Bolehkah Istri Merayu Suami untuk Berhubungan?

Your Story | Selasa, 25 Februari 2020 10:48
Bolehkah Istri Merayu Suami untuk Berhubungan?

Reporter : Ahmad Baiquni

Hubungan suami istri bisa terganggu karena tidak adanya hasrat. Ini cara memulihkannya.

Dream - Hubungan suami istri merupakan salah satu bagian dari rumah tangga. Lewat hubungan tersebut, pasangan suami istri meraih kenikmatan bersama sekaligus berkah rumah tangga.

Ada kalanya suami sedang tidak berhasrat untuk 'bercampur' dengan istrinya. Bisa karena kelelahan, terlalu banyak pikiran, atau sebab apapun.

Sementara istri sudah begitu menginginkan hubungan. Tentu akan sayang jika hasrat tersebut tidak tersalurkan.

Dalam kondisi seperti ini, istri sebenarnya dibolehkan untuk merayu suami. Dengan cara apapun selama masih dalam batas halal, seperti berpakaian seksi atau menciumi tubuh suaminya.

 

2 dari 5 halaman

Tak Hanya Suami, Istri Juga Dianjurkan

Cumbu rayu tidak hanya dianjurkan dilakukan kepada suami kepada istrinya, namun juga sebaliknya. Cumbu rayu tersebut merupakan cara untuk menumbuhkan kembali hasrat bagi pada suami maupun istri.

Mengenai cumbu rayu, terdapat riwayat yang menjelaskan hal tersebut. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, dari Jabir yang ditanya Rasulullah Muhammad SAW ketika menikah.

Rasulullah SAW bertanya, " Apakah engkau menikahi gadis atau janda?" Jabir menjawab, " Aku menikahi janda." Rasulullah kembali bertanya, " Mengapa engkau tidak menikahi gadis saja karena engkau bisa bercumbu dengannya dan juga sebaliknya ia bisa bercumbu mesra denganmu?"

 

3 dari 5 halaman

Cumbuan Adalah Sunah

Imam An Nawawi memberikan penjelasan mengenai hadis ini. Penjelasan tersebut dituangkan dalam kitab Al Minhaj Syarah Shahih Muslim.

" Hadis ini menunjukkan (sunahnya) cumbuan lelaki pada istrinya dan bersikap lembut kepadanya, juga sebaliknya, membuatnya tertawa serta bergaul dengannya secara baik."

Penjelasan di atas menunjukkan istri dibolehkan bahkan dianjurkan untuk merayu suami ketika tak berhasrat. Cara tersebut disunahkan agar keduanya mendapatkan kenikmatan dan keberkahan.

Sumber: Islampos

4 dari 5 halaman

Doa Awal Rajab Untuk Meraih Keberkahan

Dream - Rajab telah hadir menyapa kita. Bulan ini adalah waktu yang tepat untuk menambah catatan ibadah dan amal shaleh.

Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan mulia di luar Ramadan. Di bulan ini, ada banyak rahmat Allah tersebar di muka bumi.

Dalam urutan kalender Hijriah, Rajab menduduki urutan ke tujuh. Dua bulan setelahnya, umat Islam menyambut datangnya Ramadan.

Sepanjang Rajab, kita dianjurkan untuk tidak mendekati amalan-amalan yang merusak kesuciannya. Terutama, kita diharuskan untuk menghindari segala bentuk kemaksiatan.

Ketika awal Rajab tiba, dianjurkan untuk membaca doa ini.

 

5 dari 5 halaman

Doa Awal Rajab

 Doa Awal Rajab© Dream.co.id

Ilahi ta'arradla laka fi hadzihil lailatil muta'arridlun wa qoshadaka fihil qoshiduna wa ammala fadllaka wa ma'rufakat tholibun wa laka fi hadzihil lailati nafahatun wa jawa-izun wa 'athoya wa mawahibun, tamunnu biha 'ala man tasya-u min 'ibadika wa tamna'uha mimman lam tasbiq lahul 'inayatu minka, wa ha ana 'abdukal faqiru ilaikal muammilu fadllaka wa ma'rufaka fain kunta ya maulaya tafadldlalta fi hadzihil lailati 'ala ahadin min kholqika wa jutta 'alaihi bi 'a-datin min 'athfika, fa sholli 'ala muhammadin wa alihi wa jud 'alayya bi thoulika wa ma'rufika ya rabbal 'alamin.

Artinya,

" Wahai Tuhanku, pada malam ini orang-orang yang berpaling (dari rahmat-Mu) telah berpaling, orang-orang yang mempunyai tujuan telah datang (pada-Mu), dan para pencari telah mengharap anugerah dan kebaikan-Mu. Pada malam ini, Engkau mempunyai tiupan rahmat, piagam-piagam penghargaan, aneka macam pemberian dan anugerah. Engkau berikan semua itu terhadap hamba-hamba-Mu yang Engkau kehendaki. Dan Engkau tidak memberikannya terhadap orang yang tidak memperoleh pertolongan dari-Mu. Inilah aku, hamba-Mu yang sangat berharap pada-Mu, berharap anugerah dan kebaikan-Mu. Apabila Engkau, wahai Tuan kami, telah mengemukakan anugerah-Mu di malam ini terhadap seseorang dari makhluk-Mu, dan Engkau berikan kebaikan padanya dengan berbagai sambungan kelembutan-Mu, maka anugerahkan rahmat atas Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya. Berikanlah padaku kekayaan dan kebaikan-Mu, wahai Tuhan seru sekalian alam."

Sumber: Bincang Syariah

Terkait
Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting
Join Dream.co.id