Doa Memohon Ganti Lebih Baik Atas Musibah

Your Story | Kamis, 2 April 2020 20:00
Doa Memohon Ganti Lebih Baik Atas Musibah

Reporter : Ahmad Baiquni

Seorang beriman menerima musibah dengan pasrah dan sabar.

Dream - Musibah mendatangkan kesedihan bagi yang mengalaminya. Juga kerugian baik materi maupun rohani.

Seseorang bisa kehilangan harta benda akibat musibah. Yang lebih menyedihkan jika ada anggota keluarga kita turut hilang atau menjadi korban.

Kesedihan tentu menimbulkan gejolak dalam hati. Rasa penolakan pasti muncul, bahkan tidak sedikit yang menyesalkan musibah.

Tetapi, ciri orang yang beriman adalah menerima musibah dengan pasrah dan sabar. Sembari memohon kepada Allah SWT agar diberikan ganti dengan yang lebih baik lagi.

Kita bisa membaca doa ini agar Allah memberikan ganti atas musibah yang terjadi.

 

2 dari 7 halaman

Doa Mohon Ganti atas Musibah

 Doa Mohon Ganti© dream.co.id

Allahumma qanni'ni bima razaqtani wakhluf li fihi, wakhluf 'ala kulli ghaibatil li bikhoir.

Artinya,

" Ya Allah berilah kecukupan kepadaku dengan rezeki pemberian-Mu, berilah ganti untukku dalam rezeki itu. Dan berilah ganti kepadaku atas setiap (nikmat) yang hilang dariku dengan ganti yang lebih baik."

3 dari 7 halaman

Doa Grand Syaikh Al Azhar Memohon Dihilangkannya Virus Corona

Dream - Dunia kini tengah berjuang melawan pandemi global virus corona. Setiap negara berpacu dengan waktu, mencegah agar jangan sampai ada banyak orang meninggal.

Semua pihak bekerja serentak menangani virus ini. Mulai dari pemerintah hingga otoritas keagamaan.

Covid-19 turut menarik perhatian para ulama di seluruh dunia. Mereka juga berusaha semaksimal mungkin agar umatnya terhindar dari wabah ini.

Tidak terkecuali dengan Grand Syeikh Al Azhar Muhammad Ath Thayyeb. Bersama Dewan Ulama Al Azhar Mesir, Grand Syeikh mengeluarkan sejumlah fatwa untuk melindungi umat Islam di dunia agar terhindar dari Covid-19.

Tak lupa, Syeikh Ath Thayyeb juga menyampaikan doa untuk keselamatan umat Islam dan umat manusia.

 

4 dari 7 halaman

Doa dari Syeikh Ath Thayyeb

 Doa Grand Syaikh Al Azhar© dream.co.id

Allahumma la taslithu 'alaina bi dzunubina min la ya khofuka wala yarhamna ya arhamar rahimin

Allahumma ya hanaan, ya manaan, ya qodimul ihsanid dina wal akhirah wa rahimhuma ya arhamar rahimin

Wa ya zhohirul aj-aini wa ya jarul mustajirin, wa ya amanil khoifin, wa ya ghiyatsul mustagitsin, ya kasyifudl dlorri, wa ya dafi'ul bulwa, nas'aluka anna taksyifu inna minal bila'i ma na'lam wa ma la na'lam wa ma anta bihi a'lam innaka antal izzul akram

Wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala alihi shahbihi wa sallam.

Artinya,

Ya Allah, jangan Engkau menjadi menguasai kami, disebabkan oleh dosa-dosa di antara kami yang tidak takut kepada-Mu dan tidak mengasihi kami, Ya Allah Yang Maha Pengasih.

Ya Allah, Yang Maha Pemberi, Yang Maha Mengkaruniakan, Yang Maha Qadim Kebaikan-Nya, Wahai Yang Maha Pengasih di Dunia dan Akhirat juga Maha Penyayang dari Seluruh Penyayang.

Wahai Sandaran mereka yang bersimpuh, Pelindung mereka yang memohon perlindungan, Pelindung mereka yang merasa takut, Penolong mereka yang memohon-mohon pertolongan, Pemberi jalan keluar dari keburukan, Penolak musibah, kami memohon kepada-Mu agar Engkau memberi jalan keluar kami dari musibah yang kami ketahui dan tidak. Hanya Engkau yang kami ketahui (Maha Menolong) sesungguhnya Engkau yang Paling Perkasa lagi Paling Mulia.

Dan Allah senantiasa bershalawat dan mengucap salam kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan sahabatnya.

Sumber: Bincang Syariah

5 dari 7 halaman

Tak Sholat Jumat 3 Kali Saat Wabah Corona Jadi Kafir? Ini Penjelasan Ulama

Dream - Sholat Jumat termasuk salah satu ibadah inti dalam Islam. Ibadah ini berlaku wajib bagi pria muslim, tetapi sunah bagi muslimah. Bisa dibilang, Sholat Jumat mengandung konsekuensi sangat besar untuk orang yang sengaja melalaikannya.

Lazim kita mendengar seorang Muslim yang dengan sengaja meninggalkan Sholat Jumat sebanyak tiga kali tanpa alasan yang dibenarkan, dia bisa dikategorikan sebagai seorang kafir.

Sejak wabah corona melanda di bulan Maret yang lalu, banyak masjid tidak menyelenggarakan Sholat Jumat atas imbaun pemerintah dan ulama di seluruh dunia. Ini dimaksudkan untuk mencegah potensi jemaah tertular wabah virus corona.

Di Indonesia sendiri, sejumlah masjid diketahui tidak menyelenggarakan ibadah Sholat Jumat minimal dua kali. Jemaah diimbau sholat di rumah dan menggantinya dengan Sholat Zuhur.

Tetapi, masih banyak orang yang ragu dan khawatir menjadi kafir jika meninggalkan Sholat Jumat di tengah virus corona. Apakah benar hukum status kafir berlaku bagi mereka yang meninggalkan Sholat Jumat tiga kali di tengah wabah virus corona seperti sekarang?

 

6 dari 7 halaman

Ini Penjelasannya

Ada baiknya menyimak penjelasan seorang dai, Ustaz Khalid Basalamah. Dia membuat video penjelasan mengenai masalah ini dan diunggah kembali oleh akun Instagram @makassar_iinfo.

Dalam video tersebut. Ustaz Khalid mengatakan ancaman kafir ditetapkan oleh Rasulullah Muhammad SAW kepada mereka yang tahawun atau bermalas-malasan. Yaitu mereka yang meninggalkan Sholat Jumat tanpa uzur dan hanya karena malas.

" Tapi ini ada uzur, ini lain, insya Allah tidak ada hitungannya," kata Ustaz Khalid.

Sampai lebih dari tiga kali meninggalkan Sholat Jumat karena menghindari virus corona, Ustaz Khalid menilainya tidak ada masalah. Sebab, cara tersebut merupakan bagian dari menerapkan perintah Rasulullah untuk mengindari bahaya.

" Jadi kita tidak boleh menyusahkan orang. Anda kalau masuk ke masjid sementara Anda tidak sadar menyebarkan corona kepada mereka atau Anda tertimpa (terkena virus corona), kan jadi masalah," kata Ustaz Khalid.

Lebih lanjut, Ustaz Khalid meminta umat Islam tidak perlu khawatir.

7 dari 7 halaman

Simak Kata Ustaz Khalid Basalamah

      Lihat postingan ini di Instagram

Apakah menjadi kafir ??? . Video : Keeponsunnah

Sebuah kiriman dibagikan oleh OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) pada

Terkait
Join Dream.co.id