Jika Tak Bisa Cium Hajar Aswad, Ini Solusinya

Your Story | Selasa, 23 Juli 2019 20:00
Jika Tak Bisa Cium Hajar Aswad, Ini Solusinya

Reporter : Ahmad Baiquni

Mencium Hajar Aswad merupakan salah satu amalan sunah ketika melaksanakan haji dan umroh.

Dream - Meski bentuknya hanya batu, Hajar Aswad mengandung keistimewaan yang diberikah Allah SWT. Sejumlah dalil menyebut batu hitam ini akan menjadi saksi di akhirat kelak.

Terdapat anjuran untuk mencium Hajar Aswad ketika sedang melaksanakan haji dan umroh.

Amalan ini berasal dari Rasulullah Muhammad SAW kemudian ditiru oleh para sahabat, salah satunya Umar bin Khattab RA.

Anjuran itu juga dilaksanakan umat Islam hingga saat ini. Bisa mencium Hajar Aswad menjadi impian setiap Muslim di seluruh dunia.

Tetapi, ketika musim haji tiba tentu banyak orang ingin mencium Hajar Aswad. Terjadilah desak-desakan hebat demi mengamalkan sunah tersebut.

Jika tidak bisa mencium Hajar Aswad, apa yang bisa dilakukan?

 

2 dari 7 halaman

Lebih Baik Tidak Memaksakan Diri

Dikutip dari NU Online, tidak bisa dipungkiri Masjidil Haram akan penuh dengan jemaah saat musim haji.

Jika tidak dapat menjalankan sunah mencium Hajar Aswad, jemaah haji tidak perlu memaksakan diri karena justru dapat mendatangkan mudharat.

Amalan sunah bisa berubah jadi haram apabila terdapat dampak yang membahayakan seperti menyakiti tubuh. Ini karena mudharat bagi diri sendiri maupun orang lain adalah haram.

Hal ini seperti dijelaskan Syeikh Muhammad bin Ahmad bin Umar Al Syathiri dalam Syarh Al Yaqut An Nafis.

" Para ulama berkata, orang yang tawaf hendaknya berhenti di depan Hajar Aswad, lalu mengusapnya kemudian menciumnya dan meletakkan dahinya di atas batu itu, lalu ke belakang sedikit dan menjadikan batu itu di arah kirinya kemudian berjalan. Semua hal itu digantungkan atas ketiadaan menyakiti, sehingga andai saja dalam mencium atau mengusap Hajar Aswad dapat mengakibatkan bahaya ataupun menyakiti, baik kepada diri sendiri atau orang lain, karena banyaknya orang yang berdesakan, maka tidak disunahkan bahkan diharamkan, karena bahaya dan menyakiti orang lain adalah haram, sedangkan mencium dan mengusap Hajar Aswad merupakan sunah."

 

3 dari 7 halaman

Solusi Jika Tak Bisa Cium Hajar Aswad

Bagi yang tidak mendapat kesempatan mencium Hajar Aswad, para ulama memberikan solusi yang bisa diamalkan. Jika hanya berkesempatan mengusapkan tangan, sebaiknya dilakukan lalu tangan tersebut dicium.

Jika tidak bisa, dapat mengusapkan tongkat atau benda lain ke Hajar Aswad, lalu menciumnya. Apabila tetap tidak mampu, cukup dengan memberikan isyarat berupa lambaian tangan atau benda yang ada di tangan kemudian menciumnya..

Cara ini seperti diajarkan oleh Syeikh Zakariya Al Anshari dalam kitabnya Syarh At Tahrir.

" Sunah mencium Hajar Aswad dan meletakkan dahi di atasnya. Bila tidak mampu maka mengusapnya dengan tangan kemudian mencium tangannya, bila tidak mampu lagi, maka mengusapnya dengan tongkat atau lainnya dan kemudian menciumnya. Bila tidak mampu lagi, maka berisyarat dengan tangannya atau sesuatu yang ada pada tangannya kemudian menciumnya."

Cara-cara ini dapat dilakukan ketika situasi sangat tidak memungkinkan untuk bisa mendekat Hajar Aswad hingga sampai menyentuh dan menciumnya.

(Ism, Sumber: NU Online.)

