Naudzubillah, Kisah Nyata Susahnya Beritahu Penyebab Kematian Akibat Berzina

Your Story | Kamis, 13 Mei 2021 17:27
Naudzubillah, Kisah Nyata Susahnya Beritahu Penyebab Kematian Akibat Berzina

Reporter : Cynthia Amanda Male

Kisah nyata ini jadi pelajaran, pedihnya azab berzina. Naudzubillah Min Dzalik.

Dream - Menjadi seorang dokter bukanlah perkara mudah. Salah satunya memberitahu kabar duka kepada keluarga pasien. Meskipun sudah melakukannya ratusan kali, namun tetap terasa susah untuk menjalaninya.

Seorang dokter dari Malaysia, Kamarul Ariffin Nor Sadan, berbagi kisah di mana pasiennya meninggal karena serangan jantung.

Namun kisah sebenarnya di balik kematian pasien itu yang membuat Kamarul lebih susah untuk memberitahukannya kepada keluarga pasien.

Berikut kisahnya:

2 dari 5 halaman

Dada Sakit dan Langsung Roboh

eorang pria sekitar usia 50-an dibawa ke Ruang Gawat Darurat karena tak sadarkan diri. Pasien segera didorong ke zona merah karena tidak bernafas dan tidak ada detak jantung.

CPR dimulai oleh tim zona merah. Sementara itu, aku mendapatkan informasi dari orang yang mengantar pasien ke rumah sakit.

" Suami saya. Dia tiba-tiba tak sadarkan diri," kata seorang wanita berusia 30-an. Mukanya cemas, nafasnya kencang. Aku bertanya apa yang dilakukan suaminya sebelum tidak sadarkan diri. " Apa dia mengeluhkan sesuatu?" tanyaku lagi.

" Tidak berbuat apa-apa. Hanya duduk-duduk saja. Tiba-tiba dia mengeluh dadanya sakit, setelah itu roboh," katanya.

Aku mencoba menebak suaminya mungkin mengalami masalah dengan jantungnya.

Tapi wanita itu mengaku tidak tahu. " Saya cuma tahu dia punya darah tinggi. Suami saya baik-baik saja kan, Pak Dokter?" tanya wanita itu dengan wajah risau.

3 dari 5 halaman

Yang Mengantar Pasien Ternyata...

" Kondisi dia gawat. Kami sedang mencoba menyelamatkannya. Ada informasi lain yang ibu ingin beritahu kami? Informasi yang akan membantu kami memberikan pengobatan optimal pada dia," kataku kepada wanita itu.

Wanita itu tak langsung menjawab, tapi malah menanyakan hal yang tak lazim. " Err ... orang yang punya masalah jantung bisa kena serangan jantung karena melakukan hubungan intim tidak, Pak Dokter?" tanya wanita itu.

" Kemungkinan itu ada. Kenapa ibu tanya?" jawabku setengah curiga.

Wanita itu kemudian menceritakan kejadian sebenarnya. Ternyata, saat sedang bercinta dengannya, pasien tersebut tiba-tiba mengeluh dadanya sakit dan setelah itu roboh.

Setelah mendengar cerita wanita itu, aku masuk kembali ke zona merah dan melihat prosedur CPR terhadap pasien itu baru saja dihentikan.

4 dari 5 halaman

Ternyata Keliru

Sudah 30 menit telah berlalu, dan tidak ada lagi yang bisa kami lakukan untuk menyelamatkan pasien. Maka, aku panggil lagi keluarganya untuk memberitahu kabar duka itu.

Kali ini 2 orang muncul. Wanita tadi dan seorang gadis remaja. Saya persilakan mereka masuk ke kamar belasungkawa. Kabar seperti ini harus dilakukan di tempat tertutup untuk menjaga privasi keluarga yang ditinggalkan.

" Adik ini siapa? Maksud saya, apa hubungan dengan pasien?" tanyaku pada remaja tersebut.

" Anak. Sebentar ya, Dokter. Saya mau panggil ibu saya di luar," balasnya.

Dalam hati aku merasa bingung. Ternyata aku keliru, menyangka wanita yang mengantar pasien adalah istrinya. Tetapi rupanya kekasih gelap pasien.

" Ini bukan ibumu?" tanyaku padanya sambil menuding ibu jari pada wanita yang mengklaim dirinya istri pasien.

" Eh, bukan! Ibu saya di luar. Sedang telepon kerabat. Saya tak kenal wanita ini siapa." kata remaja itu seraya melihat wanita tadi atas dan bawah.

5 dari 5 halaman

Tak Bisa Ceritakan Penyebab Sebenarnya

Gadis itu kemudian meninggalkan kamar untuk memanggil ibunya. Setelah ibu remaja tadi masuk, aku jalankan tanggung jawabku untuk menyampaikan kabar kematian pasien tersebut.

Tentu saja aku tidak menceritakan penyebab sebenarnya dari kematian pasien yang meninggal setelah bercinta dengan kekasih gelapnya.

Kisah pasien itu mengingatkan aku kepada studi di Korea Selatan. Menurut kajian yang diterbitkan di negara itu, kebanyakan kasus kematian akibat bercinta sering terjadi pada mereka yang melakukannya bukan dengan istri atau suami sah mereka. Naudzubillah.

(Sumber: Ohbulan.com)

Join Dream.co.id