Kesalahan Pakai Mukena Bisa Buat Sholat Tak Sah, Ini Ketentuannya

Your Story | Rabu, 26 Juni 2019 20:01
Kesalahan Pakai Mukena Bisa Buat Sholat Tak Sah, Ini Ketentuannya

Reporter : Ahmad Baiquni

Wajah dan telapak tangan menempel pada lantai merupakan syarat sahnya sholat.

Dream - Tertutupnya aurat menjadi salah satu syarat dalam melaksanakan sholat. Sehingga, baik Muslim pria maupun wanita wajib menutup aurat saat sholat.

Pada pria, aurat ditetapkan mulai dari pusar hingga lutut. Sedangkan wanita yaitu seluruh tubuhnya, selain wajah dan telapak tangan.

Bagi Muslimah di Indonesia dan sebagian Asia Tenggara, seperti Singapura dan Malaysia, terdapat kebiasaan untuk memakai pakaian khusus yang disebut mukena. Pakaian ini digunakan ketika para Muslimah hendak melakukan sholat dan akan menutup seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan.

Mungkin kita sering melihat wanita memakai mukena dengan bagian dahi tertutup. Demikian pula ketika sujud, telapak tangan Muslimah terhalang kain mukena.

Dikutip dari NU Online, secara umum mukena terbagi dalam dua jenis yaitu terusan dan potongan. Keduanya sama-sama memiliki kekurangan, utamanya di bagian kepala serta telapak tangan.

2 dari 6 halaman

Dahi dan Telapak Tangan Tak Boleh Terhalang

Ada mukena dengan aksesoris berlebihan, sehingga menghalangi dahi menempel langsung dengan lantai. Juga ada mukena yang karena bagian lengan yang terlalu panjang sehingga telapak tangan terhalang.

Patut diperhatikan, wajah dan telapak tangan adalah dua bagian tubuh wanita yang harus menyentuh lantai secara langsung. Jika terhalangi, hal itu bisa membuat sholat tidak sah.

Hal ini seperti dijelaskan oleh Imam Taqiyuddin Asy Syafi'i dalam kitabnya Kifayatul Ahyar.

" Ketika seseorang bersujud dengan dahi dan hdung tidak menempel ke tanah maka tidak sah atau bersujud di atas serban (yang merupakan bagian dari busana) maupun lengan baju yang sedang ia pakai juga dianggap tidak sah, karena kesemuanya menempel dengan badan."

 

3 dari 6 halaman

Berlaku untuk Pria dan Wanita

Para Muslimah perlu berhati-hati dalam memakai mukena. Sebisa mungkin mukenanya tidak menghalangi dahi dan telapak tangannya menyentuh lantai secara langsung ketika sujud.

Ketentuan ini sebenarnya juga berlaku para pria. Jika pada pria, umumnya yang berpotensi menimbulkan hal semacam ini adalah peci dan serban dan keduanya tidak boleh sampai menutup dahi dan telapak tangan.

Tetapi, ketentuan ini tidak termasuk sajadah atau serban yang dipakai untuk alas sholat. Ini karena keduanya tidak termasuk bagian dari pakaian yang dipakai seseorang untuk sholat dan tidak mengikuti gerakan seperti mukena. 

4 dari 6 halaman

Ini Tata Cara Sholat Jamak Dalam Perjalanan

Dream - Saat dalam perjalanan mudik, kesempatan untuk melaksanakan sholat tentu sangat terbatas baik waktu maupun tempat. Kita mungkin kesulitan menemukan tempat sholat sementara waktunya semakin habis.

Terdapat rukhshah atau keringanan bagi orang yang bepergian untuk melaksanakan sholat. Kita bisa beribadah dengan cara dijamak.

Dikutip dari NU Online, Sholat Jamak adalah mengumpulkan dua sholat dalam satu waktu. Bisa Zuhur dan Ashar atau Magrib dan Isya'. Sedangkan sholat Subuh tidak bisa dijamak.

Sholat Jamak terbagi menjadi dua jenis yaitu Taqdim dan Ta'khir. Berikut penjelasannya.

 

5 dari 6 halaman

Jamak Taqdim

Jamak Taqdim yaitu melaksanakan dua sholat wajib di waktu awal. Contohnya, sholat Zuhur dan Ashar dilaksanakan di waktu Zuhur. Atau sholat Magrib dan Isya di waktu Magrib.

Niat untuk Sholat Jamak Taqdim Zuhur dan Ashar sebagai berikut.

 Niat Jamak

Usholli fardladz dzuhri arba'a rakaatin majmu'a bil 'asyri jama'a taqdimal lillahi ta'ala.

Artinya,

" Saya niat sholat fardlu Zuhur empat rakaat dijamak bersama Ashar dengan jamak taqdim karena Allah Ta'ala."

Niat untuk Sholat Jamak Taqdim Magrib dan Isya sebagai berikut.

 Niat Jamak

Usholli fardlal magribi tsalatsa rakaatin majmu'a bil 'isyai jama'a taqdimal lillahi ta'ala.

Artinya,

" Saya niat sholat fardlu Magrib tiga rakaat dijamak bersama Ashar dengan jamak taqdim karena Allah Ta'ala."

 

6 dari 6 halaman

Jamak Ta`khir

Kedua, Jamak Takhir yaitu mengumpulkan dua waktu sholat pada waktu akhir. Contohnya menjamak sholat Zuhur dan Ashar dikerjakan di waktu Ashar atau sholat Maghrib dengan Isya di waktu Isya.

Niat untuk Sholat Jamak Ta'khir Zuhur dan Ashar sebagai berikut.

 Niat Jamak

Usholli fardladz dzuhri arba'a rakaatin majmu'a bil 'asyri jama'a ta'khiral lillahi ta'ala.

Artinya,

" Saya berniat sholat fardlu Zuhur empat rakaat dijamak dengan Isya dengan jamak ta'khir karena Allah Ta'ala."

Niat untuk Sholat Jamak Ta'khir Magrib dan Isya sebagai berikut.

 Niat Jamak

Usholli fardlal magribi tsalatsa rakaatin majmu'a bil 'isyai jama'a ta'khiral lillahi ta'ala.

Artinya,

" Saya berniat sholat Magrib tiga rakaat dijamak dengan Isya dengan jamak ta'khir karena Allah Ta'ala."

(ism, Sumber: NU Online)

Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri
Join Dream.co.id