Mulia, Tenaga Medis Ini Gendong Jenazah di Punggung untuk Dimakamkan

Your Story | Senin, 28 September 2020 18:46
Mulia, Tenaga Medis Ini Gendong Jenazah di Punggung untuk Dimakamkan

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Paramedis itu berusaha memastikan bahwa wanita tua itu menerima pemakaman yang tepat.

Dream - Menjadi petugas medis memang penuh tantangan. Mereka harus siap bekerja dengan kemungkinan terburuk. Mereka melakukan pekerjaan mulia.

Baru-baru ini, kisah viral tentang tenaga medis datang dari Thailand. Seorang tenaga medis nekat mengikat jenazah wanita tua yang meninggal karena terhimpit lantai dan papan saat mencoba mencuri.

Wanita berusia 70 tahun itu ditemukan oleh petani, diyakini telah mati dalam keadaan lemas di bawah lantai kayu toko.

" Berdasarkan pakaian yang dia kenakan, dia mungkin berasal dari suku Mlabri di perbukitan. Pondok itu sekitar 80 kilometer dari lokasi desa mereka," jelas warga.

2 dari 5 halaman

Petugas medis kemudian mengikat jasad wanita tua itu ke punggungnya karena tak ada sarana transportasi yang memadai. Dia membawa jasad itu ke kuil Buddha terdekat untuk dimakamkan.

Sebuah dedikasi yang tinggi terhdapa pekerjaan, paramedis itu berusaha memastikan bahwa wanita tua itu menerima pemakaman yang tepat meski tidak ada kendaraan yang layak untuk mengangkutnya.

Sumber: World of Buzz

3 dari 5 halaman

Bocah 2 Tahun Suspek Covid-19 Dihibur Nakes Bikin Netizen Nangis

Dream - Merebaknya wabah virus corona jenis SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 tidak memandang usia. Pria, wanita, tua, muda, hingga anak-anak juga bisa terjangkit virus corona.

Baru-baru ini penyiar radio, MC dan host terkenal Tommy Prabowo mengunggah video tentang kerja luar biasa tenaga kesehatan saat merawat pasien Covid-19 yang masih anak-anak.

Dalam video yang direkam seorang dokter, tampak nakes dengan Alat Pelindung Diri atau APD lengkap menggendong seorang anak di ruang isolasi.

4 dari 5 halaman

Pertama Kali Merawat Pasien Usia 2 Tahun

" Untuk pertama kalinya, kami tim medis HCU RS Wisma Atlet Kemayoran merawat pasien usia 2 tahun," tulis Tommy Prabowo di InstaStory Instagram-nya.

Menurut video tersebut, anak itu didiagnosis sebagai suspek Covid-19. Karena hasil tes usapnya negatif.

Namun karena mengalami diare disertai dehidrasi ringan, bocah tersebut terpaksa diobservasi di ruang isolasi.

Dalam keterangan video itu, pagi itu nakes sedang berusaha menghibur anak tersebut. Padahal anak itu tidak menunjukkan takut meski nakes tersebut memakai APD level 3.

 

5 dari 5 halaman

Mengundang Tangis Netizen

Video yang aslinya direkam dan diunggah ke TikTok oleh dokter bernama dr. Dywie Afriyanni Widodo ini banjir komentar haru dari netizen.

Tak sedikit dari mereka yang ikut menangis melihat anak sekecil itu menderita sakit yang masih belum ada obatnya ini.

Join Dream.co.id