Kisah Adik-Kakak Mencuri karena Lapar

Your Story | Selasa, 9 Desember 2014 06:06
Kisah Adik-Kakak Mencuri karena Lapar

Reporter : Ayik

Sosok orangtua yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru melarikan diri dan tak bertanggung jawab atas kehadiran mereka.

Dream - Hari masih terlalu pagi untuk ketiga bocah menelusuri jalan raya. Langkah kecil mereka seolah lelah menahan kantuk, mata pun terlihat masih sayup. Kedua lelaki yang lebih besar usianya menggandeng erat adik perempuan yang nampak paling lelah.

Hampir setiap pagi adik kakak ini menelusuri jalan arah pasar. Ketidakadaan biaya memaksa mereka untuk mencuri uang dan makanan di sekitar pasar. Rasa lapar yang mendorong mereka melakukan hal tak terpuji itu.

Sosok orangtua yang seharusnya menjadi tempat berlindung justru melarikan diri dan tak bertanggung jawab atas kehadiran mereka. Sang ayah yang bekerja sebagai kuli pasar di sebuah pasar di kota besar, sedangkan ibu pergi entah kemana saat si bungsu berusia 6 bulan. Sempat terdengar kabar jika ibu pergi ke luar negeri untuk menjadi TKW.

Kakak beradik itu terus berusaha untuk bertahan hidup ditengah kesulitan yang mereka hadapi. Walau dalam hati seakan menjerit. " Ayah dimana dirimu, ibu mengapa kau tinggalkan kami," jerit hati mereka.

Penasaran dengan kisah kakak beradik ini? Yuk simak kisahnya Baca di sini (Ism)

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

 

Terkait
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan
Join Dream.co.id