Mengenal Syair: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Unsur, dan Contohnya

Your Story | Selasa, 4 Agustus 2020 17:32
Mengenal Syair: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Unsur, dan Contohnya

Reporter : Reni Novita Sari

Pengertian Syair menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Dream - Syair merupakan salah satu jenis puisi, kata Syair berasal dari bahasa Arab syu’ur yang memiliki arti yaitu perasaan. Untuk Syu’ur ini mulai berkembang menjadi kata Syi’ru yang berarti Puisi dalam pengertian umum.

Syair di dalam kesusastraan Melayu merujuk pada pengertian puisi secara umum. Akan tetapi dalam perkembangannya Syair ini telah mengalami perubahan dan modifikasi, sehingga syair didesain sesuai dengan keadaan dan situasi yang terjadi.

Syair terkenal sebagai media untuk mengungkapkan isi hati tentang suatu peristiwa, kejadian, seseorang, atau perasaan.

Lalu apa itu sebenarnya syair? Apa yang membedakannya dengan karya lainnya?

Untuk lebih memahami syair, berikut dipaparkan penjelasan mengenai syair. Mulai dari pengertian syair, ciri-ciri syair, jenis jenis syair, dan unsur-unsur pembentuk syair tersebut.

2 dari 12 halaman

Pengertian Syair

Syair adalah salah satu dari jenis jenis puisi lama. Kata syair berasal dari bahasa Arab “ syu’ur” yang berarti perasaan, kemudian berkembang menjadi “ syi’ru” yang berarti puisi. Syair adalah puisi lama yang masih terikat dengan aturan sajak dan bait.

Menurut KBBI, Pengertian Syair adalah puisi lama yang tiap-tiap baitnya terdiri atas empat larik ( baris ) yang berakhir dengan bunyi yang sama.

ciri-ciri syair© Ilustrasi foto : shutterstock

3 dari 12 halaman

Unsur Intrinsik Syair

Adapun unsur-unsur dari syair ini sebagai berikut,

  1. Tema, merupakan ide pokok yang ingin penyair itu sampaikan dengan melalui syairnya kepada para pembaca. Tema yang digunakan oleh sang penyair itu beragam. Contohnya seperti tentang: kemanusiaan,  agama, alam, keindahan, pendidikan, budi pekerti, dan lain sebagainya.
  2. Perasaan, merupakan sesuatu yang ingin penyair utarakan/ungkapan yang berupa ciri khasnya, cara pandang, karakter dan lain sebagainya.
  3. Nada, suatu intonasi atau juga penekanan dalam isi syair yang dapat berupa mengejek, menasehati, bergurau, bergembira,mengkritik, bernelas kasihan serta sebagainya.
  4. Amanat, merupakan suatu pesan atau nasehat yang ingin penyair sampaikan kepada tiap-tiap pembaca. Umumnya pesan didalam syair ini ditafsirkan sendiri oleh pembaca sesuai dengan pemahaman pembaca.
4 dari 12 halaman

Unsur Ekstrinsik Syair

  1. Latar belakang kehidupan penyairnya
  2. Pendidikan penyair
  3. Latar belakang budaya dan sosial
  4. Adat atau juga kebiasaan masyarakat setempat

ciri-ciri syair© Ilustrasi foto : shutterstock

 

5 dari 12 halaman

Macam-Macam Syair

Syair diperkirakan menempati posisi kedua setelah pantun. Artinya, bentuk sastra ini sangat populer pada masyarakat Melayu. Dari segi isinya, syair dapat dibagi menjadi lima golongan, sebagai berikut :

6 dari 12 halaman

Syair Panji

Syair panji merupakan Syair pelipur lara yang bertema kisah pengembaraan dan peperangan, selain itu dalam Syair panji pun terdapat unsur kisah percintaan.

