Kisah Risqi Nabila, Gadis 15 Tahun yang Diterima di Kedokteran Unair

Your Story | Sabtu, 27 Maret 2021 13:36

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Risqi yang berasal Ponorogo ini menjadi calon mahasiswa termuda di kampus tersebut.

Dream – Umur tak lagi jadi penghalang bagi seseorang untuk mengenyam pendidikan tinggi. Seperti inilah yang dirasakan oleh remaja bernama Risqi Nabila Ramadhani.

Usianya baru 15 tahun 8 bulan, namun menjadi calon mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Dia pun menjadi calon mahasiswa termuda di kampus tersebut.

Dikutip dari beritajatim, Sabtu 27 Maret 2021, anak sulung pasangan Amin Syaifuddin dan Novita Rahmawati itu lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021. Diketahui, Risqi hanya memerlukan waktu 10 tahun untuk menyelesaikan pendidikan SD-SMA.

Setelah lulus SD di Muhammadiyah Ponorogo dilaluinya selama 6 tahun, Risqi menamatkan 2 tahun pendidikan di MTsN 2 Ponorogo, dan 2 tahun di SMAN 1 Ponorogo. Dia lulus dalam jangka waktu 2 tahun setelah mengikuti program kelompok belajar cepat (KBC).

“ Jadi saat daftar ke fakultas kedokteran Unair, usiaku belum genap 16 tahun,” kata dia kepada beritajatim.

Kisah Risqi Nabila, Gadis 15 Tahun yang Diterima di Kedokteran Unair
Risqi Nabila Ramadhani (baju Kuning) Menjadi Calon Mahasiswa Termuda Di FK Unair. (Foto: Beritajatim)
2 dari 4 halaman

Tak Menduga

Cita-citanya yang ingin menjadi dokter sukses di usia muda menjadi motivasinya selama ini. Dia kepingin mempelajari bagian-bagian tubuh manusia. Untuk merealisasikan keinginannya tersebut, Risqi sadar, harus belajar dengan lebih giat.

“ Waktu SD masih bisa bermain dengan teman-teman. Tetapi memasuki SMP dan SMA kerena ikut program akselerasi, saya menghabiskan waktu untuk belajar, dan mengerjakan tugas,” kata dia.

Awalnya Risqi Nabila tidak menduga dirinya lolos ke Fakultas Kedokteran Unair lewat jalur SNMPTN karena tahu persaingannya sangat ketat. Untuk bisa masuk ke sana, harus dilihat ranking parallel satu di sekolah. Selain itu, dilihat juga dari indeks sekolahnya.

Risqi menyebut banyak calon mahasiswa dengan ranking parallel 1 dan dari sekolahnya yang indeksnya bagus itu banyak yang daftar ke sana.

“ Tahu lulus ya sangat senang, langsung sujud syukur. Sempat gak nyangka diterima, karena persaingannya ketat sekali di Fakultas Kedokteran itu. Alhamdulillah, bersyukur pada Allah SWT,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Sementara itu, ibu Risqi, Novita Rahmawati, dan suaminya mendukung cita-cita sang anak pertama. Novita yang berprofesi sebagai guru ini selalu memotivasi anaknya.

“ Selama itu baik, kami akan mendukung anak kami,” kata dia.

Novita mengaku selama ikut program akselerasi, baik di MTsN 2 Ponorogo maupun di SMAN 1 Ponorogo, anaknya jarang bermain dengan teman sebayanya. Waktu luangnya digunakan untuk belajar.

Seusai pulang sekolah, Risqi Nabila belajar lagi di dua bimbingan belajar (bimbel). Selain itu dirinya juga mengundang guru privat untuk mengajari anaknya saat di rumah.

“ Saya yang me-manage waktunya, kadang guru privatnya sudah datang, dek Risqi masih di bimbel. Itu dilakukannya dengan senang hati, ya kami selalu mendukungnya,” kata dia.

 

4 dari 4 halaman

Untuk diketahui, ada empat siswa yang berusia dibawah 16 tahun yang berhasil lulus SNMPTN tahun 2021 di Unair.

Calon mahasiswa termuda ialah Ainiyah Hasna Fadhilah dari MAN 2 Kota Madiun yang lahir pada tanggal 15 November 2005. Gadis dari kota pecel itu diterima di Prodi Kesehatan Masyarakat.

Kemudian yang kedua, ada Hasna Azizah dari SMAS International Islamic High School (IIHS) DKI Jakarta. Diterima di Prodi Hukum, Hasna Azizah lahir tanggal 23 September 2005. Ketiga Rizqi Nabila Ramadhani yang lahir pada tanggal 19 Juli 2005, diterima di Prodi Kedokteran. Yang terakhir adalah Anditya Azzahra dari SMAN 1 Taman Sidoarjo yang lahir pada 17 Juni 2005, ia diterima pada Prodi Farmasi.

Terkait
Join Dream.co.id