Lafal Doa yang Dilarang Rasulullah, Jangan Pernah Terucap!

Your Story | Jumat, 20 September 2019 20:01
Lafal Doa yang Dilarang Rasulullah, Jangan Pernah Terucap!

Reporter : Ahmad Baiquni

Lafal doa semacam di bawah ini justru bukan bermakna meminta kepada Allah.

Dream - Doa adalah senjata bagi seorang mukmin. Mukmin yang tengah berdoa seperti mengetuk pintu langit agar semua harapan dapat terwujud.

Segala permohonan seorang hamba kepada Rabb-nya demi meraih karunia-Nya dipanjatkan lewat doa. Memohon rahmat dan kebaikan disertai sikap merendahkan diri atau tawadhu dan senantiasa mengagungkan Dzat Tuhan.

Tak hanya itu, doa juga perintah langsung dari Allah kepada semua hamba-Nya yang memiliki keinginan dan harapan. Allah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada hamba-Nya untuk memohon apapun.

Tetapi, Allah hanya membolehkan setiap doa tertuju pada-Nya, bukan pada lainnya. Karena hanya Allah yang memiliki kuasa untuk mewujudkan segala sesuatu.

Perintah tersebut merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Doa menjadi sarana seorang hamba berinteraksi langsung dengan Rabb-nya.

Dengan doa pula, seseorang dapat meraih ketenangan jiwa, kedamaian, maupun kesejahteraan hidup. Rasulullah Muhammad SAW bersabda demikian.

Doa adalah senjata orang yang beriman, pondasi agama, dan cahayanya langit dan bumi.

2 dari 7 halaman

Adab Doa

Rasulullah sudah mengajarkan banyak sekali doa bagi umat Islam. Misalkan, doa saat akan makan, memulai perjalanan, berlindung dari dosa dan kemaksiatan, terhindar dari bencana, hingga meraih rezeki berkah dan berlimpah.

Namun demikian, ada doa yang dilarang oleh Rasulullah. Doa ini tidak boleh diucapkan oleh semua orang.

Larangan ini terkait dengan adab dalam berdoa. Di antara sekian adab, beberapa di antaranya seseorang harus meyakini Allah akan mengabulkan doanya, selalu berprasangka baik kepada Allah saat berdoa, khusyu', memuji Allah, bershalawat kepada Rasulullah, menghadap kiblat, memohon ampun, dan lain sebagainya.

 

3 dari 7 halaman

Lafal Doa yang Dilarang

Sedangkan doa yang dilarang, yaitu doa yang isinya terkesan menghina Allah. Lafal doa yang dilarang itu adalah sebagai berikut.

 Lafal Doa Dilarang Rasulullah

Allahummagh firli in syikta, Allahummar hamni in syikta.

Artinya,

" Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau berkenan, Ya Allah, rahmatilah aku jika Engkau berkenan."

Lafal ini mengandung makna penghinaan kepada Allah. Dengan mengatakan 'jika Engkau berkenan" sama dengan menganggap Allah tidak akan mengampuni atau merahmati hamba-Nya.

Hal ini bertentangan dengan sifat Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dalam hadis Qudsi, dijelaskan rasa sayang Allah kepada hamba-Nya mendahului murka-Nya, sehingga Allah lebih suka menyayangi dan mengampuni hamba-Nya.

Jadi, jangan pernah melafalkan doa seperti di atas. Yakinlah bahwa Allah akan mengabulkan segala permintaan kita.

Sumber: Islami.co

4 dari 7 halaman

Doa Mohon Ampun Terlanjur Mencela Orang Lain

Dream - Emosi dan amarah bisa melanda siapa saja. Tetapi, seseorang dianjurkan untuk mengendalikan sifat ini.

Namun terkadang, ada sebagian dari kita tidak mampu menahan amarah. Emosi yang meninggi dan tak tertahankan, memicu kita berbuat sesuatu yang tak diinginkan.

Satu hal yang paling sering keluar dari orang marah adalah mencela. Mengucap kata-kata tak pantas pada orang yang menjadi lawan bicaranya.

Tentu, mencela orang lain tidak dibenarkan dalam Islam. Namun bagaimana jika sudah terlanjur?

Jika terlanjur, dianjurkan untuk memohon ampunan. Caranya dengan membaca doa ini.

 

5 dari 7 halaman

Doa Terlanjur Mencela Orang Lain

 Doa Mencela Orang Lain

Allahumma fa ayyuma mukminin sababtuhu faj’al zalika lahu qurbatan ilaika yaumal kiamati.

Artinya,

" Ya Allah, seandainya akau pernah mencela seorang mukmin, maka jadikanlah itu sebagai hal yang mendekatkan dirinya pada-Mu di hari kiamat.

6 dari 7 halaman

Doa Afiyah, Rutin Dibaca Rasulullah Saat Pagi dan Petang

Dream - Allah SWT pemilik kuasa atas segala sesuatu. Sang Khalik juga tempatnya semua makhluk meminta semua keinginan.

Manusia sebagai makhluknya tak boleh putus memohon keinginan. Di kala kondisi dan waktu apapun memanjatkan doa adalah cara kita selalu dekat dengan Yang Kuasa selain medium meminta sesuatu.

Di antara waktu berdoa yang dianjurkan adalah saat pagi dan petang. Pagi merupakan gerbang pembuka hari, sedangkan petang akan mengakhirinya.

Waktu berdoa paling dianjurkan tersebut pernah dicontohkan Rasulullah SAW. Sedikitnya tiga perawi yang mencatat kebiasaan Rasulullah tersebut.

Mereka adalah Imam Abu Dawud, Imam An Nasai, dan Imam Ibnu Majah. Ketiganya mendapatkan riwayat dari Ibnu Umar RA, yang menyaksikan sendiri kebiasaan Rasulullah di pagi dan petang hari.

Doa yang dipanjatkan Rasulullah berisi permohonan akan keselamatan di dunia dan akhirat. Juga keselamatan di dunia, bagi agama, keluarga dan harta serta tertutupinya aib diri.

7 dari 7 halaman

Doa Rasulullah Saat Pagi dan Petang

 Doa Pagi dan Petang

Allahumma inni as aluka al 'afiyah fid dunya wal akhirah, allahumma inni as asluka al 'afwa wal afiyah fî dini wadunyaya wa ahli wa mali, allahumma-stur 'aurati wa amin rau'ati.

Artinya,

" Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut."

Terkait
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id