60 Kata-Kata Mutiara Umar bin Khattab Tentang Takdir, Cinta, dan Kehidupan

Your Story | Kamis, 4 Maret 2021 09:40
60 Kata-Kata Mutiara Umar bin Khattab Tentang Takdir, Cinta, dan Kehidupan

Reporter : Reni Novita Sari

Inilah kata-kata mutiara Umar bin Khattab agar hidupmu menjadi lebih baik

Dream - Umar bin Khattab merupakan salah satu sahabat Nabi sekaligus kholifah ke dua menggantikan Abu Bakar. Umar bin Khattab dikenal sebagai sosok yang sangat pemberani, bijaksana, dan sangat menginspirasi.

Umar juga dikenal sebagai ahli hukum islam yang sholeh dan adil, karenanya ia mendapat julukan Al - Faruq ( orang yang membedakan antara benar dan salah). Sekalipun Umar bin Khattab menyandang sebagai kholifah yang sangat disegani pada masa itu, gaya hidup beliau tetaplah sederhana dan jauh dari penampilan penguasa pada zaman itu.

Selain akhlaknya yang mulia, perkataan - perkataan beliau juga penuh dengan nasehat, baik itu tentang hidup, wanita, jodoh, cinta, teman, dan sebagainya. Karena sosoknya yang begitu istimewa, menjadikan Umar bin Khattab sebagai panutan. Nah, untuk kamu ingin mendapatkan nasihat-nasihat mulia dari Umar bin Khattab, berikut ini adalah kata-kata Mutiara Umar bin Khattab yang berisi banyak hikmah dan makna kehidupan.

2 dari 5 halaman

Kata-Kata Mutiara Umar bin Khattab

 Ilustrasi
© foto: Instagram/@katamutiarainspiratif

" Dari begitu banyak sahabat, aku tak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Aku memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezeki, tapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar" .

" Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah keadaan tenang dan sabar" .

" Manusia yang berkal adalah manusia yang suka menerima dan meminta nasihat" .

" Bila engkau hendak memuji seseorang, maka pujilah Allah. Karena tiada seorang manusia pun di dunia yang lebih banyak dalam memberi kepadamu dan lebih santun lembut kepadamu selain Allah" .

" Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku" .

" Jangan berlebihan dalam mencintai sehingga menjadi keterikatan, jangan pula berlebihan dalam membenci sehingga membawa kebinasaan" .

" Jikalau kita letih karena kebaikan maka sesungguhnya keletihan itu akan hilang dan kebaikan akan kekal. Namun, jikalau kita bersenang-senang dengan dosa, maka sesungguhnya kesenangan itu akan hilang dan dosa itu akan kekal" .

" Jangan bersedih atas apa yang telah berlalu, kecuali kalau itu bisa membuatmu bekerja lebih keras untuk apa yang akan datang" .

" Terkadang, orang dengan masa lalu paling kelam akan menciptakan masa depan yang paling cerah" .

" Aku khawatir akan datangnya hari di mana orang-orang yang tidak beriman merasa bangga dengan kedustaannya, sementara orang-orang yang beriman malu dengan keimanannya" .

" Aku tidak pernah sekalipun menyesali diamku. Tetapi, aku berkali-kali menyesali bicaraku" .

" Apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku" .

" Mahkota seseorang adalah akalnya, derajat seseorang adalah agamanya, sedangkan kehormatan seseorang adalah budi pekertinya" .

" Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah akan datangnya hari besar ditampakkannya amal" .

" Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata lemah lembut" .

3 dari 5 halaman

Kata-Kata Mutiara Umar bin Khattab

 Ilustrasi
© foto: Instagram/@katamutiarainspiratif

" Menjauhi dosa itu lebih ringan daripada menanggung rasa sakit dari sebuah penyesalan" .

" Jadilah orang yang bermartabat, jujur dan selalu menyampaikan kebenaran" .

" Mohonlah pertolongan kepada Allah agar menolong kalian melawan nafsu jahat kalian. Sama seperti kalian memohon pertolongan dalam melawan musuh-musuh kalian" .

" Sabar adalah bahan ramuan paling menyehatkan dalam hidup kita" .

" Tidak ada jalinan hubungan antara Allah dengan siapapun kecuali melalui ketaatan kepada-Nya" .

" Jika pasanganmu sedang marah, maka kamu harus tenang. Karena ketika satu di antaranya adalah api, maka satu yang lainnya harus bisa menjadi air yang bisa meredam amarah tersebut" .

" Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al-Qur'an. Tapi, lihatlah kepada mereka yang perilakunya sesuai dengan Al-Qur'an" .

" Bila engkau menemukan celah pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu, karena celahmu lebih banyak darinya" .

" Cara terbaik untuk mengalahkan seseorang adalah mengalahkannya dengan kesopanan" .

" Aku tidak peduli atas keadaan susah dan senangku, karena aku tidak tahu manakah di antara keduanya itu yang lebih baik bagiku" .

" Duduklah bersama orang-orang yang mencintai Allah. Itu karena bergaul bersama orang seperti mereka akan mencerahkan pikiran" .

" Ilmu ada tiga tahapan. Jika seseorang memasuki tahapan pertama, maka dia akan sombong. Jika dia memasuki tahapan kedua, maka dia akan rendah hati. Dan jika dia memasuki tahapan ketiga, maka dia akan merasa bahwa dirinya tidak ada apa-apanya" .

" Hindarilah sifat malas dan bosan karena keduanya kunci keburukan. Sesungguhnya jika engkau malas, engkau tidak akan banyak melaksanakan kewajiban. Jika engkau bosan, engkau tidak akan tahan dalam menunaikan kewajiban" .

" Perbanyaklah mengingat Allah, karena itu adalah obat. Janganlah buat dirimu terlalu banyak mengingat manusia, karena itu adalah penyakit" .

