Ganjaran dari Allah untuk Petugas Garda Depan Pencegahan Corona

Your Story | Senin, 30 Maret 2020 16:00
Ganjaran dari Allah untuk Petugas Garda Depan Pencegahan Corona

Reporter : Ahmad Baiquni

Petugas di garda terdepan rela bertaruh nyawa demi menyelamatkan banyak orang.

Dream - Saling bantu satu sama lain merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan. Bentuknya bisa bermacam-macam, tergantung kemampuan masing-masing.

Ada di antara mereka yang membantu menjaga keamanan negara, mendidik manusia sebagai guru, juga mereka yang menyelamatkan orang sakit sebagai dokter atau perawat.

Mereka yang terjun untuk membantu sesama akan mendapat ganjaran besar. Amal yang mereka jalankan sangat dicintai Allah.

Terutama para petugas yang terjun di garda terdepan penanganan virus corona. Tugas mereka sangat penting untuk mencegah Covid-19 tidak semakin luas dan menimbulkan kesedihan lebih banyak lagi.

Mereka adalah dokter, perawat, polisi, militer, pengantar makanan, security, hingga petugas kebersihan. Ganjaran sangat besar akan mereka terima atas pengorbanan yang telah dijalankan dalam menyelamatkan nyawa manusia.

Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al Maidah ayat 32, " Dan barangsiapa menjaga keselamatan hidup seorang manusia maka seolah-olah dia telah menjaga keselamatan hidup seluruh manusia."

Sungguh hebat mereka yang telah bersusah payah membantu banyak orang meski dirinya sendiri diliputi rasa letih dan penat yang sangat. Bahkan ada dari mereka yang sampai tinggal di rumah sakit dan menepikan rasa rindu keluarga karena harus merawat pasien terinfeksi Covid-19.

2 dari 5 halaman

Pesan Mulia untuk Petugas di Garda Depan

Kepada seluruh petugas di garda depan, janganlah mengeluh. Yakinlah meski ujian ini sangat berat, ada pahala yang menanti kalian.

Agar dapat meraih ganjaran tersebut, ada empat pesan yang perlu direnungkan.

Pertama, ikhlaskan niat karena Allah. Setiap tindakan yang kita lakukan mestilah diniatkan kepada Allah karena tidak ada sebaik-baik balasan selain dari Allah.

Balasan setiap amal bergantung pada hati yang benar-benar ikhlas dan niat yang benar. Menjaga hati jauh lebih penting daripada amalan badan agar bisa ikhlas mengerjakan segala sesuatu.

Ke dua, bekerja dengan sungguh-sungguh. Islam mengharuskan umatnya untuk bersungguh-sungguh dalam setiap pekerjaan demi mendapat ridha Allah.

Ke tiga, ingat selalu pahala dari Allah agar kita selalu bersemangat dalam bekerja. Sekecil apapun sumbangsih yang kita berikan, akan mendapat balasan terbaik dari Allah.

Sedangkan keempat, bersabar dalam setiap urusan. Setiap kesuksesan perlu kesabaran yang tinggi dan semua kesulitan pasti ada kesenangan.

Sehingga, kesabaran sangat diperlukan dan harus menjadi sikap utama yang dimiliki para petugas garda depan pencegahan Covid-19. Ini agar tugas dapat dijalankan dengan baik.

3 dari 5 halaman

Jangan Berhenti Berdoa

Selain itu, jangan pernah berhenti berdoa. Karena doa adalah senjata bagi orang beriman untuk meraih kesuksesan.

Untuk para dokter dan perawat, mereka telah berusaha menyelamatkan banyak nyawa. Jika Allah menakdirkan lain, maka usaha yang mereka lakukan tetap akan mendapat pahala.

Sehingga, teruslah berdoa memohon kekuatan dan menjalani kehidupan. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Sumber: Mstar.com.my

4 dari 5 halaman

Penyewa Tak Ada Penghasilan Karena Corona, Pemilik Kontrakan Bebaskan Uang Sewa

Dream - Kebijakan Pemerintah Malaysia yang menerapkan penutupan atau lockdown membawa dampak bagi warganya. Tidak semua warga mendapat kemewahan dengan bisa bekerja di rumah.

Bagi mereka yang tidak dibolehkan bekerja dari rumah tentu sangat kesulitan. Mereka jadi tidak punya penghasilan karena tidak bisa masuk kerja akibat lockdown.

Kisah satu ini mengundang keharuan. Seorang pemilik kontrakan memberikan keringanan dengan menghapus biaya sewa selama sebulan.

Beredar tangkapan layar yang menunjukkan percakapan antara pemilik kontrakan dengan penyewa. Dalam tangkapan layar itu, si pemilik menyatakan pengontrak tidak perlu membayar uang sewa untuk bulan April sebesar 600 ringgit, setara Rp2,3 juta.

" Dik, untuk sewa bulan April tidak usah bayar. Karena semua sedang susah sebab tak bisa kerja akibat Covid, jadi pakai uang sewa tersebut untuk bantu keluarga. Titip salam untuk ayah kamu. Salam," demikian bunyi pesan tersebut.

 

5 dari 5 halaman

Indahnya Toleransi dan Gotong Royong

Si pengontrak berterima kasih kepada pemilik kontrakan. Dia terharu dengan kebaikan pemilik rumah.

" Terima kasih banyak, Paman. Meski kita berbeda agama tapi Paman selalu baik pada keluarga kami," kata dia.

 Bebaskan Sewa© world of buzz

Foto: World of Buzz

Tangkapan layar tersebut menjadi viral setelah diunggah ke Facebook. Banyak netizen merasa terharu dengan perlakuan paman pemilik kontrakan.

" Ini baru keren. Orang mulia dan suci, tidak selalu membenci, ribut dan menghina. Tuhan akan memberkati semua manusia yang baik," tulis netizen.

Sumber: World of Buzz

Terlahir Tuli, Anak Ray Sahetapy Lulus Cum Laude di New York
Join Dream.co.id