5 Amalan Sunnah yang Dilakukan Saat Dengar Azan

Your Story | Jumat, 10 Juli 2020 15:33
5 Amalan Sunnah yang Dilakukan Saat Dengar Azan

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila

Menjawab seruan azan merupakan salah satu sunnah. Ketika kita mendengar lafadz adzan satu persatu, kita membalasnya dengan melafalkan ucapan serupa.

Dream - Azan menjadi penanda masuknya waktu sholat fardhu. Azan dikumandangkan oleh seorang muazin setiap masuk lima waktu sholat.

Secara bahasa, Azan berasal dari kata 'adzina yang memiliki arti mendengar, memperhatikan dan menginformasikan sesuatu. 

Ketika seorang muslim mendengarkan azan, disunahkan untuk melakukan beberapa amalan. Hal ini sesuai dengan riwayat Rasulullah SAW:

Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafa’atku.” (HR. Muslim no. 384).

2 dari 6 halaman

Menjawab Azan

 Muazin Azan© Muazin (Foto: Shutterstock.com)

Amalan pertama yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah menjawab azan seperti apa yang diucapkan oleh muadzin.

Dari Abu Basyr, ia berkata: aku mendengar Abu al-Malih bercerita dari Abdullah bin ‘Utbah, dari Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha bahwa sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika mendengar muadzin (mengumandangkan adzan), Nabi berucap sebagaimana ucapan muadzin hingga ia diam (berhenti).” (hadits hasan riwayat Imam Ibnu Khuzaimah, Imam al-Hakim, Imam al-Nasai, Imam Ahmad, dan Imam Abu Ya’la)

Menjawab seruan azan merupakan salah satu sunnah. Ketika kita mendengar lafadz adzan satu persatu, kita membalasnya dengan melafalkan ucapan serupa. Namun untuk lafadz " hayya ala assholat dan hayya ala alfalaah" kita bisa membalasnya dengan lafadz ‘la haula walla quwwata illa billah”.

Dari Abu Rafi’ radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika mendengar muadzin mengumandangkan adzan beliau berucap seperti yang diucapkan muadzin. Ketika muadzin berucap: “ Hayya ‘alash shalah, hayya ‘alal falah,” Nabi mengucapkan: “ Laa haula wa laa quwwata illaa billahi” (tiada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah). (Hadits hasan riwayat Imam Ahmad bin Hanbal)  


3 dari 6 halaman

Bersholawat pada Rasulullah

Amalan selanjutnya yang bisa dilakukan ketika mendengar azan adalah bershalawat pada Nabi SAW. 

Setelah bersholawat, seorang muslim juga bisa mengucapkan doa yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW berikut:

Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa yang berucap ketika mendengar adzan: ‘Asyhadu alla ilaha illallaah wahdahu laa syariika lah, radliitu billaahi rabba wa bil-islaami diina wa bi-muhammadin nabiyya’ (Aku bersaksi tidak ada tuhan kecuali Allah yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku ridha dengan Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai nabi), maka diampuni (dosanya).” (hadits shahih riwayat Imam al-Hakim, Imam Ibnu Majah, dan Imam Ibnu Abi Syaibah).


4 dari 6 halaman

Membaca Doa Berikut agar Mendapat Syafaat di Hari Kiamat

 Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)

Amalan selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan membaca doa agar diberi syafaat oleh  Rasulullah di hari kiamat kelak.

Rasulullah SAW bersabda “ Barangsiapa yang yang berucap ketika mendengar panggilan (adzan): “ Allahumma rabbi hadzihid da’watit tammah washshalaatil qaa ’imah aati muhammadan al-wasiilata wal fadliilata wab’atshul maqaamal mahmuudal ladzii wa’adtah”

(Ya Allah, Tuhan pemilik panggilan sempurna dan pemilik shalat yang didirikan ini, anugerahilah Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan fadhilah (keutamaan), bangkitkanlah dia pada kedudukan yang terpuji [sebagaimana] yang telah Engkau janjikan), maka ia (orang yang membacanya) akan mendapatkan syafaat di hari kiamat.” (Hadis Riwayat Imam al-Bukhari, Imam Ibnu Hibban, Imam Abu Dawud, Imam al-Tirmidzi, Imam al-Nasai, Imam Ibnu Majah, Imam al-Baihaqi, dan Imam Ahmad bin Hanbal)

5 dari 6 halaman

Membaca Doa berikut agar Diampuni Dosanya

Ketika seorang muslim mendengarkan azan, hendaknya membaca doa berikut ini agar diampuni dosanya.

Rasulullah SAW bersabda “ Barangsiapa yang berucap ketika mendengar adzan: ‘Asyhadu allaa ilaha illallaah wahdahu laa syariika lah, radliitu billaahi rabba wa bil-islaami diina wa bi-muhammadin nabiyya’ (Aku bersaksi tidak ada tuhan kecuali Allah yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku ridha dengan Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai nabi), maka diampuni (dosanya).” (Hadis Riwayat Imam al-Hakim, Imam Ibnu Majah, dan Imam Ibnu Abi Syaibah)

6 dari 6 halaman

Membaca Doa yang Diinginkan

 Ilustrasi Berdoa© Ilustrasi Berdoa (Shutterstock.com)

Salah satu waktu dikabulkannya doa seorang hamba adalah ketika adzan selesai berkumandang. Oleh karena itu, ada baiknya seorang hamba melantunkan permohonan doa di waktu-waktu ini. 

Sumber : NU Online

Join Dream.co.id