Pemuda Non-Muslim Aktif Dakwah Islam, Tapi Tak Ingin Hijrah demi Konten

Your Story | Minggu, 2 Mei 2021 04:00
Pemuda Non-Muslim Aktif Dakwah Islam, Tapi Tak Ingin Hijrah demi Konten

Reporter : Sugiono

"Biarlah hati saya tenang dan terbuka dengan sendirinya satu saat nanti.."

Dream - Bagi sebagian orang, mempelajari agama lain bukan suatu kemunduran dari iman. Tapi justru bisa membantu dalam memahami perbedaan hidup, adat, dan budaya, dalam masyarakat yang majemuk.

Itulah yang dilakukan oleh pemuda Malaysia keturunan Tionghoa bernama Ryan Wong Yong Heng. Pemuda 19 tahun ini aktif belajar Islam melalui video di TikTok.

Menyebut dirinya sebagai 'pengkaji agama Islam', video-video yang diunggah dan dilihat Ryan sering mendapat perhatian netizen yang juga ingin belajar tentang Islam.

2 dari 5 halaman

Tertarik Setelah Belajar Sejarah Islam

Pemuda non-Muslim dari Skudai, Johor, ini mengatakan dia mulai berminat belajar tentang agama Islam saat duduk di sekolah menengah.

Saat di sekolah menengah tingkat empat, Ryan mengaku belajar tentang Islam terutama dalah hal sejarahnya.

“ Pada waktu itulah saya belajar tentang sejarah agama Islam, peperangan yang terjadi pada zaman nabi dan hijrahnya dari kota Mekah ke Madinah.

“ Di situlah titik permulaan saya berminat untuk belajar dan mengkaji tentang Islam,” kata Ryan mengenang.

3 dari 5 halaman

Islam Agama yang Mudah Dipahami

Disebabkan minatnya yang mendalam terhadap Islam, Ryan juga membaca tafsir Alquran dan mendapat bimbingan dari teman-teman di TikTok.

Ryan juga menggunakan TikTok untuk bertukar pandangan dan menyebarkan segala informasi atau pelajaran yang bermanfaat kepada netizen.

“ Saya rasa Islam ini adalah agama yang mengajarkan tentang kebenaran dan mudah untuk dipahami. Saya yang beragama Buddha saja bisa paham.

“ Niat saya mengunggah video adalah untuk berbagi ilmu, dan secara tidak langsung dapat juga menambah pengetahuan saya tentang Islam melalui ruang komentar,” ujarnya.

4 dari 5 halaman

Tak Ingin Hijrah Hanya Demi Konten

Namun Ryan kurang nyaman ketika sebagian netizen berkomentar dengan bertanya kapan dia mau mengucap dua syahadat dan memeluk agama Islam.

Menurut Ryan, dia tidak mau terburu-buru membuat keputusan drastis. Apalagi hanya untuk meraih banyak viewer di TikTok.

Mahasiswa jurusan Foundation in Arts, Financial Accounting di Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Kajang, Selangor, ini malah rasa bersalah jika mengikuti apa yang diminta netizen.

5 dari 5 halaman

Biarlah Hati Tenang dan Terbuka Menerima Islam

“ Saya stres saat membaca komentar yang meminta saya ucap syahadat dan peluk agama Islam. Padahal yang saya tahu Islam tidak pernah memaksa orang untuk memeluk agama ini.

“ Biarlah hati saya tenang dan terbuka dengan sendirinya untuk memeluk Islam pada suatu masa akan datang. Saya hanya ingin mereka mendoakan yang terbaik saja, ” katanya.

Ryan mengatakan keluarganya tahu akan minatnya terhadap Islam. Tapi mereka tidak pernah menghalanginya belajar seluk beluk agama ini.

" Malah mereka memberikan pesan kepada saya untuk selalu menghormati satu sama lain tanpa melihat bangsa dan agama," pungkasnya.

Sumber: mStar.com.my

Join Dream.co.id