Pantang Balik Meski Mobil Dicegat, Sekeluarga Mudik dengan Jalan Kaki 15 Km

Your Story | Sabtu, 8 Mei 2021 13:36
Pantang Balik Meski Mobil Dicegat, Sekeluarga Mudik dengan Jalan Kaki 15 Km

Reporter : Arini Saadah

Mobil boleh saja balik lagi ke Bandung, namun para penumpang yang berjumlah 9 orang tetap melanjutkan mudik dengan berjalan kaki.

Dream - Berbagai cara ditempuh sebagian masyarakat untuk bisa berlebaran di kampung halaman pada di tahun ini. Harus diakui tidak semua masyarakat menerima dengan legawa keputusan pemerintah yang melarang mudik Lebaran 2021.

Ada yang berhasil lolos dan sampai di kampung halaman tanpa rintangan, namun ada juga yang melalui banyak halangan saat memutuskan untuk mudik. Kisah-kisah para pemudik nekat ini pun membanjiri laman di media sosial. Salah satunya kisah yang belakangan viral ini.

Karena mobilnya dicegat petugas yang sedang berjaga di perbatasan, satu keluarga nekat mudik dengan berjalan kaki sejauh 15 Km ke Ciawi, Tasikmalaya. Dengan membawa barang-barang bawaan, mereka berjalan kaki di bawah terik matahari yang menyengat.

Penasaran bagaimana kisah selengknya? Simak ulasannya berikut ini dikutip dari akun Instagram @makassar_iinfo dari artikel asli Radartasik.

2 dari 5 halaman

Dari Bandung ke Tasikmalaya

Satu keluarga yang berjumlah 9 orang ini tetap nekat mudik menggunakan mobil meski mengetahui ada larangan. Mereka berangkat dari Bandung hendak mudik ke Ciawi, Tasikmalaya. Salah satu anggota keluarga itu bernama Silvi.

Saat melalui perbatasan masuk ke wilayah Tasikmalaya, mobil mereka diberhentikan oleh petugas.

" Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari Kabar Joglosemar, pada Kamis, 6 Mei 2021 mobil yang dikendarai mereka dicegat petugas saat hendak masuk Tasikmalaya," bunyi keterangan akun tersebut.

Awalnya Silvi dan semua penumpang tidak melihat ada tanda-tanda bahwa mobil yang ditumpanginya akan diberhentikan oleh petugas.

" Silvi mengaku tidak menyangka bahwa mobilnya akan diberhentikan untuk diperiksa," lanjut keterangan akun.

3 dari 5 halaman

Tak Bisa Tunjukkan Berkas Mudik

Ternyata mereka tidak mampu menunjukkan berkas-berkas yang bisa digunakan untuk mudik. Sehingga para petugas pun terpaksa meminta mereka putar balik.

" Iya tadi diperiksa sama petugas. Kami tak bisa memperlihatkan berkas-berkas syarat mudik. Jadi mobil kami disuruh putar balik di Gentong," katanya, dikutip dari akun @makassar_iinfo.

Kejadian pemeriksaan oleh petugas itu terjadi ketika satu keluarga yang mengendarai mobil itu hendak masuk Tasikmalaya, tepatnya di Pos Penyekatan Pemudik Letter U Gentong, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.

4 dari 5 halaman

Nekat Mudik Jalan Kaki

Para petugas meminta mobil tersebut untuk putar balik kembali ke Bandung. Namun, pantang menyerah Silvi sekeluarga memutuskan untuk turun dari mobil dan berjalan kaki. Hal itu mereka lakukan demi melanjutkan perjalanan mudik ke Ciawi, Tasikmalaya.

" Ya sudah, mobil kembali ke Bandung. Saya tetap maksa Mudik. Yang penting sampai ke rumah ibu," terang Silvi menggunakan bahasa Sunda yang kental, dikutip dari @makassar_iinfo.

Akhirnya sailvi dan 9 orang penumpang mobil itu sepakat untuk berjalan kaki sejauh 15 kilometer menuju Ciawi demi bisa bertemu keluarga di kampung halaman.

5 dari 5 halaman

Respons Netizen

Melihat fenomena masyarakat yang nekat mudik lebaran 2021 tersebut, netizen melontarkan beragam komentarnya. Ada yang mendukung, ada yang menyayangkan, ada pula yang berkomentar nyeleneh.

" Indahnya jika lebaran & pilkada berbarengan," tulis akun @kholilally.

" Ini yg nyebarin covid mobil atau orangnya? Mobilnya putar balik tapi orangnya lanjut mudik ????????," kata akun @Fa.wahyupn.

" Mungkin mobilnya yg ada kena virus," timpal @rajif_sunrise.

" 22 nya salah, yg satunya mobilnya di tahan tpi orangnya lolos yg satu lgi tidak mempunyai berkas syrat mudik, coba aja klo pnya bu kemungkinan bisa lolo dan gk capek2 jalan kaki. Semngat bu, keluarga menantimu," tulis @zakialpan18.

 

Join Dream.co.id