Kisah Ma Kyal Sin, Mahasiswi Tewas Ditembak Militer Myanmar Saat Demo

Your Story | Kamis, 4 Maret 2021 15:44
Kisah Ma Kyal Sin, Mahasiswi Tewas Ditembak Militer Myanmar Saat Demo

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Ma Kyal Sin atau akrab disapa Angel tewas ditembak di tempat oleh petugas militer Myanmar.

Dream - Gelombang demonstran menolak kudeta yang dilakukan militer Myanmar terus bergejolak. Terjadi kerusuhan di mana-mana yang membuat beberapa wilayah di Myanmar sangatlah tidak aman. Terbaru, muncul korban dari kalangan mahasiswa pada Rabu, 3 Maret 2021.

Perempuan bernama Ma Kyal Sin atau akrab disapa Angel tewas ditembak di tempat oleh militer Myanmar. Angel ikut dalam aksi unjuk rasa dengan mengenakan kaus bertuliskan " Everything Will Be OK" (semua akan baik-baik saja).

Angel merupakan mahasiswi 19 tahun yang ikut serta dalam unjuk rasa agar krisis politik soal kudeta militer Myanmar segera usai. Saat unjuk rasa, Angel membawa tulisan yang dibungkus dengan plastik anti air. Ada pesan yang ditulis Angel di sana.

2 dari 5 halaman

 Angel
© Twitter

Kematian Angel menimbulkan banyak cerita dikalangan demonstran lain. Salah satunya seorang demonstran bernama Myat Thu yang menjadi saksi perjuangan Angel.

“ Ketika polisi melepaskan tembakan, dia mengatakan kepada saya, duduk, duduk, peluru akan mengenaimu," ujar Myat Thu dikutip dari Reuters, Kamis 4 Maret 2021.

Myat Thu, pria 23 tahun bersama dengan Angel saat demonstrasi. Ia mengakui Angel adalah sosok yang sangat peduli satu sama lain. Ia bahkan menyebut Angel sebagai sosok yang berani melindungi orang lain layaknya seorang teman.

" Dia merawat dan melindungi orang lain sebagai seorang kawan," kenang Myat Thu.

 

3 dari 5 halaman

Beri Wasiat

 Pesan Angel
© Twitter

Saat ditemukan tewas, terdapat pesan di sebuah plastik anti air. Ia menuliskan golongan darahnya yakni B+. Tulisan tersebut bertujuan agar darahnya bisa digunakan bagi yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, ia juga menuliskan pesan ingin mendonorkan organ dalamnya untuk orang yang membutuhkan.

" Jika saya terluka dan tidak dapat kembali dalam kondisi baik, tolong jangan selamatkan saya. Saya akan memberikan bagian tubuh tubuh saya yang berguna kepada seseorang yang membutuhkan," tulis Angel.

4 dari 5 halaman

Seorang Revolusioner

 

Kabar tewasnya Ma Kyal Sin langsung membuat menarik simpati dunia. Bagi banyak orang, Angel adalah contoh nyata revolusioner sejati. Banyak tweet dari netizen yang berikan dukungan untuk aksi perjuangan Angel yang sangat heroik tersebut.

" RIP Ma Kyal Sin. One of many shot by the Myanmar military today. I'm so sad & wish that I could do more than paint these pictures. Int'l community don't look away. Keep the pressure on. It is the least we can do for the people of Myanmar," tulis akun Twitter @tamyumkung.

" She sacrificed her life to teach us there is a hope. This is a must-win revolution," tulis akun Twitter @AungNaingSoeAns.

 

5 dari 5 halaman

38 Orang Tewas

Angel menjadi satu dari 38 orang yang tewas dalam kudeta militer di Myanmar pada Rabu, 4 Maret 2021. Menurut Christine Schraner Burgener di laman berita New York Times, sudah ada lebih 50 orang tewas sejak kedeta militer pada 1 Februari lalu.

" Hari ini adalah hari paling berdarah sejak kudeta terjadi pada 1 Februari lalu. Kami mencatat hari ini, hanya hari ini saja, 38 orang sudah tewas. Sekarang kami mencatat ada lebih dari 50 orang tewas sejak kudeta berlangsung dan banyak sekali yang terluka," kata Burgener kepada New York Times, Kamis 4 Maret 2021.

Sumber: reuters.com

Join Dream.co.id