Doa Orang Meninggal yang Dibaca saat Ziarah ke Makam, Lengkap dengan Artinya

Your Story | Kamis, 30 Desember 2021 20:00

Reporter : Widya Resti Oktaviana

Mendoakan orang yang meninggal seperti memberikah hadiah kepada mereka.

Dream – Mengirimkan doa kepada orang yang sudah meninggal adalah anjuran dalam agama Islam. Dengan mengirimkan doa orang meninggal, hal ini bisa menjadi hadiah untuknya.

Sebenarnya hadiah tidak selalu diberikan kepada orang lain yang masih hidup saja. Bisa juga bisa diberikan pada orang yang sudah meninggal dalam bentuk doa. Di mana biasanya orang-orang melakukannya dengan cara berziarah di makam dan membacakan doa orang meninggal.

Seperti dikutip dari islam.nu.or.id, dalam Nihayatuz Zain oleh Syekh Nawawi Banten dijelaskan berikut ini:

هَدَايَاالْأَحْيَاءِلِلْأَمْوَاتِالدُّعَاءُوَالْإِسْتِغْفَارُ

Artinya: Hadiah orang-orang yang masih hidup kepada orang-orang yang telah meninggal dunia adalah doa dan memintakan ampunan kepada Allah (istighfar) kepada mereka.”

Dari sebuah riwayat dijelaskan oleh Syekh Nawawi Al-Bantani bahwa orang-orang yang sudah meninggal di dalam kubur layaknya orang yang tenggelam dan mereka memohon pertolongan yang dalam hal ini berupa doa.

Bahkan dengan membacakan doa orang meninggal saat berziarah, hal ini bisa mengingatkan kita akan kematian yang bisa menjemput kapan saja. Sehingga kita pun bisa segera berbenah diri agar menjadi hamba yang lebih baik lagi.

Berikut adalah penjelasan lebih lengkat tentang tujuan dari berziarah dan doa orang meninggal yang bisa diamalkan sebagaimana telah dirangkum oleh Dream melalui berbagai sumber.

Doa Orang Meninggal yang Dibaca saat Ziarah ke Makam, Lengkap dengan Artinya
Berdoa/ Foto: Shutterstock
2 dari 3 halaman

Tujuan Melakukan Ziarah Kubur

 Tujuan Melakukan Ziarah Kubur© Pixabay.com

Pada awalnya ziarah kubur tidaklah diperbolehkan oleh Nabi Muhammad SAW, namun kemudian diperbolehkan oleh Rasulullah karena hal ini bisa mengingatkan kita kepada akhirat. Seperti dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib yang dikutip dari umma.id berikut ini:

Dulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur. Sekarang lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur mengingatkan kalian akan akhirat.” (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Syuaib al-Arnauth).

Selain itu, ada juga hadis lainnya yang menjelaskan bahwa ziarah kubur bisa mengingatkan kepada kematian.  Berikut adalah arti dari hadis yang diriwayatkan oleh Ibn Hibban:

Lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur akan mengingatkan kalian tentang kematian.” (HR. Ibn Hibban).

Selain itu, dengan melakukan ziarah kubur dan membacakan doa orang meninggal, hal ini adalah suatu bentuk salam dari peziarah kepada orang yang meninggal tersebut, bahkan kepada semua penghuni makam. Apalagi orang yang sudah meninggal tidak bisa lagi menambah lagi amal kebaikannya. Sehingga mereka akan sangat membutuhkan doa-doa baik dari orang yang masih hidup.

3 dari 3 halaman

Doa Orang Meninggal

 Doa Orang Meninggal© Unsplash.com

Saat sedang berziarah ke makam orang yang sudah meninggal, biasanya orang-orang juga berdoa. Meskipun hal ini bukanlah menjadi tujuan yang utama, namun membacakan doa orang meninggal tetaplah diperbolehkan. Pastikan peziarah dalam kondisi yang suci dan mengharapkan rida dari Allah SWT.

Berikut adalah doa orang meninggal yang bisa dibaca saat sahabat Dream sedang berziarah di makan yang dikutip melalui Merdeka.com:

A'udzubillahi minasyaithoonir rojim. Bismillahirrohmannirrohim. Alhamdullilahi robbil 'alamin, hamdan syakiriin, hamdannaa'imiin, hamdan yuwaafiini'amahu wayukaafii mazidah, yaa robbanaa lakal hamdu kamaa yanbaghi lijalali wajhika wa'adzimi sultonik, allohumma shoolli wasalim 'ala sayyidina muhammad wa'ala alii sayyidina muhammad.

