Perpisahan Haru Perawat Relawan Virus Corona: 'Ibu Akan Melawan Monster'

Your Story | Jumat, 31 Januari 2020 13:01
Perpisahan Haru Perawat Relawan Virus Corona: 'Ibu Akan Melawan Monster'

Reporter : Sugiono

Perawat membujuk anaknya yang tak rela ibunya bertugas di Wuhan.

Dream - Dengan jumlah korban terinfeksi virus corona dan meninggal yang makin meningkat setiap hari, dokter dan perawat di Wuhan, Provinsi Hubei, China terus melakukan yang terbaik untuk merawat pasien yang terjangkit.

Namun, banyaknya pasien terjangkit virus corona yang terus berdatangan ke rumah sakit membuat dokter dan perawat di Wuhan kewalahan.

Mereka hampir tidak bisa istirahat meski hanya sebentar saja. Sebagian besar bahkan harus memakai pampers agar tak perlu ke kamar mandi.

Pemerintah China pun mengirim tim relawan untuk membantu dokter dan perawat di kota itu. Pada tanggal 27 Januari kemarin, tim relawan pertama dari Provinsi Anhui berangkat ke Wuhan.

Para relawan ini meninggalkan anggota keluarga mereka selama liburan Tahun Baru China demi menjalankan tugas menyelamatkan hidup pasien terjangkit virus corona.

2 dari 6 halaman

Putri Tak Mau Lepaskan Ibu

Salah satu relawan ini adalah seorang perawat yang juga seorang ibu anak satu bernama Zhang Min. Zhang juga seorang wakil kepala perawat bedah saraf di First People's Hospital di Kota Anqing, Provinsi Anhui.

Dalam sebuah video menyentuh yang dibagikannya secara online, Zhang tampak mengucapkan selamat tinggal kepada putrinya yang berusia empat tahun.

 Zhang Min berpamitan kepada anaknya sebelum berangkat ke Wuhan.© China Story

Namun putri Zhang menolak untuk melepaskan ibunya. Sambil memeluk erat ibunya, dia meminta Zhang untuk tidak pergi.

Mendengar putrinya yang terus menangis, Zhang berusaha membujuknya agar merelakannya pergi ke Wuhan.

" Ibu akan bertarung melawan monster. Setelah itu, Ibu akan langsung pulang, oke?" kata Zhang.

 Ibu akan melawan monster setelah itu langsung pulang, oke?© China Story

Tampak mata Zhang juga terlihat berkaca-kaca saat membujuk putrinya tersebut. Dia berpesan agar putriinya jadi anak yang baik selama dia pergi.

Sebanyak 187 orang termasuk Zhang tiba di Wuhan, mereka terdiri dari 50 perawat di unit perawatan intensif, 135 anggota staf medis dan dua pemimpin tim.

Sumber: World of Buzz

3 dari 6 halaman

`Ibu Akan Bertarung Melawan Monster`

Dream - Rumah sakit di China sekarang mengalami kepadatan luar biasa. Jumlah warga yang terinfeksi virus corona terus bertambah. Sebaliknya, rumah sakit yang ada memiliki kapasitas terbatas.

Akibatnya, dokter dan perawat tidak dapat beristirahat karena mereka menghabiskan setiap waktu untuk merawat pasien.

Sebagian bahkan harus memakai pampers karena sudah tidak sempat lagi untuk buang air kecil di toilet.

Jadi, ketika menemukan waktu untuk beristirahat, mereka mengambilnya dengan cara apa pun yang bisa mereka lakukan.

4 dari 6 halaman

Viral Foto Haru Dokter dan Perawat di Wuhan Tidur di Tempat Seadanya

Dilansir Oriental Daily, beberapa netizen membagikan foto-foto para petugas medis beristirahat di sebuah rumah sakit di China.

Mereka beristirahat di tengah kesibukan merawat pasien virus corona yang terus bertambah setiap harinya.

Di foto-foto tersebut, mereka tidur di lantai dan kursi dengan waktu istirahat yang terbatas. Ada juga yang beristirahat di tempat tidur pasien.

Para profesional ini telah mengorbankan waktu dan tenaga serta keselamatan mereka demi memberikan perawatan yang terbaik.

5 dari 6 halaman

Tidur di Lantai, Kursi dan Tempat Tidur Pasien

Netizen pun memberikan apresiasi terhadap dokter dan perawat ini yang tak kenal lelah merawat pasien terjangkit virus corona.

" Terima kasih pekerja medis yang ada di garda depan. Mereka bekerja keras. Terima kasih banyak," tulis seorang netizen.

" Mereka berjuang keras untuk kita! Mereka melawan virus, salut!" tulis netizen lainnya.

Sementara netizen lain mengingatkan bahwa warga China tidak boleh manja dengan kehidupan mereka di saat genting seperti ini.

6 dari 6 halaman

Netizen Beri Apresiasi dan Semangat

Seperti diketahui, pemerintah China telah mengisolasi kota Wuhan dan beberapa kota lain yang terpapar virus corona.

Hal ini tentu akan membuat warga di kota-kota tersebut mengalami kebosanan akibat tidak bisa bepergian secara sembarangan.

" Mereka yang mengeluh bosan harus tinggal di rumah, lihatlah para dokter ini. Mereka tidak bisa pulang. Mereka bahkan tidak bisa tidur enak di tempat tidur yang nyaman. Sementara kita tinggal di rumah dengan nyaman. Hargai mereka," tulis netizen tersebut.

Beberapa juga menunjukkan bahwa dokter-dokter ini telah menjalani kehidupan yang sulit. Karena itu netizen harus memperlakukan para profesional medis ini dengan rasa hormat yang layak mereka dapatkan bahkan setelah epidemi berlalu.

Sumber: World of Buzz

Join Dream.co.id