Dikeluarkan Universitas, Dokter Ini Akui Kekuatan Doa Ibu

Your Story | Jumat, 25 September 2020 09:02
Dikeluarkan Universitas, Dokter Ini Akui Kekuatan Doa Ibu

Reporter : Sugiono

Sempat down kehilangan harapan. Sang ibu malah yakin anaknya kelak jadi seorang dokter.

Dream - Bagi sebagian warga Malaysia, Dr Ahmad Samhan merupakan sosok dokter yang terkenal suka membagikan pengalaman dunia kedokteran, pengobatan, dan kemasyarakatan.

Namun siapa sangka jika di balik sukses Dr Ahmad itu, terselip pengalaman hidup yang penuh cobaan dan pengorbanan besar.

Dr Ahmad mengungkapkan, dirinya pernah 'dikeluarkan' dari universitas hingga merasa kehilangan harapan untuk menjadi seorang dokter.

" Sempat kehilangan harapan dan cita-cita. Sungguh! Para dosen tidak bisa membantu. Mengajukan banding tidak diterima. Keputusan universitas bersifat final.

" Makin kelam dan gelap. Saya sudah tidak bisa melihat masa depan," tulis Dr Ahmad mengawali kisahnya yang dibagikan di Facebook.

2 dari 4 halaman

Bisa Sukses Jadi Dokter karena Doa Ibu

Namun, hal yang berbeda dirasakan oleh ibu dari Dr Ahmad. Sang ibu malah yakin anaknya kelak akan menjadi seorang dokter.

" Ma (Ibu) malah dengan jelas melihat anaknya ini akan jadi seorang dokter. Orang yang berbakti pada masyarakat.

" Beliau berusaha cari jalan apa pun itu agar harapan anaknya jadi dokter tercapai. Itulah kekuatan seorang ibu. Mimpinya tak pernah hilang.

" Pekakkan telinga, butakan mata. Tak pedulikan segala halangan yang datang. Dia mau yang terbaik buat anaknya," kata Dr Ahmad yang pernah bertugas di Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL).

Dr Ahmad menambahkan dengan dorongan dan doa ibunya itulah, dia akhirnya bisa menjadi dokter sampai hari ini.

3 dari 4 halaman

Pernah Berjualan dan Terdampar di Mesir

Dengan menjadi dokter, banyak pasien bisa sembuh. Kembali tersenyum dan bebas dari kesakitan. Begitu pula dengan tulisannya yang menginspirasi banyak orang.

" Saya bagikan segala suka duka perjalanan hidup saya selama ini tanpa rasa malu. Pernah bercita-cita jadi dokter tapi gagal, sempat berjualan dan terdampar di Mesir.

" Tapi akhirnya saya berakhir di sini (jadi dokter). Semua bukan hanya karena usaha saya, tapi juga bermula dari segunung harapan dari insan bergelar ibu," katanya.

4 dari 4 halaman

Tak Menyangka Bisa Jadi Dokter

Menurut Dr Ahmad, ibunya tidak hanya berani untuk bermimpi, tapi juga berkeinginan kuat untuk mewujudkannya.

" Ibu saya mempunyai kemauan, imajinasi, dan impian. Dia mau melihat anaknya jadi dokter. Terima kasih Ma... hidup dari berkat dan harapan seorang ibu," katanya.

Mengenang pengalaman satu dekade lalu, Dr Ahmad mengatakan, saat pasien datang kesakitan dan pulang dengan senyuman, itu adalah perasaan yang sulit dilukiskan.

" 10 tahun yang lalu saya tidak membayangkan bisa membantu pasien seperti sekarang. Itu tidak masuk akal dan bahkan tidak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk menjadi seorang dokter," pungkasnya.

Sumber: mStar.com.my

Join Dream.co.id