Merinding, Kisah Ibu Muda Positif Covid-19 di Saat Hamil Anak Pertama

Your Story | Selasa, 19 Januari 2021 19:01

Reporter : Sugiono

Kisah pasien calon ibu berusia 20 tahun, benar-benar membuka mata netizen tentang bahaya Covid-19.

Dream - Jika mengamati postingan di media sosial, cukup sering kita lihat para pasien yang terinfeksi virus Covid-19 maupun penyintas yang membagikan pengalaman mereka terpapar wabah tersebut.

Entah itu yang diceritakan oleh pasien sendiri atau dokter, namun yang pasti sharing tersebut cukup membuat orang yang membacanya takut dan seolah ikut merasakan sakitnya tertular virus tersebut.

Baru-baru ini, unggahan seorang dokter Malaysia di grup Facebook Viral Media Johor tentang kisah pasiennya yang merupakan calon ibu berusia 20 tahun, benar-benar membuka mata netizen tentang bahaya Covid-19.

Merinding, Kisah Ibu Muda Positif Covid-19 di Saat Hamil Anak Pertama
Covid Bukan Demam Biasa, Kisah Ibu Muda Positif Melahirkan Bikin Terenyuh. (Foto: Facebook Viral Media Johor)
2 dari 5 halaman

Kisah Ibu Hamil Kena Covid-19, Baru Ketemu Anak 2 Bulan Usai Dirawat

" Rontgen paru-paru dan dada salah satu pasien kami di ICU Covid-19. Pasien adalah ibu hamil berusia di atas 20 tahun yang sedang mengandung anak pertamanya," tulis dokter mengawali kisahnya.

 Kondisi paru-paru ibu hamil yang melahirkan dalam kondisi positif Covid.© Facebook Viral Media Johor

Dia adalah wanita yang sehat tanpa penyakit apa pun. Usia kehamilan sekitar 35 minggu. Pasien bekerja di kantor dan tidak memiliki kontak dengan pasien Covid-19 mana pun.

Di malam yang dingin itu, pasien datang ke rumah sakit di Lembah Klang dengan gejala demam, batuk, sesak napas, dan kekurangan oksigen dalam darah.

" Pasien langsung dirawat di ICU untuk perawatan lebih lanjut dan hasil tes Covid-19 ternyata positif,” lanjut dokter.

3 dari 5 halaman

Awalnya Sesak Napas, Oksigen dalam Darah Menurun

Menurut dokter, kondisi ibu muda itu memburuk dan kritis. Dia mengalami sesak napas parah dan penurunan kadar oksigen dalam darahnya.

Situasi tersebut memaksa tim medis termasuk dokter kandungan, spesialis penyakit menular dan spesialis ICU untuk mendiskusikan pengobatan terbaik untuk menyelamatkan nyawa ibu muda dan bayinya.

Kondisi tersebut dilaporkan kepada pasien dan suaminya. Pasien mengerti bahwa kondisinya serius. Pasien diberi kesempatan berdoa dan membaca dzikir agar dipermudah, sebelum diberi anestesi untuk dibius.

4 dari 5 halaman

Melahirkan Secara Caesar dalam Kondisi Positif Covid-19

Kemudian tabung intubasi dimasukkan dan dia bernafas menggunakan ventilator karena oksigen dalam darahnya terlalu rendah.

“ Pasien kemudian menjalani operasi caesar untuk mengeluarkan bayi agar bayi aman dan kondisi pasien menjadi lebih stabil,” kata dokter tersebut.

Ia menambahkan, setelah operasi caesar, pasien kembali dirawat di bangsal ICU dalam keadaan pasien masih dibius dan bernapas menggunakan ventilator.

5 dari 5 halaman

Covid-19 Bisa Menyerang Siapa Saja

Bahkan, kata dokter, pasien juga ditempatkan dalam posisi tengkurap untuk membantu paru-parunya, selain meningkatkan kadar oksigen dalam darahnya.

Selama dirawat di ICU khusus pasiennya Covid-19, tidak ada pengunjung dan anggota keluarga yang diizinkan untuk menjenguk.

" Akhirnya, setelah sekitar dua bulan tinggal dan dirawat di ICU serta menjalani perawatan fisioterapi untuk memperkuat paru-paru dan otot-otot tungkai, pasien dipulangkan. Dia akhirnya bisa kembali ke rumah untuk bertemu dengan anak pertama dan suaminya. Syukur Ahamdulillah," kata dokter.

Pesan moral dari kisahnya ini, Covid-19 bukan hanya demam biasa. Yang sehat atau memiliki gejala ringan bisa tertular Covid

Beberapa yang sudah kena hampir mati, beberapa bahkan meninggal dunia. Covid-19 tidak memandang apakah Anda tua atau muda.

Sumber: mStar.com.my

Join Dream.co.id