Umar Septono, Jenderal Polisi yang Kini Jadi Petani

Your Story | Jumat, 26 Februari 2021 08:00
Umar Septono, Jenderal Polisi yang Kini Jadi Petani

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Kini Irjen Umar banting setir dan memutuskan untuk bertani di kampung halaman.

Dream - Pangkatan dan jabatan bukanlah segalanya. Kerendahan hati serta kesederhanaan menjadi kunci utama untuk mendapatkan kedamaian hidup. Begitulah prinsip Irjen Pol (Purn) Umar Septono.

Sosok purnawirawan Polri itu menjadi sorotan karena kesederhanaan dan kerendahan hatinya. Rampung menjabat sebagai Wakil Inspektur Pengawasan Umum Polri pada Agustus 2020, kini Umar bertani di kampung halaman.

" Selamat pagi. Dunia panggung sandiwara, hidup di dunia hanya sendau gurau, kita hanya menjalani. Saya lahir dari desa dari petani menjadi polisi menjadi Jenderal menjadi Kapolda sekarang sudah pensiun. Kembali lagi menjadi petani lagi. Jadi hidup hanya menjalani saja, syukuri dan jalani," ujar Umar, dikutip dari kanal YouTube Budi BB.

2 dari 4 halaman

Gunakan Caping dan Sandal Jepit

Umar tak segan untuk mengenakan pakaian sederhana saat hendak bertani. Berbekal sepeda berwarna hitam, ia mantap melaju dengan mengenakan celana pendek, topi caping khas petani, serta sandal jepit.

 Irjen Umar
© Merdeka.com

" Semangat untuk petani, hidup petani," tutur dia.

3 dari 4 halaman

Rendah Hati

Selama menjabat sebagai Kapolda Sulsel, Umar memiliki agenda khusus untuk bersilaturahmi dengan masyarakat kalangan bawah.

Agustus 2018, Irjen Umar bersama jajarannya terlihat bersilaturahmi mengunjungi rumah seorang lansia yang ada di Sulawesi Selatan. Ia bahkan membawa sendiri dua karung beras seberat 50 kilogram, menuju ke kediaman lansia yang akan ia kunjungi.

 Irjen Umar
© Merdeka.com

Sesampainya di rumah yang dituju, Umar pun langsung memberikan beras yang dibawa olehnya. Ia juga nampak memberikan salam, dengan mencium tangan seorang nenek yang ada di rumah tersebut.

4 dari 4 halaman

Kisah Kesederhanaan Irjen Umar

Saat masih menjabat sebagai Kakor Sabhara Baharkam Polri, Irjen Umar sempat mendapat musibah mobilnya ditabrak oleh seorang dosen di Tol Cipali, 21 Juni lalu. Namun, Umar tidak marah. Dia malah rendah hati dan memerintahkan ajudan mencari alamat penabrak bernama Suyatim itu.

Saat Umar selesai melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Polisi Satwa di Kelapa Dua Depok, Umar menuju kediaman Suyatim di Perumahan Pura Bojong Gede Tajur Halang. Dia didampingi sang ajudan.

Umar datang bukan untuk marah-marah, apalagi minta ganti rugi. Pertemuan berlangsung hangat dengan diselingi canda tawa dan puncaknya ketika Suyatim meminta maaf langsung kepada Umar.

Sumber: merdeka.com

Join Dream.co.id