Bacaan Doa Pengantin Baru, Keutamaan dan Macam-Macam Hukum Menikah

Your Story | Selasa, 24 Mei 2022 19:00

Reporter : Arini Saadah

Membaca doa pengantin baru, berarti kita turut mendoakan agar rumah tangga sang pengantin menjadi sakinah, mawadah dan warahmah.

Dream – Menikah adalah penyempurna ibadah bagi umat Islam. Menurut hadis Rasulullah, dengan menikah maka sempurnalah iman seseorang.

Tentu saja pernikahan merupakan fase kehidupan yang sangat membahagiakan. Kebahagiaan tidak hanya bagi pasangan yang menikah, tapi juga orang-orang yang menyaksikannya terutama keluarga dan sahabat. Tak heran banyak orang memanjatkan doa untuk pengantin yang menikah.

Apalagi jika sudah lama menantikan sang pujaan, hingga sampai berakhir di pelaminan. Hal ini sangat membahagiakan bagi pasangan yang bersusah payah memperjuangkan hubungan hingga akhirnya bisa dipertahankan.

Ketika menyaksikan sahabat, keluarga, atau kerabat menjadi pengantin, kadang kita turut merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan. Maka sebaiknya kita memberikan doa-doa yang terbaik buat kedua mempelai.

Doa pengantin baru sangat perlu dipanjatkan oleh orang-orang yang menyaksikannya. Dengan membaca doa pengantin baru, berarti kita turut mendoakan agar rumah tangga sang pengantin menjadi sakinah, mawadah dan warahmah.

Jika Sahabat Dream menghadiri pernikahan kerabat atau sahabat, biasakan untuk memberikan doa pengantin baru berikut ini.

Bacaan Doa Pengantin Baru, Keutamaan dan Macam-Macam Hukum Menikah
Ilustrasi Pengantin Baru. (Foto: Freepik.com)
2 dari 7 halaman

Keutamaan Menikah

Mengetahui doa pengantin baru memang sangat penting. Namun sebelumnya kamu juga perlu memahami keutamaan menikah menurut agama Islam.

  1. Bisa menjaga hawa nafsu dan menghindarkan diri dari perbuatan yang dibenci Allah SWT, yakni berzina.
  2. Keutamaan menikah yang selanjutnya adalah bisa membuat hati menjadi tenteram, lantaran tujuan hidupnya bisa lebih terarah dengan mempuanyai keluarga yang bahagia.
  3. Menikah adalah bagian dari sunnah Rasulullah Saw. Beliau juga menganjurkan kepada umatnya yang sudah mampu dari segi fisik, mental, dan finansial untuk menyegerakan menikah.
  4. Menikah adalah upaya untuk menyempurnakan Agama.
3 dari 7 halaman

Macam-macam Hukum Menikah

Sebelum merinci tentang doa untuk pengantin, sebaiknya kamu juga perlu memahami hukum menikah menurut agama Islam. Menurut Sa‘id Mushtafa Al-Khin dan Musthafa al-Bugha dalam Kitab Al-Fiqhul Manhaji ‘ala Madzhabil Imamis Syafi’i, hukum nikah menurut syara' berbeda-beda, tidak hanya satu. Hukum ini mengikuti kondisi seseorang secara kasuistik.

“ Hukum nikah secara syara’. Nikah memiliki hukum yang berbeda-beda, tidak hanya satu. Hal ini mengikuti kondisi seseorang (secara kasuistik)."

1. Sunnah untuk Menikah

Hukum yang pertama adalah sunnah, sebab menikah sangat dianjurkan oleh Rasulullah kepada orang yang mampu melaksanakannya. Hadits Nabi Saw riwayat Imam Bukhari nomor 4779 disebutkan: “ Wahai para pemuda, jika kalian telah mampu, maka menikahlah. Sungguh menikah itu lebih menenteramkan mata dan kelamin. Bagi yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa bisa menjadi tameng baginya.”

2. Sunah untuk Tidak Menikah

Hukum ini menyatakan bahwa lebih utama untuk meninggalkan untuk menikah. Kondisi ini berlaku bagi orang yang sebenarnya ingin menikah tetapi tidak memiliki kelebihan harta untuk menikah dan menafkahi istri serta keluarga.

Jika masih dalam kondisi ini sebaiknya seseorang menyibukkan dirinya untuk mencari nafkah, beribadah dan berpuasa sambil memohon kepada Allah agar mecukupinya hingga memiliki kemampuan untuk menikah.

Sebagaimana firman Allah dalam Surat An-Nur ayat 33: “ Dan orang-orang yang tidak mampu menikah, hendaklah menjaga kesucian (diri)nya, sampai Allah memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.”

4 dari 7 halaman

3. Makruh Menikah

Hukum menikah yang ketiga adalah makruh. Hukum ini berlaku bagi seseorang yang memang tidak ingin menikah, entah karena watak, pemikiran, atau karena penyakit tertentu.

Selain itu, ia juga tidak punya cukup harta untuk menafkahi istrinya dan keluarganya. Apabila dipaksa menikah, malah dikhawatirkan hak dan kewajiban dalam pernikahan tidak terpenuhi.

