Doa Berlindung dari Kezaliman, Tercantum Dalam Alquran

Your Story | Rabu, 4 Agustus 2021 20:00

Reporter : Ahmad Baiquni

Kezaliman begitu banyak terjadi di sekitar kita.

Dream - Doa berlindung dari kezaliman menjadi salah satu amalan yang harus senantiasa menjadi kebiasaan kita lafalkan sehari-hari. Doa ini dapat membantu kita terjauh dari kezaliman orang lain.

Kita tidak pernah tahu isi hati seseorang. Kita selalu dianjurkan untuk menganggap semua orang baik.

Meski kita patut sadar, ada saja orang yang punya niat buruk pada kita. Punya kecenderungan berbuat zalim. Dengan mengucapkan doa dijauhkan dari kezaliman, kita berharap senantiasa selalu dalam perlindungan-Nya

Dia ingin kita celaka, atau minimal nama baik kita rusak. Orang tersebut akan cenderung berpikir bagaimana membuat kita tersakiti.

Untuk itulah, doa berlindung dari kezaliman perlu kita amalkan. Doa ini diambil dari Alquran, yang terabadikan dalam Surat Yunus ayat 85.

 

Doa Berlindung dari Kezaliman, Tercantum Dalam Alquran
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
2 dari 6 halaman

Doa Berlindung dari Kezaliman

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

Rabbana la taj'alna fitnatan lil qoumidh-dholimin.

Artinya,

" Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim."

3 dari 6 halaman

Doa Sunah Tahiyat Akhir Untuk Memohon Ampunan Atas Perbuatan Zalim

Dream - Sholat adalah saat bagi kita untuk mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah. Ibadah wajib ini juga menuntut kita untuk fokus sehingga bisa menjalankan sholat dengan khusyuk.

Dalam setiap gerakan, pikiran kita hanya tertuju kepada Allah. Itulah mengapa sangat dianjurkan untuk menghilangkan segala gangguan dalam pikiran.

Sementara, momen yang sangat berharga dalam sholat adalah ketika sujud dan duduk tahiyat akhir. Saat ini menjadi momen yang tepat untuk berzikir.

Selain itu, di dua gerakan ini kita perlu memanjatkan doa. Salah satunya doa memohon ampunan atas perbuatan zalim yang sudah kita lakukan.

Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan sebuah doa kepada sahabat Abu Bakar Ash Shiddiq RA yang dibaca saat duduk tahiyat akhir.

 

4 dari 6 halaman

Doa Saat Duduk Tahiyat Akhir

اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا وَلَا يَغْفِرُ الذُنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ

Allahumma inni dholamtu nafsi dzulman katsiran wa la yaghfirudz dzunuba illa anta faghfirli maghfiratan min 'indika warhamni inna antal ghafurur rahim.

Artinya,

" Ya Allah, sesungguhnya aku telah banyak berbuat zalin pada diriku sendiri dan tidak ada yang mengampuniku selain Engkau, maka ampunilah dosaku di sisiMu dan sayangilan aku karena sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Sumber: Bincang Muslimah.

5 dari 6 halaman

Doa Pembungkam Orang Zalim

Dream - Tidak semua orang memiliki tabiat yang baik. Ada sebagian dari mereka yang punya watak yang zalim.

Biasanya, watak tersebut muncul ketika terlihat masalah yang berujung sengketa. Orang bisa menjadi sangat arogan dan sok berkuasa, sampai merasa orang lain harus tunduk.

Bahkan, ada kalanya orang semacam itu tidak segan mengucapkan kalimat hinaan. Sampai-sampai kita yang mendengarnya merasa risih dengan ucapannya.

Jika dalam kondisi ini, dianjurkan untuk membaca Ayat Kursi. Kemudian dilanjutkan dengan doa mohon perlindungan di bawah ini.

 

 

6 dari 6 halaman

Doa Pembungkam Orang Zalim

 Doa menghadapi orang zalim
© Dream

Ya hayyu ya qoyyuum, ya badi’as-samaawati wal ardhi, ya dzal jalali wal ikram. As-aluka bihaqqi hadzihil ayatil karimati wama fiha minal asmail 'azhiimati an tuljima fahu 'anna, wa tukhrisa lisanahu hatta la yanthiqu illa bi khoirin au yashmut. Khairuka ya hadza baina 'ainaika wa syarruka tahta qadamaika.

Artinya,

" Wahai Yang Maha Hidup lagi Yang Maha Berdiri sendiri (mengurusi makhluk-Nya), wahai Pencipta langit dan bumi, dan wahai Tuhan Yang memiliki keluhuran dan kemuliaan. Aku memohon kepada-Mu dengan perantaraan (ayat kursi) yang mulia ini dan rahasia yang tersembunyi di balik al asmaul a’zham, kiranya Engkau mengendalikan mulutnya dariku dan menjaga (mengunci) lisannya sehingga tidak mampu berbicara kecuali yang baik-baik atau diam. Kebaikanmu, wahai orang (yang sedang aku hadapi ini), terbayang jelas di depan kedua matamu dan kejahatanmu berada (terinjak) di bawah kedua telapak kakimu."

(ism)

Terkait
Join Dream.co.id