Tangis Pemuda di Depan Janda 2 Anak, Cinta Tak Direstui Ibunda

Your Story | Rabu, 16 September 2020 07:13
Tangis Pemuda di Depan Janda 2 Anak, Cinta Tak Direstui Ibunda

Reporter : Sugiono

Usai putus, setiap sore lewat depan sekolah hanya ingin lihat dia jemput anaknya.

Dream - Lagu Perawan atau Janda yang dinyanyikan oleh Cita Citata ternyata bukan hanya sebuah lagu, tetapi memiliki keterkaitan dalam kehidupan nyata.

Seperti pengalaman bujangan berusia 33 tahun dari Malaysia, yang berbagi kisah perkenalannya dengan seorang wanita yang merupakan ibu tunggal dari dua anak.

Melalui Facebook Luahan Orang Bujang, pemuda itu mengatakan janda itu seorang yatim piatu. Dia tinggal di rumah kontrakan bersama anak-anaknya.

" Dia wanita yang sangat baik. Berdikari dan tipe wanita yang menjaga solat dan batas pergaulan," katanya.

2 dari 5 halaman

Jatuh Cinta dengan Janda 2 Anak

Melihat itu, pemuda itu mengaku bahwa dia jatuh cinta dengan janda tersebut karena sifat-sifatnya itu. Pemuda itu pun berniat untuk menikahinya atas dasar cinta dan ingin membantu.

Menurut pemuda itu, jika dibandingkan, gajinya jauh lebih tinggi daripada janda tersebut. Tetapi janda tersebut masih bisa menghidupi anak-anaknya.

" Saya benar-benar salut. Meski gajinya kecil tapi saya lihat makan dan pakaian anak-anaknya cukup. Satu lagi, dia masih sanggup bersedekah setiap akhir bulan ke panti asuhan.

" Sementara saya yang memiliki gaji besar, bahkan tidak mampu mmeberikan sedekah ke panti asuhan setiap bulan. Dia menganggap mereka (yatim piatu) sebagai anak-anaknya sendiri," kata pemuda itu menceritakan sifat baik janda tersebut.

3 dari 5 halaman

Tak Mendapat Restu Ibu

Setelah setahun mengenal wanita tersebut, pemuda itu berencana untuk menikah dan keinginan tersebut disampaikan kepada ibunya. Namun sayang, keinginan untuk menikahi janda itu mendapat penolakan dari ibunya.

" Tapi ibu tidak setuju karena dia janda apalagi sudah punya anak. Ibu tidak mau saya mengasuh anak orang lain yang bukan darah daging saya sendiri.

" Ibu juga bilang nanti gaji saya harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan orang yang bukan keluarga kami. Ya Allah, pikiran saya buntu. Sudah sholat tetapi belum juga menemukan petunjuk," katanya.

4 dari 5 halaman

Tak Ingin Jadi Anak Durhaka

Meski tidak bisa menerima kenyataan, pemuda itu harus jujur ??kepada janda itu tentang apa yang dikatakan oleh ibunya.

" Saya bilang kepadanya kalau saya tidak bisa menerima keputusan ibu saya. Sebab saya memang sudah bertekad untuk menikahinya.

" Tetapi wanita itu justru marah kepada saya. Dia berkata dia tidak suka saya menjadi anak yang durhaka. Ya Allah, lembut sekali cara dia marah. Itulah pertama kalinya air mata saya jatuh karena perkataan orang yang saya cintai.

" Saya sayang dia dan anak-anaknya, tapi saya juga sayang kepada Ibu saya," tambahnya.

5 dari 5 halaman

Hati Meleleh Tiap Lihat Dia Jemput Sekolah Anaknya

Setelah tiga tahun berpisah, pemuda itu masih membujang. Sementara janda yang sangat dia cintai itu juga masih belum menikah.

" Sampai sekarang saya tidak pernah berpikir untuk menikah dengan wanita mana pun. Saya sangat mencintainya. Saya menguntit FB (Facebook) dia setiap hari, anak-anaknya sekarang tumbuh dewasa.

" Hampir setiap sore saya melewati halaman sekolah anaknya. Ya Allah, hati saya meleleh melihat senyumnya dan senyum anak-anaknya," pungkas pemuda itu.

Sumber: mStar.com.my

Join Dream.co.id