Ayah Suruh Bersihkan Rumah karena Akan Banyak Tamu, Rupanya...

Your Story | Kamis, 16 Juli 2020 08:31
Ayah Suruh Bersihkan Rumah karena Akan Banyak Tamu, Rupanya...

Reporter : Sugiono

Kisahnya bikin sedih.

Dream - Kehilangan orang yang dicintai itu memang sulit untuk diterima, apalagi jika itu terjadi di depan mata dan dalam waktu sekejap.

Itulah yang dialami gadis Malaysia bernama Syawal. Dia membagikan kisah sedih kehilangan ayah tercinta melalui Twitter baru-baru ini.

Syawal semakin sedih jika teringat pesan sang ayah sebelum menghembuskan napas terakhir karena serangan jantung.

2 dari 5 halaman

Firasat yang Tak Terduga

Menurut Syawal, dia bersama almarhum pada saat terakhir. Saat itu almarhum seolah tidak ingin melepaskan pegangan tangannya.

Bahkan, lebih sedihnya lagi, pada hari kejadian mereka sempat menikmati makan siang terakhir bersama.

Tanpa disadari, saat makan siang itu almarhum sebenarnya telah memberikan 'tanda' bahwa akan meninggalkan dunia ini.

3 dari 5 halaman

Banyak Tamu yang Akan Datang

Sang ayah meminta Syawal untuk membersihkan rumah karena banyak tamu yang akan datang ke rumah mereka.

Waktu ayahnya bicara begitu, Syawal berpikir mungkin itu berkaitan dengan menyambut hari raya Idul Adha.

Menurut Syawal, sudah menjadi tradisi keluarga, saudara-saudara akan datang di hari raya kurban tersebut.

4 dari 5 halaman

Meninggal Sambil Pegangi Tangan

" Sambil berbicara, Ayah memegang tanganku seolah tak ingin lepas," tulis Syawal.

Namun ketika asyik berbicara, ayahnya tiba-tiba kena serangan jantung. Sudah ditolong dengan alat bantu pernafasan atau CPR tapi tak membantu sama sekali.

Tepat jam 6.30 sore pada 12 Juli 2020, ayah Syawal dikabarkan telah meninggal dunia sambil menggenggam tangan putrinya itu.

5 dari 5 halaman

Doa dan Tangis Netizen

Postingan Syawal mengundang rasa sedih dan simpati dari netizen. Mereka turut mendoakan almarhum ayahnya.

Ikut menangis saat membaca kisahnya.

" Aku baca tiba-tiba terasa mau menangis. Ayahku juga telah tiada, meninggalkan keluarga kami saat aku berusia 5 tahun.

" Cobalah untuk kuat, ya Sis! Doakan yang baik untuk arwah ayahnya. Setiap kali buat kebaikan jangan lupa niatkan untuknya," tulis seorang netizen.

Kasih sayang Allah ternyata lebih besar.

" Innalillahi wainna lillahiroji'un. Ingat, berapa pun besarnya rasa sayang kita kepada Bapak/Ibu, kasih sayang Allah pasti lebih besar.

" Tetap kuat dan tabah. Ayahmu pasti bangga karena bisa mendidik anak menjadi kuat menghadapi hidup. Semoga urusan keluargamu dimudahkan," tulis netizen lainnya.

Sumber: Siakapkeli.my

Join Dream.co.id