Bayar Utang Atau Sedekah?

Your Story | Jumat, 28 Juni 2019 20:00

Reporter : Ahmad Baiquni

Utang dan sedekah sama-sama pengeluaran, meski fungsinya berbeda.

Dream - Anjuran untuk menjalankan sedekah bagi umat Islam sudah banyak tersiar. Baik itu dari rekan, tetangga, ataupun para ustaz di sekeliling kita.

Pun dengan dalilnya, sangat banyak. Ada yang tertuang dalam Alquran, ada dalam hadis, apalagi pendapat ulama.

Namun demikian, sedekah merupakan satu dari sekian banyak urusan dalam hidup manusia. Lebih tepatnya berkaitan dengan rezeki dan kemampuan keuangan seseorang, meskipun bersedekah tidak melulu soal uang.

Tidak bisa dipungkiri, setiap orang berhadapan dengan beragam masalah dalam kehidupan mereka. Salah satunya berkaitan dengan persoalan keuangan.

Karena kebutuhan yang menuntut dipenuhi sementara seseorang tak punya uang, utang menjadi jalan alternatif menyelesaikan masalah. Mereka pun punya beban untuk mengembalikan pinjaman itu.

Utang dan sedekah, meski berbeda dalam banyak hal, keduanya adalah pengeluaran. Lantas, mana yang lebih baik didahulukan antara bayar utang atau sedekah? 

Bayar Utang Atau Sedekah?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
2 dari 6 halaman

Sedekahlah Jika Lapang

Dikutip dari NU Online, dalam hadis riwayat Imam Bukhari, Rasulullah Muhammad SAW bersabda demikian.

" Sedekah yang paling baik adalah melakukan sedekah dalam kondisi tercukupi, mulailah dari orang yang wajib kamu nafkahi."

Imam Bukhari memberikan penjelasan khusus mengenai lebih baik mendahulukan yang mana antara utang dengan sedekah.

" Bab menjelaskan tidak dianjurkannya sedekah kecuali dalam kondisi tercukupi. Barang siapa yang bersedekah, sedangkan dia dalam keadaan membutuhkan atau keluarganya membutuhkan atau ia memiliki tanggungan utang, maka utang lebih berhak untuk dibayar daripada ia bersedekah, memerdekakan budak, dan hibah. Dan sedekah ini tertolak baginya."

Penjelasan ini menerangkan begitu pentingnya melunasi utang. Bahkan sedekah bisa tertolak apabila seseorang masih memiliki beban utang yang belum dilunasi.

 

3 dari 6 halaman

Sedekah Bisa Haram Jika...

Para ulama fikih Mazhab Syafi'i menyatakan bersedekah ketika punya utang justru menyalahi kesunahan. Bahkan sedekah bisa jadi haram jika utang hanya bisa dilunasi dengan harta yang akan disedekahkan.

Hal ini seperti dijelaskan oleh Syeikh Khatib Asy Syirbini dalam kitabnya Al Mughni Al Muhtaj.

" Seseorang yang memiliki utang atau ia tidak punya utang namun berkewajiban menafkahi orang lain, maka disunnahkan baginya untuk tidak bersedekah sampai ia membayar tanggungan yang wajib baginya. Sebab bersedekah tanpa (disertai) membayar tanggungannya adalah menyalahi kesunnahan."

Berbeda jika utang bisa lunas dari harta lain, maka dibolehkan bersedekah. Selama utangnya belum sampai pada tanggal jatuh tempo pelunasan.

 

4 dari 6 halaman

Jika Harta Tak Mungkin Bisa Lunasi Utang

Namun demikian, jika harta yang dimiliki tidak memungkinkan untuk melunasi utang atau misalnya harta yang disedekahkan bernilai ringan atau remeh, maka sedekah tetap dianjurkan.

Syeikh Syamsuddin Ar Ramli dalam Nihayah Al Muhtaj memberikan penjelasan yang begitu terang mengenai hal ini.

" Keharaman ini tidaklah bersifat mutlak. Sebab tidak akan mungkin ada ulama yang berpandangan bahwa orang yang memiliki tanggungan, ketika ia bersedekah roti atau harta yang serupa, sekiranya ketika harta tersebut tetap maka ia tidak akan menyerahkan harta tersebut untuk pembayaran utangnya (karena terlalu sedikit), (tidak ada ulama yang berpandangan) bahwa menyedekahkan roti tersebut tidak disunahkan. Karena yang dimaksud (tidak sunahnya bersedekah ketika mempunyai utang) adalah menyegerakan untuk terbebas dari tanggungan lebih baik daripada melakukan kesunahan dalam skala umum."

(ism, Sumber: NU Online.)

5 dari 6 halaman

Doa Saat Membayar Lunas Utang, Dianjurkan Rasulullah

Dream - Utang kerap menjadi jalan keluar ketika seseorang menghadapi kesulitan keuangan. Muamalah ini memang dibolehkan dalam Islam.

Jika ditelisik lebih dalam, terdapat unsur positif dalam utang. Lewat utang, seseorang mendapat bantuan dari orang lain untuk meringankan bebannya.

Tentu saja, utang adalah bentuk pinjaman. Orang yang mendapat utang diharuskan mengembalikan uang atau barang kepada pemiliknya.

Menjadi kebahagiaan tersendiri bagi mereka yang bisa melunasi pinjamannya. Beban utangnya berkurang sehingga hidupnya terasa ringan.

Karena utang bisa dikatakan sebagai bentuk pertolongan orang lain, sangat dianjurkan untuk membalas kebaikannya. Salah satunya dengan mendoakan dengan doa ini.

 

6 dari 6 halaman

Doa Saat Lunasi Utang

 Doa ketika melunasi utang© dream.co.id

Barakallahu la fi ahlika wa malika wa jazaka khairan.

Artinya,

" Semoga Allah menurunkan keberkahan bagimu terutama untuk keluarga dan hartamu dan semoga Allah membalasmu dengan kebaikan-Nya.

(ism)

Join Dream.co.id