Kisah Bocah Aldi Hidup Berprestasi Meski Tinggal Tanpa Sanak Famili

Your Story | Kamis, 10 September 2020 19:01
Kisah Bocah Aldi Hidup Berprestasi Meski Tinggal Tanpa Sanak Famili

Reporter : Ahmad Baiquni

Sejak kecil, Aldi sudah tak punya orangtua.

Dream - Usia Aldi baru 11 tahun. Masih masuk kategori anak-anak. Kehidupannya tidak seberuntung anak-anak lainnya. Aldi sudah tak punya orangtua apalagi keluarga yang menaungi.

Kondisi tersebut tak membuat Aldi menyerah. Dia tetap menunjukan tekad besar dalam dirinya dengan memilih berprestasi di sekolahnya meski hidup dalam kondisi serba kekurangan.

Ketika berusia 6 tahun, Aldi ditinggal sang ibu selamanya karena kecelakaan di sungai. Dia lalu tinggal bersama neneknya.

Sayangnya kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Sang nenek dipanggil Yang Maha Kuasa. Kini Aldi hidup seorang diri tanpa sanak keluarga di dekatnya. 

2 dari 4 halaman

Memilih Hidup di Pesantren

Bocah itu memutuskan pindah ke Pondok Pesantren Pahasabi di Kampung Leuwicatang, Desa Barengkong, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Menimba ilmu dan pengalaman hidup di sana.

Aldi tak mau berlama-lama meratapi nasib. Dia pun bangkit dengan prestasi di sekolah.

Kegigihan Aldi memberikan inspirasi kepada banyak orang. Bocah bersemangat ini menjadi salah satu penerima manfaat program " Kado untuk Anak Yatim" persembahan Lembaga Pelayan Masyarakat Dompet Dhuafa.

 

3 dari 4 halaman

Kado Untuk Aldi

Kado untuk Aldi diserahkan langsung oleh Shafira Umm, publik figur yang didaulat sebagai Super Volunteer Dompet Dhuafa. Shafira juga membagikan banyak kado untuk para anak yatim di Kampung Leuwicatang.

" Aku senang sekali, seperti merasakan senangnya si penerima manfaat. Terbayang sewaktu aku kecil ketika menerima kado, apalagi mereka. Semoga bermanfaat," kata Shafira.

Aldi pun menerima kado tersebut dengan senyum merekah. Shafira bercerita Aldi memang ingin tinggal dan mengaji di Pondok Pesantren Pahasabi dan bercita-cita menjadi pendakwah.

 

4 dari 4 halaman

Program Untuk Anak Yatim

Koordinator Program Kado untuk Anak Yatim LPM Dompet Dhuafa, Mustakki, mengatakan pihaknya menargetkan 1.000 anak yatim menerima manfaat dari program ini.

" Insya Allah, kami menargetkan sebanyak 1.000 anak yatim piatu menerima kado spesial ini dan tersebar di 10 titik di wilayah Jabodetabek," ucap Mustakki.

Sumber: Liputan6.com/Reza

Join Dream.co.id