Pilot Senior Pindah Maskapai & Turun Pangkat Agar Bisa Terbang Bersama Putrinya

Your Story | Senin, 15 Juli 2019 15:48
Pilot Senior Pindah Maskapai & Turun Pangkat Agar Bisa Terbang Bersama Putrinya

Reporter : Idho Rahaldi

Ayah emang the best!

Dream - Ayah mungkin saja tidak selembut ibu. Tapi bagaimanapun, ayah merupakan pahlawan bagi anak-anaknya, bahkan selalu ada dengan cara apapun.

Seperti kisah pilot asal Malaysia berikut ini. Dia rela meninggalkan maskapai tempatnya mengabdi selama 40 tahun. Keputusan itu diambil hanya karena ingin terbang bersama kedua putrinya, yang juga menjadi pengemudi pesawat terbang.

Kisah mengharukan ini dibagikan oleh salah satu putri sang pilot, Safia Anisa. Kisah ini benar-benar menggugah simpati, menumbuhkan kasih sayang dan kehangatan sebuah keluarga.

2 dari 7 halaman

Perjuangan Manis

Dikutip dari laman World Of Buzz, Safia Anisa dan kakaknya, Safia Amira, lulus akademi penerbangan dan diterima di maskapai AirAsia sebagai Senior First Officer.

Sedangkan sang ayah, yang biasa mereka panggil Abah, merupakan seorang kapten di maskapai pemerintah negeri jiran itu, Malaysia Airlines.

Sang Abah kini telah berusia 58 tahun. Dia rela berpindah dari Malaysia Airlines ke Air Asia. Abah bahkan rela menurunkan pangkatnya agar bisa terbang bersama putri-putrinya itu.

" Pria ini rela meninggalkan perusahaan tempatnya berkarier selama 40 tahun, memulai kembali sebagai junior pada usia 58 tahun, hanya supaya dia bisa terbang bersama dua anak perempuannya yang menyebalkan," cuit Safia Anisa melalui akun Twitter @SafiaAnisa.

" Aku tidak bisa mengungkapkan betapa bersyukurnya diriku. Alhamdulillah, aku akhirnya bisa terbang bersama Abah-ku!" tambah dia.

3 dari 7 halaman

Terimakasih Abah

Cuitan Safia Anisa itu mendapat lebih dari 71 ribu like dan di-retweet hingga 52 ribu kali.

Banyak warganet yang turut mengaku ikut terharu dengan tindakan manis dari ayah Safia Anisa dan Safia Amira itu.

Banyaknya pujian dari warganet membuat Safia Anisa kembali mengunggah sebuah foto kebersamaan dirinya dan sang kakak bersama ayah mereka dalam kokpit pesawat. Tak lupa Safia berterima kasih untuk semua doa dan ucapan manis yang diberikan warganet padanya.

4 dari 7 halaman

Kisah Penyesalan Anak Suka Cuek ke Ayah Semasa Hidup, Buat Netizen Mewek

Dream - Sebagai orang tua, ibu maupun ayah memiliki cara masing-masing dalam membahagiakan buah hatinya.

Tidak jarang seorang anak tak menyadari pengorbanan yang telah dilakukan orang tua kita selama ini demi kebahagian buah hati.

Namun ada kalanya seorang anak menganggap tindakan orang tua itu sebagai hal yang menyebalkan.

Mereka sebal karena merasakan kebebasan terganggu. Seorang anak terkadang ingin pulang lebih malam dari biasanya, tidak perlu diinterogasi jika ingin ngedatedengan pacar atau gebetan, dan sebagainya.

Namun percayalah, meski kamu sudah dewasa, ayah akan tetap berperilaku sebagai orangtua di masa kita kecil. Sudah semestinya, kamu juga menghabiskan waktu khusus bersamanya.

Jangan sampai menyesal saat ayahmu sudah tak lagi diberi waktu di dunia ini. Seperti kisah seorang warganet pemilik akun twitter @pagancemetery.

5 dari 7 halaman

Jawab Sekenanya

Lewat cuitannya, wanita bernama Jelita ini membagikan dua tangkapan layar saat percakapan Whatsapp dengan sang ayah.

Pada foto pertama terlihat sang ayah mencoba untuk mengajak Jelita bertemu. Reaksi Jelita kala itu menanggapinya dengan cukup cuek hanya membalas seadanya.

 Ayah

" My dad called me as jel refers to 'jelita' and now no one will calling me the way like that no more😔💔" tulisnya dalam salah satu cuitan.

6 dari 7 halaman

Chat Terakhir

Dalam cuitan selanjutnya Jelita kembali membagikan foto saat sang ayah kembali mengajaknya untuk pergi jalan-jalan.

" Jelita mau ikut Pap ke Petojo jalan-jalan? Kalau mau nanti Pap jemput. Kabarin" Tulis sang ayah.

Namun sayang, pada saat itu Jelita sama sekali tak merespon ajakan itu. Sang ayah pun memutuskan untuk pergi tanpanya.

" Jel gak ada kabar, Pap jalan dulu ya" Tulis sang ayah memberi kabar.

 Ayah

Siapa sangka, chat yang dikirim pada tanggal 5 Mei 2018 itu merupakan chat terakhir untuk dirinya. Sang ayah menghembuskan nafas terkahir pada tanggal 14 Mei.

" My dad was gone on 14th may 2018. This is his last text to me asking me to have a ride with him but i didn't replied and said " papa jalan dulu ya" for the last time.. He's still the cutest man alive how can i being so blind😔" Tulis jelta.

7 dari 7 halaman

Jangan Sampai Menyesal

Semenjak itu Jelita terus memberi kabar ke nomor sang ayah setiap waktu. Ia tahu sang ayah tak mungkin lagi dapat membacanya.

" Appreciate your dad before turning parents from this:

 Ayah


into this:

 Ayah

" Tulis Jelita dalam postingannya.

Kisah penyesalan Jelita sontak ramai mendapat respon warganet. Hingga berita ini dibuat postingan itu sudah di retweet lebih dari 19 ribu kali dan mendapat like lebih dari 16 ribu kali.

Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham
Join Dream.co.id