dari batu bara.

Proses bongkar muat dilakukan secara ceroboh oleh oknum-oknum di pelabuhan yang tepat berada di jantung Kota Cirebon, telah menyebabkan debu batu bara yg berbahaya menyebar ke berbagai arah terbawa angin. Debu batu bara itu menyebar ke hampir 3/4 wilayah kota Cirebon, dan terhisap oleh hampir sebagian besar penduduk.

Berbeda dengan debu asap hasil pembakaran hutan yg adalah bersifat organik yang berasal dari pembakaran tanaman, maka debu batubara bersifat anorganik. Dalam debu batu bara terkandung partikel silika, dan asap yang bersifat reversible.

Manusia yang terkena paparan asap dapat dipulihkan, namun silika dalam debu batu bara apabila terhirup lama kelamaan akan menyebabkan cacat permanen.

Asap kebakaran hutan kasat mata dan tampak jelas sehingga penduduk tahu mana wilayah yg tercemar, tapi debu batu bara tidak kasat mata karena sangat kecil partikelnya, sehingga orang tidak sadar bahwa mereka telah terpapar debu yang mematikan.

Bapak presiden, harga nyawa penduduk satu kota jauh lebih berharga daripada kebutuhan energi nasional, atau keuntungan negara. Saat ini di Cirebon sedang terjadi kejahatan genosida secara perlahan karena ketidakpedulian pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Dampak pencemaran ini baru akan terlihat setelah beberapa tahun ke depan. Apakah bapak presiden tega melihat anak-anak kota Cirebon tumbuh cacat. Mereka pun adalah anak bangsa yang berhak tumbuh sehat dan kuat." Selengkapnya Klik di sini

(Ism) 

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id