Cerita Seram Tim Pemulasara Pasien Covid-19: Didatangi Jenazah yang Dimandikan

Your Story | Jumat, 30 Juli 2021 14:36

Reporter : Sugiono

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendengar cerita seram tim pemulasara saat menangani pasien Covid-19 yang meninggal.

Dream - Kasus kematian akibat Covid-19 yang terus naik membuat tim pemulasara jenazah di beberapa rumah sakit kewalahan.

Padahal tim pemulasara jenazah Covid-19 sudah dibagi ke dalam 2 hingga 3 sif, tapi tetap saja tak mampu menangani semuanya sekaligus.

Mereka harus melakukan pemulasaran jenazah satu per satu. Akibatnya banyak yang terpaksa antre untuk mendapatkan pelayanan pemulasaran jenazah.

Selain itu, di balik tugas melakukan pemulasaran, ada beberapa anggota tim yang pernah mengalami kejadian aneh dan tidak masuk akal.

Cerita Seram Tim Pemulasara Pasien Covid-19: Didatangi Jenazah yang Dimandikan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Dan Petugas Pemulasara Jenazah. (Foto: Video Instagram)
2 dari 8 halaman

Cerita Seram Petugas Tangani Pemulasaran Jenazah Covid-19

Seperti yang diceritakan tim pemulasara jenazah dalam video yang diunggah akun Instagram Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam video tersebut, Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke sebuah rumah sakit yang tak disebutkan lokasinya.

Selama melakukan kunjungan, Ganjar Pranowo berkesempatan berbincang-bincang dengan tim pemulasara jenazah rumah sakit.

" Cerita teman-teman pemulasaran jenazah Covid-19. Sehat-sehat terus nggih mas. Laksanakan tugas sebaik-baiknya," tulis Ganjar Pranowo di caption unggahannya.

3 dari 8 halaman

Sehari Semalam Pernah Tangani 12 Jenazah

Ganjar Pranowo menanyakan pengalaman menangani jenazah selama pandemi Covid-19 berlangsung. Terutama jumlah jenazah yang mampu ditangani dalam sehari.

" Pengalaman Anda selama Covid ini menangani jenazah yang masuk di kamar mayat ini, tertinggi (terbanyak) berapa sehari?" tanya Ganjar Pranowo.

Jawaban salah satu anggota tim pemulasara jenazah cukup mengejutkan Ganjar Pranowo. Karena dalam satu hari satu malam tim pemulasara pernah menangani 12 jenazah.

" 12 jenazah?" kata Ganjar Pranowo setengah terkejut.

" Tapi 3 tim.." balas anggota tim pemulasara jenazah buru-buru.

" Oh 3 tim. Pernah tidak sampai ngelembur?," timpal Ganjar Pranowo.

4 dari 8 halaman

Petugas Pemulasara Jenazah Covid Dibagi Tiga Tim

Perwakilan tim pemulasara jenazah mengaku mereka pernah bekerja lembur untuk mengurus para pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Untuk memudahkan pekerjaan, petugas pemulasara jenazah dibagi menjadi tiga sif yang terdiri dari tim 1, 2, dan 3.

Namun tim pemulasara jenazah tidak selalu bekerja sesuai dengan kelompoknya. Terkadang satu anggota tim 1 gabung dengan tim 2 atau 3, begitu sebaliknya.

5 dari 8 halaman

Jenazah Pasien Covid-19 Terpaksa Antre

Meski sudah dibagi ke dalam tim dan sif, mereka bekerja sendiri-sendiri dalam mengurus jenazah.

" Bisa tidak langsung semua bareng begitu, bisa tidak?" tanya Ganjar Pranowo.

" Tidak bisa, harus satu-satu. Tempat di sini pemandiannya cuma 1 tempat," jawab seorang anggota pemulasara jenazah.

Karena tempat untuk mengurus jenazah cuma satu, maka pasien Covid-19 yang meninggal terpaksa mengantre.
Namun yang paling lama, kata seorang anggota pemulasara jenazah, adalah menunggu penyiapan liang kubur di lokasi pemakaman.

Selain itu, mereka juga harus menunggu ambulans kembali dari mengantarkan jenazah ke pemakaman yang memakan waktu lumayan lama.

6 dari 8 halaman

Iseng Tanya Pesan Terakhir Secara Gaib

Entah karena penasaran atau sekadar bertanya, Ganjar Pranowo kemudian menanyakan apakah para anggota pemulasara jenazah itu pernah mengalami kejadian-kejadian aneh selama menjalankan tugasnya.

" Pesan terakhir pernah diberi tahu secara gaib?" tanya Ganjar Pranowo.

Para anggota tim pemulasara jenazah pun tampak sedikit tegang. Namun mereka tetap menjawab pertanyaan yang cukup aneh itu.

" Yang belakang itu sudah. Sekali Pak. Cuma dikunjungi gitu aja," jawab seorang anggota tim pemulasara jenazah menunjuk temannya yang berdiri di barisan belakang.

7 dari 8 halaman

Diajak 'Ngobrol' Jenazah Covid-19

" Dikunjungi jenazahnya gitu? Terus ngobrol?" tanya Ganjar Pranowo.

" Iya. Ngobrol cuma pesan pesan begitu," jawab anggota tim pemulasara jenazah itu.

" Pesannya apa?" tanya Ganjar Pranowo lagi dengan penasaran.

" Terima kasih sudah diikuti pemulasarannya..," katanya.

" Itu benar atau tidak? Sepertinya keluarganya sendiri," canda Ganjar Pranowo, yang diikuti tawa semua yang hadir.

Sumber: Instagram

8 dari 8 halaman

Videonya

      Lihat postingan ini di Instagram      

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo)

 

Join Dream.co.id