Melahirkan di Rumah karena Tak Ada Uang, Ibu dan Bayi Meninggal

Your Story | Kamis, 5 Maret 2020 08:12
Melahirkan di Rumah karena Tak Ada Uang, Ibu dan Bayi Meninggal

Reporter : Sugiono

Suaminya bekerja sebagai tukang las dengan gaji yang rendah.

Dream - Sungguh pilu hati seorang suami ketika dia harus menerima kenyataan ditinggal pergi oleh dua orang yang paling dicintai secara bersamaan.

Seorang ibu terpaksa melahirkan di rumah karena tidak punya uang. Akibatnya, dia dan bayi yang baru dilahirkan meninggal dunia.

Kisah menyedihkan ini dibagikan oleh laman Facebook Uncle Kentang, seorang dermawan bernama asli Kuan Chee Heng asal Malaysia.

Menurut Uncle, keluarga itu adalah orang asing yang tinggal di Malaysia. Suaminya hanya bekerja sebagai tukang las dengan gaji rendah.

2 dari 4 halaman

Takut Melahirkan di Rumah Sakit Karena Tak Ada Uang

Suaminya bukan tidak ingin membawa istrinya ke rumah sakit. Tapi mereka takut tidak punya uang cukup untuk biaya persalinannya di sana.

" Hati saya teriris-iris. Melihat jenazah bayi dan ibunya. Hanya karena tidak punya uang untuk bersalin di rumah sakit."

" Suami harus sewa kamar 250 ringgit sebulan. Merantau ke Malaysia, kerja sebagai tukang las. Gaji tak seberapa. Ingin bawa istri ke rumah sakit untuk bersalin tapi perlu banyak biaya. Akhirnya bayi dan istri jadi korban. Mereka meninggal saat bersalin."

3 dari 4 halaman

Dokter Takkan Menolak Meski Belum Punya Uang

Dalam postingannya, Uncle mengatakan warga asing di Malaysia tidak usah takut ke rumah sakit. Karena tetap akan dilayani dengan baik.

" Wahai orang-orang asing, jangan takut, jangan khawatir. Pergi melahirkan ke rumah sakit. Kami di Malaysia tidak busuk hati. Dokter tidak akan menolak Anda dari rumah sakit. Jangan terlalu khawatir."

" Kami manusia bukan binatang. Kami punya hati, bahkan dokter pun punya hati. Malaysia punya hati. Jangan mati seperti ini. Hari ini saya akan mengurus jenazah mereka dengan suaminya."

4 dari 4 halaman

Biaya Perawatan Bersalin Orang Asing di Malaysia

Dia menambahkan, banyak orang asing terutama mereka yang tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah, takut pergi ke rumah sakit pemerintah untuk melahirkan jika mereka memiliki masalah keuangan.

" Pemerintah kita tidak kejam, bawa dulu istri ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hal-hal lain seperti paspor dan uang tidak masalah, nyawa lebih penting daripada yang lain."

Sementara itu, menurut penelusuran Siakapkeli.my di laman resmi Kementerian Kesehatan Malaysia menyebutkan biaya perawatan bersalin untuk orang asing adalah 200 ringgit per kunjungan dengan biaya kamar 300 ringgit per hari.

(Sumber: Siakapkeli.my)

Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting
Join Dream.co.id