Sedihnya Pernikahan Hanya Dihadiri 10 Persen Tamu Undangan

Your Story | Senin, 9 Desember 2019 07:01
Sedihnya Pernikahan Hanya Dihadiri 10 Persen Tamu Undangan

Reporter : Sugiono

Orang tuanya bahkan ikut terjebak macet akibat jalan menuju hotel diblokir untuk kepentingan event marathon.

Dream - Pernikahan adalah hari istimewa dalam kehidupan seseorang. Di hari itulah dia mengambil komitmen seumur hidup dengan orang yang dicintainya.

Karena itu semua orang pasti menginginkan momen pernikahan mereka tidak terganggu dengan berbagai masalah.

Sayangnya, tidak selamanya acara pernikahan bisa berjalan sempurna seperti yang diharapkan.

Terkadang ada saja gangguan muncul. Mulai dari kekurangan makanan hingga dekorasi yang tak sesuai harapan.

Tapi sebuah acara pernikahan di Singapura ini rusak gara-gara ada event marathon yang di gelar di hari yang sama.

Pengantin laki-laki bernama Lee Jian Ming merasa emosi sampai meluapkan kekecewaannya di Facebook.

2 dari 5 halaman

Tamu yang Hadir Hanya 10 Persen

Ming mengatakan, pernikahannya hancur gara-gara ada event marathon yang digelar sebuah bank ternama di hari yang sama.

Hanya 10 persen dari tamu undangan yang bisa datang tepat waktu pada jam 7 malam waktu setempat.

Para tamu undangan kebanyakan terjebak macet akibat jalan ke hotel diblokir untuk event marathon itu.

Bahkan orang tuanya sendiri juga jadi korban pemblokiran jalan. Mereka terjebak macet selama tiga jam.

3 dari 5 halaman

Tak Ada Jalan Alternatif ke Hotel

Parahnya tidak ada jalan alternatif untuk menuju hotel tempat digelarnya acara pernikahan Ming.

Ming bahkan menyebutkan bahwa salah satu pamannya harus melewatkan pernikahannya karena terjebak macet.

Para tamu yang bisa datang meski terlambat meminta maaf, yang sebenarnya bukan kesalahan mereka.

Ditambah lagi, semua sponsor mereka yang seharusnya tiba jam 4.45 sore akhirnya datang jam 6.45 sore.

Padahal pesta pernikahan Ming dan istrinya harus sudah mulai jam tujuh malam tepat.

4 dari 5 halaman

Istri Malu dan Hanya Bisa Menangis

Ming kemudian menceritakan bagaimana malu dan sedihnya sang istri saat melihat banyak kursi yang kosong.

Dia hanya bisa menenangkan istrinya yang terus menangis. Padahal istrinya ikut menyiapkan pernikahan itu selama setahun terakhir. Bahkan satu jam sebelum acara dimulai.

" Saya hanya bisa menenangkan istri yang menangis karena merasa kecewa. Dia tidak dapat membayangkan semua yang dia rencanakan selama 12 bulan terakhir, bahkan satu jam sebelumnya, kandas gara-gara sesuatu yang di luar dugaannya," tulis Ming.

5 dari 5 halaman

Tidak Mau Menyalahkan Sponsor

Ming mengakhiri postingannya dengan mengatakan, dia tidak menyalahkan sponsor untuk pernikahannya yang nyaris gagal itu.

Tetapi dia meminta agar event besar seperti marathon itu seharusnya dikelola dengan lebih baik.

Masalahnya, tidak hanya pernikahannya yang terganggu. Tapi juga orang-orang yang mungkin harus segera diantar ke IGD rumah sakit serta mereka yang akan bekerja.

Sumber: World of Buzz

Perjuangan Ria Irawan, Pantang Menyerah Lawan Kanker
Join Dream.co.id