4. Lebih Utama Jika Tidak Menikah

Hukum ini berlaku bagi umat Muslim yang sebenarnya mampu menafkahi istri dan keluarganya, tetapi sedang dalam kondisi tidak membutuhkan nikah karena sibuk menuntut ilmu, bekerja atau sebagainya.

5. Lebih Utama untuk Menikah

Hukum yang terakhir ini berlaku bagi seorang Muslim yang memiliki kemampuan menafkahi istri dan keluarganya. Di samping itu ia juga tidak disibukkan hal lain seperti menuntut ilmu atau beribadah. Maka sebaiknya orang dalam kondisi ini lebih utama untuk melaksanakan pernikahan.

5 dari 7 halaman

Bacaan Doa Pengantin Baru

1. Doa Pengantin Baru saat Hadiri Walimah

Setelah mengetahui keutamaan dan hukum-hukum tentang pernikahan, kemudian dilanjutkan dengan bacaan doa pengantin baru saat momen pernikahan.

Saat menghadiri undangan pernikahan, kamu bisa membaca doa pengantin baru berikut ini agar kehidupan rumah tangga mempelai diberi kebaikan dan keberkahan.

بَارَكَ اللهُ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنَّا فِي صَاحِبِهِ أَللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Bârakallâhu likulli wâhidin minnâ fî shâhibihi. Allahumma innî as`aluka khairahâ wa khaira mâ jabaltahâ ‘alaihi wa a’ûdzu bika min syarrihâ wa min syarri ma jabaltahâ ‘alaihi.

Artinya:

“ (Semoga) Allah memberkahi masing-masing dari kita dengan pasangannya. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebaikannya dan kebaikan pasangannya, dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan pasangannya."

6 dari 7 halaman

2. Doa Pengantin Baru yang Sedang Bulan Madu

Bulan madu merupakan momen yang membahagiakan setelah prosesi mengucap ijab qobul di depan penghulu. Jika kamu mendapati pengantin yang baru menikah dan sedang berbulan madu, sebaiknya berikan doa-doa yang baik untuk mereka. Menurut riwayat Imam Bukhari dari Anas bin Malik RA, berikut bacaan doa untuk pengantin yang sedang bulan madu:

كَيْفَ وَجَدْتَ أَهْلَكَ بَارَكَ اللَّهُ لَكَ

Kaifa wajadta ahlaka, barakallahu laka.

Artinya:

" Bagaimana engkau mendapatkan pasanganmu? Semoga Allah memberkahimu."

3. Doa Pengantin Baru Sesudah Akad Nikah

Selain doa-doa untuk pengantin di atas, ada pula doa untuk pengantin yang bisa dibaca ketika pasangan pengantin selesai melaksanakan prosesi akad nikah. Simak bacaan doanya di bawah ini:

  بَارَكَ اللهُ لَكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ. بَارَكَ اللهُ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْكُمَا فِيْ صَاحِبِهِ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ

Baarakallahu laka wa jama’a bainakuma fi khairin. Baarakallahu likulli wahidin minkuma fi shahibihi wa jama’a bainakuma fi khairin.

Artinya:

“ Berkah Allah (semoga tercurahkan) bagimu. Dan (semoga) Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan. Berkah Allah (semoga tercurahkan) bagi masing-masing kalian berdua atas pasangannya, dan (semoga) Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.

7 dari 7 halaman

Keutamaan Membaca Doa Pengantin Baru

Doa pengantin baru memiliki makna yang juga perlu untuk dipahami. Sebab doa-doa untuk pengantin ini memiliki makna dan doa agar pasangan pengantin diberikan keberkahan rezeki, kebahagiaan keluarga dan keturunan yang salih salihah.

1. Dilimpahi Rezeki yang Berkah

Keutamaan doa pengantin baru yang pertama adalah keberkahan rezeki. Diharapkan rezeki yang diperoleh oleh pasangan pengantin akan lebih sempurna jika mendapatkan berkah juga dari Allah SWT. Sehingga rezeki tersebut bisa bermanfaat. Hal ini seperti dijelaskan dalam firman Allah SWT melalui surat An-Nur ayat 32 berikut ini:

 “ Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur: 32).

2. Keluarga yang Tenteram dan Bahagia

Doa pengantin baru dibaca juga sebagai mantra agar kehidupan rumah tangga sang pengantin diberikan ketenteraman dan kebahagiaan. Dalam Islam sendiri saat memberikan doa pengantin biasanya tak ketinggalan untuk mengucapkan Sakinah, mawaddah, warahmah. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Ar-Rum ayat 21 berikut ini:

“ Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (Ar-Rum: 21).

3. Diberikan Keturunan Salih/Salihah

Pasangan yang sudah menikah biasanya turut mendambakan keturunan untuk melengkapi kebahagiaan keluarga mereka. Tak hanya itu saja, pasangan suami-istri juga akan mengharapkan keturunannya kelak adalah seorang anak yang sholeh atau sholehah. Oleh karena itu, dalam doa pengantin pun juga mengharapkan agar keturunan sang pengantin mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Join Dream.co.id