Innalillaahi, Jagal Langganan Meninggal Saat Hendak Sembelih Kurban

Your Story | Sabtu, 1 Agustus 2020 15:45
Innalillaahi, Jagal Langganan Meninggal Saat Hendak Sembelih Kurban

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Namun, saat akan menyembelih kambing kedua, korban yang hendak memotong leher hewan kurban menggunakan golok tiba-tiba jatuh pingsan.

Dream - Kejadian tak terduga menimpa pria bernama Epin Supriatna, 50 tahun. Ia diketahui meninggal secara mendadak saat akan menyembelih kambing di Kp Gunung Dongkol, Duka Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Jumat 31 Juli 2020. Korban meninggal dunia diduga sakit .

Ketua panitia kurban kampung tersebut, Mamun, 68 tahun mengemukakan, Epin memang biasa diberi tanggung jawab untuk menyembelih hewan, baik momen Idul Adha maupun acara lainnya.

" Almarhum memang sudah biasa menyembelih hewan kurban setiap Idul Adha," jelas Mamun, dikutip dari Instagram @warung_jurnalis, Sabtu 1 Juli 2020.

2 dari 5 halaman

Ada Tugas Sembelih 4 Hewan Kurban

Mamun mengemukakan, peristiwa tersebut terjadi begitu saja. Kala itu, dia menjelaskan, proses penyembelihan hewan kurban sedang dilaksanakan seperti biasa.

Pada tahun ini, ada satu ekor sapi dan tiga ekor kambing yang akan disembelih. Untuk urutan pertama penyembelihan, hewan kurban berupa sapi yang dipotong oleh panitia. Ketika itu, proses penyembelihan berlangsung normal.

Kemudian disusul dengan menyembelih kambing. Penyembelihan kambing pertama pun berjalan normal, tidak ada masalah.

 

3 dari 5 halaman

Pingsan Saat Sembelih Hewan Kedua

Namun, saat akan menyembelih kambing kedua, korban yang hendak memotong leher hewan kurban menggunakan golok tiba-tiba jatuh pingsan.

" Warga yang lain langsung menolong. Sepertinya langsung meninggal, tapi untuk pasti dibawa di rumah sakit. Hasilnya memang meninggal dunia," katanya.

Menurut Mamun, sebelum akan menyembelih hewan korban, Epin dikabarkan sedang sakit.

 

4 dari 5 halaman

Malamnya Sempat mengeluh sakit

Ketika peserta kurban dan panitia mengadakan rapat pada malam takbiran, almarhum Epin menyatakan kesanggupannya untuk menyembelih hewan kurban.

" Paginya saya pastikan, dia bilang kuat. Tapi namanya juga sudah takdir," kata dia.

Sementara Kakak korban, Aan (60) mengatakan, adiknya memang terbiasa menyembelih hewan kurban, saat Idul Adha maupun untuk warga yang hendak hajatan.

 



5 dari 5 halaman

Berikut videonya:

      View this post on Instagram    

UMUR TAK ADA YANG TAU , KANG EPIN MENINGGAL SAAT HENDAK POTONG HEWAN KURBAN Seorang pria paruh baya penyembelih hewan kurban bernama Epin S (50) meninggal mendadak saat akan menyembelih kambing di Kp Gunung Dongkol,Duka Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya,pada Jumat (31/7/2020).Korban meninggal dunia diduga sakit . Ketua panitia kurban kampung tersebut, Mamun (68) mengemukakan, sosok epin memang kerap diserahkan tanggung jawab sebagai jagal hewan kurban. Almarhum memang sudah biasa menyembelih hewan kurban setiap Idul Adha," Mamun mengemukakan, peristiwa tersebut terjadi begitu saja. Kala itu, dia menjelaskan, proses penyembelihan hewan kurban sedang dilakukan seperti biasa. Pada tahun ini, ada satu ekor sapi dan tiga ekor kambing yang akan disembelih. Untuk urutan pertama penyembelihan, hewan kurban berupa sapi yang dipotong oleh panitia. Ketika itu, proses penyembelihan berlangsung normal. Kemudian disusul dengan menyembelih kambing. Penyembelihan kambing pertama pun berjalan normal, tidak ada masalah. Namun, saat akan menyembelih kambing kedua, korban yang hendak memotong leher hewan kurban menggunakan golok tiba-tiba jatuh pingsan. "Warga yang lain langsung menolong. Sepertinya langsung meninggal, tapi untuk pasti dibawa di rumah sakit. Hasilnya memang meninggal dunia," katanya. Menurut Mamun, sebelum akan menyembelih hewan korban, Epin dikabarkan sedang sakit. Ketika peserta kurban dan panitia mengadakan rapat pada malam takbiran, almarhum Epin menyatakan kesanggupannya untuk menyembelih hewan kurban. "Paginya saya pastikan, dia bilang kuat. Tapi namanya juga sudah takdir," kata dia. Sementara Kakak korban, Aan (60) mengatakan, adiknya memang terbiasa menyembelih hewan kurban, saat Idul Adha maupun untuk warga yang hendak hajatan. _ #hewankurban #setiaratu #cibeureumtasikmalaya #tasikmalaya #ajal #meninggaldunia #iduladha2020 #net2netcomm #net2netnews #jawabarat #viralnitizen

A post shared by Warung Jurnalis (@warung_jurnalis) on 

 

Terkait
Join Dream.co.id