Lihat Wajah Mirip di Supermarket, Ternyata Kembaran yang `Hilang` 20 Tahun Lalu

Your Story | Senin, 28 Juni 2021 15:01

Reporter : Ulyaeni Maulida

Keduanya terlahir kembar, namun terpaksa berpisah selama 20 tahun akibat kelalaian petugas kesehatan di rumah sakit tempat mereka dilahirkan.

Dream – Kisah putri yang tertukar tak hanya ada dalam sinetron. Di dunia nyata, cerita tentang dua saudara yang terpisah dan baru bertemu setelah belasan bahkan puluhan tahun juga terjadi. Seperti kisah yang dialami Adryani Iwani Ibeni Yanin dan Noratirah Husin.

Keduanya terlahir kembar namun terpaksa berpisah selama 20 tahun. Kondisi ini terjadi akibat kelalaian petugas kesehatan di rumah sakit tempat mereka dilahirkan.

Mereka baru mengetahui fakta yang sebenarnya pada September 2020 lalu setelah melakukan tes deoxyribonucleic acid (DNA).

Lihat Wajah Mirip di Supermarket, Ternyata Kembaran yang `Hilang` 20 Tahun Lalu
Adryani Iwani (kiri), Adrayana Iwani (tengah), Dan Noratinah (kanan) (Foto: Hmetro.com.my)
2 dari 6 halaman

Pertama Kali Terungkap

 Kisah Anak Kembar
© Foto: hmetro.com.my

Adryani mengatakan kejadian itu pertama kali terungkap ketika ia mengikuti kelas motivasi. Kala itu, ia tak sengaja bertemu dengan salah satu siswa dari sekolah lain yang menyatakan jika wajah Adriyani sangat mirip dengan teman sekolahnya, Noratinah.

" Saya kemudian meminta foto Noratinah dari siswa tersebut sebelum ia membagikan akun Instagram (IG) Noratirah yang dikatakan identik dan seumuran dengan saya," ungkap Adryani.

Mengetahui hal tersebut, Adryani pun segera memberitahu saudara perempun dan sang mama. Saudara perempuannya itu juga mengakui kemiripan wajah Adryani dan Noratinah.

Namun, sang mama merasa mereka tidak mirip. Sehingga Adryani pun melupakan kejadian tersebut.

3 dari 6 halaman

Bertemu di Supermarket

Namun, kisah mereka tak berhenti sampai disana. Keduanya pun bertemu pertama kali di sebuah supermarket di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia pada Maret 2019.

Adryani dan Noratirah sama-sama tercengang melihat kemiripan mereka yang signifikan dari segi wajah dan bentuk tubuh.

" Saya kaget, sebelumnya saya hanya mendengar dari teman-teman bahwa ada orang yang memiliki wajah yang sama dengan saya, setelah melihatnya, eh ... ada orang yang berwajah sama dengan saya. Saya belum pernah menghadapi hal seperti itu sebelumnya," tutur Adryani.

Namun, keduanya tak saling menyapa. Dan mereka pun saling berlalu begitu saja.

4 dari 6 halaman

Miliki Tanggal Lahir Sama

 Kisah Anak Kembar
© Foto: hmetro.com.my

Kisah mereka pun berlanjut ketika salah seorang Adryani memberitahunya jika tanggal lahirnya sama dengan Noratinah, yakni 19 Agustus. Hal tersebut terungkap saat Noratirah mengunggah momen perayaan ulang tahunnya di media sosial.

Tak lama kemudian, Adryani pun dihubungi Noratinah lewat Instagram. Mereka saling ngobrol hingga akhirnya menemukan banyak kesamaan yang tak bisa dianggap hanya kebetulan semata.

 

5 dari 6 halaman

Lakukan Tes DNA

Setelah berdiskusi, kedua keluarga sepakat untuk melakukan tes DNA di Rumah Sakit Universiti Sains Malaysia (HUSM) Kubang Kerian, Kelantan.

Adryani menjelaskan, tes DNA dilakukan dengan menggunakan sampel darah yang melibatkan dirinya; sang ibu (Siti Aminah Ismail, 66); Adryana Iwani; Noratirah beserta ayah Noratirah, Husin Omar.

“ Saat hasilnya keluar, kami sangat kaget terutama mama yang duduk dan menangis setelah mengetahui hasil tes DNA 99,99 persen menunjukkan saya dan Noratirah adalah anak kembar, anak dari Ibeni Yanin Mohd Salleh dan Siti Aminah," jelas Adryani.

Kakak Adryani Iwani, Ayu Haryani, mengatakan berdasarkan catatan di akta kelahiran, Noratirah lahir pada pukul 1.14 WIB, disusul Adryana Iwani (1.27 WIB) dan kemudian Adryani Iwani (1.34 WIB).

6 dari 6 halaman

Tetap dianggap Keluarga

 Kisah Anak Kembar
© Foto: hmetro.com.my

Meski hasil tes DNA sudah diketahui, Ayu Haryani mengatakan, keluarganya tetap menganggap Adryana Iwani bagian dari sembilan saudara kandungnya dan akan memintanya tetap tinggal bersama karena saudara-saudara yang lain sudah menikah.

" Ibu kandungnya sudah tiada, sedangkan ayahnya meninggal setelah dua bulan menjalani tes DNA," kata Ayu Haryani.

Sementara itu, Noratirah yang sebelumnya tinggal bersama 'ayahnya' di Kampung Pulau Kundur, Kota Bharu telah pindah dan tinggal bersama keluarga kandungnya di Kampung Langgar, Kota Bharu sejak Januari lalu.

(Sumber: hmetro.com.my)

Join Dream.co.id