Alloh humma taqobal wa ausil sawaaaba maa qoro, nahu minal qur'anil 'adzim, wa maa halalna wa maa sabahna wamastaghfarnaa wamaa sholaina 'atsayyidina muhammad sollallohu'alaihi wasallam, hadiyatan wasilatan, warohmatan najilatan wa barokatan samilatan ilaa hadoroti habibina wasafi'ina waquroti a'ayuninaa sayyidina wamaulanaa muhammadin sollallohu 'alaihi wa sallam, wa ila jami'ii ikhwanihi minal anbiyaai walmursaliina wal auliyaai, wassuhadai, wassolihina, wassohabati wattabi'ina wal'ulamail 'alimina wal mushonnafiinal mukhlisiina wa jami'il mujaa-hidiina fi sabilillahi robbil 'alaminn, wal malaikatil muqorrobina khusushan ila.

Summa ilaa jami'i ahlil qubur, minal muslimiina wal muslimati, wal mu miniina wal mu minaati, min masaarikil ardhi ila magooribiha barriha wabahriha khusushan ila aabaaina wa ummahaa tiinaa, wa ajdaadina, wanakhussu khusushan manijtam'anaa hahunaa bisababihi waliajlihi.

Alloh hummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu anhu wa akrim nujulahu wawasi' madholahu, waghsilhu bilmai wassalji wal barodi wanaqihi minal khotooya, kama yunaqqo saubul abyadu minaddannasi wa abdilhu, darron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa jaujan khoiron min jauzihi wa adhilhul jannata wa 'aidhu min 'adzabil qobri wa fitnatihi wa min 'adzabinnar, allohhumaghfir lihayyina wa mayyitina wa sahhidiina wa ghoniina washogiirona wa kaabirona wadakirona wa ansana, allohumma man ahyaitahu minna fa ahyihi 'alal islami wa man tawafaitahu minna fatawafahu alal iiman allohumma la tuhrimna azrohu wa laa tudillanaa ba'dahu birohmatikayaa arhamarroohimiin, wal hamdu lillahi robbil 'aalamiin.

Artinya:

" Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah penguasa alam semesta, sebagaimana orang-orang yang bersyukur dan orang-orang yang mendapat banyak kenikmatan memuji-Nya. Dengan pujian yang sepadan dan nikmat-Nya dan memungkinkan pertambahannya. Wahai Tuhan kami, pujian hanyalah untuk-Mu, sebagaimana yang layak akan kemuliaan Dzat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad junjungan kami dan kepada keluarga beliau.

Ya Allah, terimalah dan sampaikanlah pahala Alquran yang kami baca, tahlil kami, tasbih kami, istighfar kami dan shalawat kami kepada Nabi Muhammad SAW sebagai hadiah yang menjadi penyambung, sebagai rahmat yang turun dan sebagai berkah yang menyebar kepada kekasih kami, penolong kami dan buah hati kami, pemuka dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad SAW, juga kepada seluruh kawan-kawan beliau dari kalangan para Nabi dan Rasul, para wali, para syuhada', orang-orang shalih, para sahabat, para tabi'in, para ulama yang mengamalkan ilmunya, para pengarang yang ikhlas dan orang-orang yang berjihad di jalan Allah Tuhan semesta alam, serta para malaikat yang selalu beribadah, khususnya ditujukan kepada…

Kemudian kepada seluruh penghuni kubur dari kalangan orang-orang Islam laki-laki dan perempuan, orang mukmin laki-laki dan perempuan, dari belahan bumi timur dan barat, di laut dan di darat, terutama kepada bapak-bapak dan ibu-ibu kami, kakek dan nenek kami, lebih utamakan lagi kepada orang yang menyebabkan kami berkumpul di sini.

Wahai Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta suami (istri) yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula.

Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan dari siksa api neraka. Wahai Allah berikanlah ampun, kami yang masih hidup dan kami yang telah meninggal dunia, kami yang hadir, kami yang ghoib, kami yang kecil-kecil kami yang dewasa, kami yang pria maupun wanita. Wahai Allah, siapapun yang Engkau hidupkan dari kami, maka hidupkanlah dalam keadaan iman. Wahai Allah janganlah Engkau menghalangi kami, akan pahala beramal kepadanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami sepeninggal dia dengan mendapat rahmat-Mu wahai Tuhan lebih belas kasihan. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."

Join Dream.co.id