" Orang yang tidak dapat menguasai matanya maka hatinya tidak ada harganya" .

4 dari 5 halaman

Kata-Kata Mutiara Umar bin Khattab

 Ilustrasi
© foto: Instagram/@katamutiarainspiratif

“ Tidak ada rasa bersalah yang dapat mengubah masa lalu dan tidak ada kekhawatiran yang dapat mengubah masa depan. – Umar bin Khattab

Jangan berlebihan dalam mencintai sehingga menjadi keterikatan, jangan pula berlebihan dalam membenci sehingga membawa kebinasaan. – Umar bin Khattab

Jikalau kita letih karena kebaikan, maka sesungguhnya keletihan itu akan hilang dan kebaikan akan kekal. Namun jikalau kita bersenang-senang dengan dosa, maka sesungguhnya kesenangan itu akan hilang dan dosa itu akan kekal. – Umar bin Khattab

Apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku. – Umar bin Khattab

Mahkota seseorang adalah akalnya. Derajat seseorang adalah agamanya. Sedangkan kehormatan seseorang adalah budi pekertinya. – Umar bin Khattab

Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata lemah lembut. – Umar bin Khattab

Aku khawatir akan datangnya hari di mana orang-orang yang tidak beriman merasa bangga dengan kedustaannya, sementara orang-orang yang beriman malu dengan keimanannya. – Umar bin Khattab

Jangan bersedih atas apa yang telah berlalu, kecuali kalau itu bisa membuatmu bekerja lebih keras untuk apa yang akan datang. – Umar bin Khattab

Ketahuilah sabar itu ada dua. Yang satu lebih utama daripada yang lain. Sabar pada waktu musibah itu baik. Yang lebih baik daripadanya lagi ialah sabar (menahan diri) dari yang diharamkan Allah. – Umar bin Khattab

Jadilah orang yang bermartabat, jujur dan selalu menyampaikan kebenaran. – Umar bin Khattab

Sabar adalah bahan ramuan paling menyehatkan dalam hidup kita. – Umar bin Khattab

Berpegang teguhlah pada kebenaran, bahkan meski kebenaran itu akan membunuhmu. – Umar bin Khattab

Jika pasanganmu sedang marah, maka kamu harus tenang. Karena ketika salah satunya adalah api, maka satu yang lainnya harus bisa menjadi air yang bisa meredam amarah itu. – Umar bin Khattab

Dari begitu banyak sahabat, tak kutemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Aku memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala bentuk amal baik, namun tidak mendapati yang lebih baik daripada memberi nasehat yang baik. Aku mencari segala bentuk rezeki, tetapi tidak menemukan rezeki yang lebih baik daripada sabar. – Umar bin Khattab

Lidah akan terus berkata jujur selagi hatinya ikhlas dan luhur. – Umar bin Khattab

5 dari 5 halaman

Kata-Kata Mutiara Umar bin Khattab

 Ilustrasi
© foto: Instagram/@katamutiarainspiratif

Cara terbaik untuk mengalahkan seseorang adalah mengalahkannya dengan kesopanan. – Umar bin Khattab

Barangsiapa yang jernih hatinya, akan diperbaiki pula oleh Allah pada apa yang nyata di wajahnya. – Umar bin Khattab

Biasakan diri dengan hidup susah, karena kesenangan tidak akan kekal selamanya. – Umar bin Khattab

Aku tidak peduli atas keadaan susah dan senangku, karena aku tidak tahu manakah di antara keduanya itu yang lebih baik bagiku. – Umar bin Khattab

Hindarilah sifat malas dan bosan, karena keduanya kunci keburukan. Sesungguhnya jika engkau malas, engkau tidak akan banyak melaksanakan kewajiban. Jika engkau bosan, engkau tidak akan tahan dalam menunaikan kewajiban. – Umar bin Khattab

Umar berkata, “ Suatu negeri akan hancur meskipun dia makmur”. Mereka bertanya, “ bagaimana suatu negeri bisa hancur padahal dia makmur?” Ia menjawab, “ Jika pengkhianat menjadi petinggi dan harta dikuasai orang-orang fasik”. – Umar bin Khattab

Wanita bukanlah pakaian yang bisa kamu kenakan dan kamu tanggalkan sesuka hati. Wanita itu terhormat dan memiliki haknya. – Umar bin Khattab

Terkadang, orang dengan masa lalu paling kelam akan menciptakan masa depan yang paling cerah. – Umar bin Khattab

Janganlah kamu berburuk sangka dari kata-kata tidak baik yang keluar dari mulut saudaramu, sementara kamu masih bisa menemukan makna lain yang lebih baik. – Umar bin Khattab

Aku tidak pernah sekalipun menyesali diamku. Tetapi aku berkali-kali menyesali bicaraku. – Umar bin Khattab

Jangan melupakan diri sendiri saat menyampaikan nasehat kepada orang lain. – Umar bin Khattab

Bila engkau menemukan cela pada seseorang dan engkau hendak mencacinya, maka cacilah dirimu, karena celamu lebih banyak darinya. – Umar bin Khattab

Orang yang paling aku sukai adalah orang yang mau menunjukkan kesalahanku. – Umar bin Khattab

Orang yang mau menunjukkan di mana letak kesalahanmu, itulah temanmu yang sesungguhnya. Sedangkan mereka yang hanya menyebar omong kosong dengan selalu memujimu, mereka sebenarnya adalah para algojo yang justru akan membinasakanmu. – Umar bin Khattab

Barangsiapa menempatkan dirinya di tempat yang dapat menimbulkan persangkaan, maka janganlah menyesal kalau orang berprasangka buruk kepadanya. – Umar bin Khattab

 

 

Join Dream.co.id