Cerita Sebenarnya Pria Tua di Kereta yang Jadi Viral

Your Story | Selasa, 6 Maret 2018 15:30
Cerita Sebenarnya Pria Tua di Kereta yang Jadi Viral

Reporter : Eko Huda S

Orang tua itu dituduh telah berbuat tak senonoh terhadap cewek cantik di sampingnya. Ternyata kenyataannya tak demikian.

Dream - Berhati-hatilah menerima informasi yang bertebaran di media sosial. Jangan sampai kamu terbawa isu yang keakuratannya belum bisa dipastikan.

Pengalaman itu dialami seorang penumpang pria duduk di sebuah kereta di Malaysia. Disampingnya duduk seorang perempuan berpaas cantik yang sedang tertidur lelap. 

Sekilas foto yang tersebar di dunia maya itu tampak biasa. Namun netizen terpengaruh oleh tangan sang pria yang terlihat berada di antara betisnya dan si perempuan. Netizen langsung ramai menuduh jika orang tua tersebut sedang melakukan pelecehan terhadap perempuan cantik di sampingnya itu.

Video pendek yang diunggah oleh netizen tersebut itu menjadi viral. Dan si pria tua harus mendapat perlakuan dan komentar tak pantas. 

Namun apa yang dituduhkan dan diviralkan itu berbanding terbalik dengan kenyataan yang sebenarnya. Ustaz kondang Malaysia, Ebit Lew, tampil untuk memberikan pembelaan terhadap pria tua berjubah itu. Dia juga meluruskan berita bohong yang telah menjadi viral di media sosial itu. 

Allah Maha Besar. Ternyata masih ada orang-orang yang melindungi pria tua berjubah itu dari fitnah yang keji.

Ebit mengungkapkan sosok pria tua itu dan apa yang sebenarnya terjadi dalam video tersebut.

2 dari 3 halaman

Hanya Ingin Menarik Kain Jubah

Dream - Ya Allah, sedih sekali ada seorang bapak tua yang difitnah di dalam kereta api. Saya sangat mengenal bapak tua itu. Syukur, saudara Ramesh De Ram yang notabene non-Muslim memberikan saksi kejadian yang sebenarnya. Bahwa semua ini hanyalah fitnah. Coba kalau ibu atau ayah kalian dipermalukan demikian, diviralkan seperti itu tanpa pikir panjang?

Bapak tua itu orang baik. Beliau hanya ingin menarik kain jubahnya yang diduduki gadis itu secara tidak sengaja. Beliau tak ingin membangunkan gadis itu yang sudah mengantuk hingga kepalanya terangguk-angguk.

Beliau sudah haji dan usianya sudah uzur. Jalan pun terus menunduk sepanjang hidupnya. Saya mau cari siapa yang sudah membuat fitnah itu, dan saya akan nasihati dia.

Bapak tua itu sangat saya kenal sejak saya berusia 12 tahun. Sejak awal pertama kali saya belajar agama dan dekat dengan dakwah. Anak-anaknya adalah sahabat saya. Semua anaknya adalah da'i. Mahasiswa hebat di universitas dan da'i besar. Sifat anaknya seperti ayahnya. Saya selalu cerita kisah hidup mereka yang penuh teladan dalam ceramah saya.

3 dari 3 halaman

Seorang Pensiunan Pejabat Tinggi

Dream - Beliau adalah seorang pensiunan pejabat tinggi. Sekarang menghabiskan hidupnya untuk masjid dan dakwah. Naik komuter ke sana ke mari untuk dakwah jauh-jauh meski sudah berusia tua. Saya kenal akrab dengan beliau.

Kami sama-sama sering berdakwah di daerah pedalaman. Setiap kali beliau berdakwah, orang-orang berbondong-bondong datang. Mereka akan menangis setiap kali mendengar dakwah beliau.  Keluarga beliau sangat bahagia. Semua anaknya suka mencuci toilet masjid.

Anak pertama beliau adalah seorang mahasiswa berprestasi di sebuah universitas. Dia juga sering berkhotbah di luar negeri. Saya masih ingat sifat dan karakternya. Namun nasib berkata lain. Dia meninggal syahid di usia muda karena mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan untuk berdakwah.

Jadi beliau itu bukan sembarangan orang. Dari muda saat di universitas sudah berdakwah hingga sekarang. Saya sangat menghormati beliau karena Allah.

Siapa pun yang melakukan fitnah ini .. Semoga Allah mengampuni. Saya bersumpah dia dan keluarganya bisa berubah menjadi baik.

Siapa yang terlibat dalam penghujatan terhadap beliau ini, cepat meminta maaf dan bertobat. Dosa fitnah  lebih besar dari pembunuhan.

Jangan menyakiti atau mencemarkan nama baik orang yang tidak berbuat salah. Apalagi membuat aib bagi orang baik dan tidak bersalah seperti ini.

(Sah/Sumber: siakapkeli.my)

Join Dream.co.id