Mengharukan! Suami Tulis Pesan untuk Istri Sebelum Meninggal Akibat Covid-19

Your Story | Kamis, 4 Juni 2020 09:46

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Meski tak dapat berbicara atau melakukan panggilan video pada saat-saat terakhirnya, setidaknya Katie mengetahui isi hati Jon.

Dream - Kisah tentang mereka yang kehilangan orang tersayang akibat virus Covid-19 selalu memilukan. Tak hanya meninggal secara mendakak, terkadang banyak dari mereka yang tak sempat mengucapkan selamat tinggal.

Seperti kisah mengharukan seorang istri bernama Katie Coelho yang menemukan pesan suami di telepon selulernya. Wanita 33 tahun itu berjalan menuju ruang ICU setelah suaminya, Jonathan Coelho, 32 tahun, dinyatakan meninggal akibat terpapar virus corona.

Katie sangat menyesal karena tidak bisa mengucapkan salam perpisahan kepada suaminya. Namun, keajaiban terjadi. Ketika pergi ke rumah sakit untuk mengambil barang-barang sang suami, Katie tak senganja menemukan handphone Jon dengan sebuah cacatan yang ditinggalkannya.

Meski tak dapat berbicara atau melakukan panggilan video pada saat-saat terakhir, setidaknya Katie mengetahui isi hati Jon.

" Saya mencoba menyalakan ponsel Jon untuk mencari beberapa foto dan mengecek panggilan terakhirnya. Tidak sengaja saya menemukan sebuah catatan pribadi milik Jon yang berisi kontak teman kantornya, kata sandi berangkas yang saya tidak tahu kita miliki dan sebuah kalimat yang bertuliskan, 'Aku menyayangi kalian dengan sepenuh hati,' saya langsung menjerit," jelas Katie, dikutip dari Daily Star, Rabu 3 Juni 2020.

Mengharukan! Suami Tulis Pesan untuk Istri Sebelum Meninggal Akibat Covid-19
Jon Dan Katie (Sumber: Daily Star)
2 dari 3 halaman

Katie seketika langsung membaca surat Jon dan menangis terharu karena merasa tidak mungkin melakukan hal yang sama apabila berada di posisi sang suami.

Jonathan dirawat di RS Umum Rujukan Corona di Danburry, Connecticut, Amerika Serikat. Jon diketahui memiliki gejala seperti sakit kepala akut dengan tidak adanya nafsu makan.

Pada tanggal 25 Maret lalu, Jon didiagnosa positif terkena Covid-19. Sehari berselang, 26 Maret, Jon merasakan kesulitan bernafas hingga harus dirawat di rumah sakit menggunakan ventilator pada 31 Maret.

Obrolan terakhir Jon dan Katie pada tangga 7 April dan Jon mengatakan pihak rumah sakit telah melepas ventilatornya. Ia juga memberitahu Katie akan segera pulang secepaat mungkin.

Namun, pada tanggal 22 April pukul 2.15 dini hari, pihak rumah sakit menelepon Katie untuk mengucapkan salam perpisahan kepada Jon.

3 dari 3 halaman

Pesan Mengharukan

Sebelum meninggal dunia, Jon masih sempat menulis pesan mengharukan untuk Katie dan kedua anaknya Bready dan Penny.

Berikut pesan Jon:

" Aku mencintai kalian dengan seluruh hatiku dan kamu telah memberikan hidup terbaik yang pernah aku minta. Aku sangat beruntung, aku sangat bangga menjadi suami dan ayah dari Bready dan Penny.

Katie kamu orang paling perhatian, tercantik yang aku pernah temui. Kamu luar biasa. Pastikan kamu hidup penuh kebahagiaan dengan hasrat yang sama yang membuatku jatuh cinta. Melihat kamu menjadi ibu terbaik untuk anak-anak adalah hal terhebat yang pernah aku alami.

Beri tahu Bready bahwa dia adalah teman terbaikku dan aku bangga menjadi ayahnya dan semua hal-hal hebat yang dia pernah lakukan dan akan terus lakukan.

Beri tahu Penelope bahwa dia adalah seorang putri dan bisa memiliki apapun yang ia inginkan dalam hidup. Aku sangat beruntung.

Jangan menahan diri jika kamu bertemu orang lain, ketahuilah bawah jika dia mencintaimu dan anak-anak, maka aku juga menginginkannya untukmu. Selalu berbahagialah apapun yang terjadi," tulis Jon.

Join Dream.co.id