7 Tahun Berlalu, Anak Autis Kunjungi Makam Ibu demi Bisa Peluk Nisan

Your Story | Kamis, 11 Juni 2020 15:00
7 Tahun Berlalu, Anak Autis Kunjungi Makam Ibu demi Bisa Peluk Nisan

Reporter : Sugiono

Anak berusia 11 tahun ini ditinggal ibu untuk selamanya saat masih berusia 4 tahun.

Dream - Sebuah foto yang menunjukkan seorang anak autis memeluk batu nisan di makam ibunya mengundang iba di kalangan netizen.

Bocah itu bernama Afiq Akhtar. Dia masih berusia 11 tahun. Sang bibi, Fatin Hanani Mohd Fauzai, membawa Afiq untuk mengunjungi makam ibunya atas permintaan anak itu.

Menurut Fatin, kakaknya yang juga ibu Afiq meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan pada 23 Juli 2013.

" Kakak saya meninggal pada 14 Ramadhan tahun 2013. Waktu itu dia dalam perjalanan ke tempat kerja," kata Fatin.

2 dari 4 halaman

Ibu Meninggal Saat Usia 4 Tahun

Ibunda Afiq keluar rumah usai sahur. Tapi pada jam 7.45 pagi datang kabar kecelakaan.

Menurut Fatin, waktu itu Afiq umur empat tahun, sedangkan adiknya berusia dua tahun.

Sudah tujuh tahun berlalu, Afiq, adik, dan ayahnya, sekarang tinggal bersama keluarga Fatin di Tumpat, Kelantan, Malaysia.

3 dari 4 halaman

Tak Mau Lepas Batu Nisan Makam Ibu

Tentang foto yang viral di Facebook, Fatin mengatakan itu dimulai ketika Afiq minta diantar ke makam ibunya yang dia panggil Umi.

" Malam sebelumnya dia minta diantar. Keesokan paginya, setelah selesai mandi, kami berangkat ke makam. Saya selalu merekam apa yang dilakukan," kata Fatin.

Pagi itu, kata Fatin, Afiq lebih banyak diam. Afiq terus memeluk dan menciumi batu nisan makam ibunya, seolah tak ingin melepaskannya.

4 dari 4 halaman

Suka Bertanya tentang Ibu

Kata Fatin, keponakannya sering bertanya tentang ibunya, seperti 'Mengapa Umi meninggal?', 'Kenapa Umi tak ada?'.

" Afiq memang suka bertanya mengenai almarhumah ibunya. Dia sepertinya rindu dengan ibunya," kata Fatin.

Fatin sendiri tidak menyangka jika postingan di laman Facebook Autisme Malaysia yang viral dan membuat netizen ikut sedih.

Banyak netizen yang ikut menyatakan kesedihan, tak sedikit juga yang berdoa agar Afiq tabah menjalani hidup tanpa ibunya.

Sumber: mStar.com.my

Join Dream.co.id