Syair panji yang terkenal ialah Syair Ken Tambunan, Syair Ken Tambunan bercerita tentang kisah percintaan Raden Puspa Kencana yang parasnya seperti Bidadari dengan Ken Tambunan.

7 dari 12 halaman

Syair Romantis

Syair Romantis berisi tentang percintaan yang biasanya terdapat pada cerita alipur laram hikayat, maupun cerita rakyat. Contoh syair romantis yakni Syair Bidasari yang menceritakan tentang seorang putri raja yang telah dibuang ibunya.

Setelah beberapa lama ia dicari Putra Bangsawan (saudaranya) untuk bertemu dengan ibunya, Pertemuan pun terjadi dan akhirnya Bidasari memaafkan ibunya, yang telah membuang dirinya.

ciri-ciri syair© Ilustrasi foto : shutterstock

8 dari 12 halaman

Syair Kiasan

Syair kiasan merupakan syair percintaan antara ikan, burung, bunga atau buah-buahan. Syair ini disebut juga syair binatang dan bunga-bungaan. Isinya merupakan sindirian atau kiasan terhadap suatu peristiwa.

Contoh syair kiasan adalah Syair Burung Pungguk yang isinya menceritakan tentang percintaan yang gagal akibat perbedaan pangkat, atau seperti perumpamaan “ seperti pungguk merindukan bulan”

Sementara contoh yang lain, yakni Syair Ikan Terubuk merupakan syair sindiran bagi anak Raja Melaka yang meminang Putri Siak. Contoh syair ini ialah Syair Burung Pungguk, Syair Kumbang dan Melati, Syair Nyamuk dan Lalat, Syair Buah-buahan.

9 dari 12 halaman

Syair Sejarah

Syair Sejarah adalah syair yang berdasarkan peristiwa sejarah. Sebagian besar syair sejarah berisi tentang peperangan. Contoh syair sejarah adalah Syair Perang Mangkasar (dahulu bernama Syair Sipelman), berisi tentang perang antara orang-orang Makassar dengan Belanda.

10 dari 12 halaman

Syair Agama

Syair Agama merupakan syair terpenting. Syair agama dibagi menjadi empat yaitu: (a) syair sufi, (b) syair tentang ajaran Islam, (c) syair riwayatcerita nabi, dan (d) syair nasihat

ciri-ciri syair© Ilustrasi foto : shutterstock

11 dari 12 halaman

Ciri-Ciri Syair

Beberapa ciri-ciri syair yang membedakannya dengan jenis puisi lain adalah:

  1. Setiap bait pada syair terdiri dari 4 baris
  2. Tiap baris mengandung 4 kata
  3. Setiap baris mengandung minimal 8 suku kata
  4. Sajak pada syair adalah a-a-a-a
  5. Bahasa pada syair masih berbentuk kiasan
  6. Syair biasanya berisi tentang suatu cerita yang memuat nasihat
  7. Semua baris dalam syair merupakan isi, tidak ada sampiran layaknya pada pantun
12 dari 12 halaman

Contoh Syair

Wahai muda, kenali dirimu

Ialah perahu tamsil hidupmu

Tiadalah berapa lama hidupmu

Ke akhirat jua kekal hidupmu

 

Hai muda arif budiman

Hasilkan kemudi dengan pedoman

Alat perahumu jua kerjakan

Itulah jalan membetuli insan

Pada bait pertama syair tersebut terdapat kaidah kebahasaan dengan menggunakan kalimat saran. Kalimat saran tersebut terdapat pada larik pertama, yaitu Wahai muda, kenali dirimu. Penulis ingin memberi saran kepada pembaca untuk sadar diri dan memperbaiki diri.

Pada bait kedua syair tersebut kaidah kebahasaan dengan menggunakan kalimat perintah. Kalimat perintah tersebut terdapat pada larik kedua, yaitu Hasilkan kemudi dengan pedoman. Penulis memerintahkan agar dalam menjalani hidup harus dengan pedoman.

 

Join Dream.co.id