Baca Ucapan Salam di WhatsApp Grup, Berdosakah Bila Tak Ikut Menjawab?

Your Story | Selasa, 17 Mei 2022 06:00

Reporter : Eko Huda S

Ada kalanya anggota grup membuka percakapan di WhatsApp Group dengan mengucapkan salam. Haruskah semua penghuni WAG menjawabnya?

Dream - Sahabat Dream pasti menjadi salah satu anggota dari WhatsApp Grup (WAG) yang berisi teman kuliah, masa sekolah, atau mungkin rekan kerja. Dengan WAG kita bisa lebih cepat mengirimkan pesan yang bisa dibaca orang banyak.

Seperti saat bertemu muka, banyak juga anggota WAG yang memulai pesannya dengan mengucapkan salam (Assalamualaikum Wr. Wb).

Dalam situasi bertemu langsung, kita tentu diwajibkan untuk menjawab salam dari orang yang mengucapkannya. Namun bagaimana jika pesan itu disampaikan diaplikasi perpesanan?

Pertanyaan inilah yang disampaikan seorang penanya bernama Antoni dari Lampung seperti dikutip Dream dari laman lampung.nu.or.id.

 

Baca Ucapan Salam di WhatsApp Grup, Berdosakah Bila Tak Ikut Menjawab?
(Foto: Shutterstock)
2 dari 3 halaman

Anjuran Tentang Menjawab Salam

Ustadzah Yulia Ulfa, seorang Pengasuh Majelis Taklim Ar-Raudah menjawab pertanyaan itu dengan menjelaskan terlebih dahulu tentang hak seorang muslim terhadpa muslim lainnya.

Terhadap 6 hak muslim terhadap muslim lainnya seperti diterangkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Muslim. Keenam hak tersebut adalah Apabila engkau bertemu ucapkanlah salam padanya, Apabila diundang penuhilah undangannya, dan apabila engkau dimintai nasehat maka berilah nasehat kepadanya.

Tiga hak lainnya adalah apabila dia bersin lalu dia memuji Allah (mengucapkan alhamdulillah) doakan lah dia dengan yarhamukallah, apabila sakit maka jenguklah dia, dan apabila meninggal dunia iringilah jenazahnya.

 

3 dari 3 halaman

Hukum Menjawab Salam di WAG

Dari penjelaskan tersebut, bagaimana kaitannya dengan menjawab salam yang disampaikan melalui WAG atau aplikasi lainnya. Ustadzah Yulia menerangkan hukum menjawab salam itu adalah fardhu kifayah.

Rujukannya adalah sabda nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Abu Dawud yang berbunyi: “ Sudah cukup bagi jamaah (sekelompok) orang) jika mereka lewat maka salah seorang dari mereka memberi salam dan sudah cukup salah seorang dari sekelompok orang yang duduk membalas salam tersebut”.

Hadist tersebut diperkuat dengan penjelasan Imam Nawawi ra yang menjelaskan lewat sebuah hadist yang diriwyatkan Muslim.

" Bila salam diucapkan untuk seorang muslim maka menjawab salam atas mereka hukumnya fardhu kifayah. Artinya bila sudah ada seorang diantara mereka yang menjawab salam maka yang lainnya tidak terbebani kewajiban untuk menjawab salam. Namun yang lebih utama adalah hendaknya setiap orang yang ada dalam rombongan tersebut memulai untuk memberi salam dan setiap diantara mereka menjawab salam." (HR:Muslim).

Join Dream.co.id