Pentingnya Saling Memaafkan di Hari Raya Idul Fitri

Your Story | Rabu, 12 Mei 2021 07:30
Pentingnya Saling Memaafkan di Hari Raya Idul Fitri

Reporter : Ahmad Baiquni

Setiap manusia pasti punya kesalahan terhadap sesamanya.

Dream - Setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan sebulan penuh, umat Islam siap menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri dengan gembira. Penyebabnya, dosa-dosa Muslim telah terhapuskan bila ibadah puasa di bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT.

Sementara dosa-dosa sesama manusia akan lenyap bil saling maaf dan memaafkan. Allah tak akan mengampuni kesalahan kita terhadap orang lain sebelum meminta maaf.

Karena itu, Lebaran menjadi momentum untuk bersilaturahmi dan memperbaiki hubungan.

Memang, tidak semua orang berbesar hati mau mengakui kesalahan dan meminta maaf pada orang lain. Sebaliknya, orang kesulitan memaafkan bila kesalahan pihak lain dianggap terlalu besar.

Kata memaafkan sendiri, seperti yang ada dalam Alquran surat Ali Imran ayat 13, didahului dengan kata menahan amarah. Penyebabnya, orang akan sulit memaafkan kesalahan orang lain bila masih menyimpan amarah dan mendendam.

(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik pada waktu lapang maupun sempit, serta orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

2 dari 2 halaman

Dendam Tercerabut dengan Saling Memaafkan

Sebaliknya, dendam dalam hati akan tercabut ketika kita bisa memaafkan orang lain. Dalam Alquran kata 'dendam' terkait masalah manusiawi hanya disebutkan dua kali, salah satupada pada Surat Al A'raf ayat 43.

Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka.

Dengan demikian, sifat dendam yang salah satunya tidak mau memaafkan kesalahan orang lain bukanlah orang yang beriman. Maka, jadikan momentum Hari Raya Idul Fitri menjadi orang yang lebih baik dengan memaafkan orang lain.

Niscaya kita akan kembali fitrah atau memiliki hati yang bersih bagaikan kerats putih belum ternoda.

Join Dream.co.id