Kisah Hewitt, Biarawati Mualaf Setelah Dapat Hidayah Saat Belajar Alquran

Your Story | Jumat, 20 Mei 2022 12:00

Reporter : Okti Nur Alifia

Berawal dari pertemuan dengan seorang pria muslim, lalu belajar Alquran, Hewitt memutuskan menjadi mualaf.

Dream - Ini kisah seorang biarawati dari Amerika Serikat, Betty Hewitt, yang menjadi mualaf. Hewitt yang dibesarkan dan tumbuh dari keluarga nonmulim yang taat, tak pernah terlintas di dalam dirinya untuk masuk Islam.

Perjalanannya masuk Islam dimulai ketika ia berkenalan dengan seorang pria Muslim asal Mesir, Mohsen Moh Ali. Pria ini lalu menjadi suaminya, setelah dua tahun pertemuan. Meskipun sudah menikah, mereka tetap menjalani kehidupan dengan agamanya masing-masing. 

Hewitt sempat belajar Alquran selama dua tahun. Sampai di momen bersejarah pada tahun 2008, disaksikan sang suami, Hewitt mengucapkan kalimat syahadat dan menjadi muslimah.

Kisah Hewitt, Biarawati Mualaf Setelah Dapat Hidayah Saat Belajar Alquran
Ilustrasi Muslimah (Foto: Shutterstock.com)
2 dari 4 halaman

Melansir dari channel YouTube Cahaya Al Hidayah, kisah masa kecil Betty Hewitt tak jauh dari kegiatan komunitas kudus, pengakuan dosa, rosario, santo, hymne, air suci, medali yang diberkati, relik, Maria, Paus dan salib.

Hewitt merupakan sarjana Bahasa Inggris dan master Teologi. Wanita yang berasal dari paroki san maha kudus ini mengajar di sekolah-sekolah Paroki di sekitar Keuskupan Agung Philadelphia, Keuskupan Chamdend Maryland dan di tahun 1980 ia mengajar di sekolah Paroki Fransiskus De Roasisi di Dermayon. 

Hewitt lalu bertemu Mohsen Moh Ali, pria asal Mesir yang ia jumpai sebagai muslim pertama dalam hidupnya. Pertemuan keduanya terus berlanjut, hingga dua tahun sejak perkenalan akhirnya mereka menikah. Mereka menjalani hidup dengan kepercayaannya masing-masing.

3 dari 4 halaman

Hingga pada tahun 2006, pandangan Hewitt terhadap agama Kristen ke Islam mulai berubah. Di tahun itulah ia diajak sang suami ke Mekah. Ali mengatakan, “ Kamu harus menjadi seorang muslimah untuk berkunjung ke Mekah.” 

Sebelum berangkat ke tanah suci, Hewitt berkunjung ke pusat komunitas Muslim di Amerika dan bergabung dengan mereka. Saat bertemu pendiri komunitas, Zian Rahman, Hewitt mengatakan dia adalah seorang Amerika dan percaya wanita setara dengan pria serta tidak bisa memakai jilbab. 

Zian Rahman pun menjawab pertanyaan Hewitt dengan kalimat “ dalam ajaran islam wanita setara dengan wanita, dan kamu tidak mesti memakai jilbab tapi bisa berpakaian sopan.” 

 

4 dari 4 halaman

Wanita ini lalu mulai belajar Alquran dan mengenal Nabi Muhammad SAW dengan biografinya. Selama dua tahun belajar Alquran, pandangan hidup Hewitt berubah seperti diibaratkan dari alam gelap menuju terangnya cahaya.

Hewitt mengatakan “ orang-orang mungkin berpikir bahwa berubah dari seorang biarawati Katolik menjadi Muslimah adalah hal yang dramatis”. 

Sampai pada akhirnya di tahun 2008, Hewitt mantap menjadi muslimah dengan memutuskan menjadi mualaf.

Masjid Fourze menjadi saksi perjalanan hidupnya yang mengucapkan kalimat syahadat di hadapan para jamaah. Serta sang suami yang menemaninya. 

Sumber: YouTube Cahaya Al Hidayah

Join Dream.co.id