4 dari 7 halaman

Doa Melihat Hajar Aswad

Dream - Dari rangkaian proses ibadah haji atau umroh, para jemaah yang berkesempatan ke Tanah Suci pasti ingin mencium Hajar Aswad. Wujud benda ini adalah batu hitam yang terletak menempel pada salah satu sudut Kabah.

Dalam ibadah haji maupun umroh, Hajar Aswad menjadi patokan dimulainya tawaf. Amalan dengan berjalan mengelilingi Kabar ini dihitung satu putaran penuh jika kembali menjumpai batu hitam tersebut di sisi kiri.

Umat Islam meyakini Hajar Aswad bukan batu biasa. Dalam catatan sejarah Islam, batu ini berasal dari surga.

Selain itu, Hajar Aswad dipercaya dapat menghapus dosa-dosa manusia. Sehingga, setiap Muslim sangat ingin menyentuh hingga menciumnya.

Amalan mencium Hajar Aswad diajarkan sendiri oleh Rasulullah Muhammad SAW. Amalan tersebut dicontoh oleh Umar bin Khattab RA seperti terjelaskan dalam riwayat Imam Bukhari dari 'Abis bin Robi'ah.

Jika tidak berkesempatan untuk menyentuh atau mencium dan hanya bisa melihat Hajar Aswad, dianjurkan membaca doa ini.

5 dari 7 halaman

Doa Melihat Hajar Aswad

 Doa Hajar Aswad

Bismillahi, Wallahu Akbar, Allahumma imanan bika, wa tashdiqon bi kitabika, wa wafaan bi 'ahdika, wattiba'an li sunnati nabiyyika Muhammadin shallahu 'alaihi wa sallam.

Artinya,

" Dengan nama Allah, Allah lah Yang Maha Agung. Ya Allah, aku beriman pada-Mu, membenarkan kitab suci-Mu, memenuhi janji-Mu, dan mengikuti sunah Nabi-Mu SAW."

6 dari 7 halaman

Doa Saat Ada di Multazam, Tempat Mustajab di Kabah

Dream - Di dalam Masjidil Haram terdapat tempat-tempat tertentu yang dinyatakan istimewa. Saat berada di tempat tersebut, para ulama menganjurkan umat Islam untuk berdoa.

Selain Hijir Ismail, tempat istimewa lain di Kabah yaitu Multazam. Ini merupakan dinding yang terletak antara Hajar Aswad dengan pintu Kabah.

Multazam adalah tempat yang dipercaya mustajab. Artinya, ketika berada di tempat ini, doa yang dipanjatkan diyakini akan terkabul.

Wajar jika banyak Muslim yang menunaikan ibadah haji dan umroh rela berdesak-desakan. Mereka ingin menyentuh Multazam agar keinginannya terkabul.

Ketika berada di Multazam, dianjurkan untuk membaca doa ini.

7 dari 7 halaman

Doa di Multazam

 Doa di Multazam

Allahumma lakal hamdu hamday yuwafu ni’amaka wayukaafi’u mazidaka ahmadu bijami’i mahamidaka ma ‘alimtu minha wama la a’lamu ‘ala jami’i ni’amika ma ‘alimtu minha wama la ‘alamu wa ‘ala kulli halin allahumma shallii wa sallim ‘ala muhammadin wa ‘ala ali muhammadin, allahumma a’izdni minasy syaithanir rajimi wa a’idzni min kulli su’in wa qanni’ni bima razaqtani wabarik li fihi allahummaj’alni min akrami wafdika ‘alaika wa alzamni sabilal istiqamati hatta alqaka ya rabbal ‘alamin

Artinya,

" Ya Allah, segala puji bagi-Mu, dengan pujian yang menyampaikan pada kenikmatan-Mu dan menepati tambahan kenikmatan itu. Aku memuji-Mu dengan semua pujian baik yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui atas segala keadaan. Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam atas Nabi Muhammad Saw dan keluargaa Nabi Muhammad Saw. Ya Allah, lindungilah aku dari segala keburukan dan jadikanlah aku qana’ah menerima apa yang Engkau berikan dan berkahilah di dalamnya untukku. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang mulia yang Engkau utus, dan tetapkanlah istikamah sampai aku bertemu kepada-Mu, Wahai Tuhan pemilik seluruh alam.”

Terkait
Umroh Bareng Pasangan, Foto Sweet Selebritis Saat di Mekkah
Join Dream.co.id