15 Ciri-Ciri Orang Munafik, Waspada Agar Terhindar dari Sifat Tercela Ini

Your Story | Senin, 3 Agustus 2020 15:40
15 Ciri-Ciri Orang Munafik, Waspada Agar Terhindar dari Sifat Tercela Ini

Reporter : Arini Saadah

Apabila berucap ia berdusta, jika membuat janji ia ingkar, dan jika dipercaya ia mengkhianati.

Dream – Ciri-ciri orang munafik perlu dipahami supaya kita terhindar dari sifat jelek ini. Munafik merupakan salah satu sifat tercela yang dilarang dalam agama Islam.

Sifat munafik bukanlah sifat yang pantas dimiliki seorang manusia dengan latar kepercayaan agama apapun. Karena sifat munafik adalah penyakit hati yang bisa merugikan diri sendiri dan juga orang lain.

Munafik adalah sifat yang suka menampakkan sesuatu yang sejalan dengan kebenaran di depan orang banyak, namun tidak sesuai dengan kondisi batinnya dan perbuatannya.

Orang yang munafik akan selalu berubah karakternya. Terutama dalam interaksi dengan sesama manusia, baik tidak sesuainya antara percakapan atau perbuatan mereka.

Kita bisa mengetahui sosok pribadi diri kita sendiri dan orang lain melalui sifat bicaranya, yaitu kesesuaian antara apa yang dikatakan dengan apa yang diyakininya.

Istilah yang kerap kita dengar adalah lain di bibir lain di hati. Ada banyak ciri-ciri orang munafik seperti dusta, khianat, ingkar janji, dan masih banyak lagi.

Berikut 15 ciri-ciri orang munafik berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadis supaya kita bisa sebaik mungkin menghindari sifat-sifat tersebut: 

2 dari 16 halaman

Suka Berdusta

Ilustrasi© freepik.com

Ciri-ciri orang munafik yang pertama adalah suka berdusta atau berbohong. Berdusta merupakan sifat tercela yang dibenci manusia dan agama. Bahkan agama melarang keras bagi umatnya untuk berdusta sekecil apapun.

Ciri-ciri orang munafik tersebut tertuang dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, bawasannya rasulullah saw bersabda: “ Tanda orang munafik itu ada tiga, apabila ia berucap berdusta, jika membuat janji ingkar, dan jika dipercaya mengkhianati.” (HR Bukhari, Kitab Iman Bab Tanda-tanda orang munafik, No. 33 dan Muslim, Kitam Iman Bab Penjealsan Sifat-sifat orang munafik no. 59).

3 dari 16 halaman

Ingkar Janji

Ciri-ciri orang munafik selanjutnya adalah suka ingkar janji. Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Imam Muslim di atas juga menjelaskan bahwa salah satu ciri-ciri orang munafik yaitu apabila berjanji suka ingkar.

Seseorang yang ingkar janji tidak bisa dipegang perkatannya dan tidak pernah menepati janji yang sudah ia tebarkan ke orang lain. Menepati janji hukumnya wajib, ketika seseorang membuat janji maka sudah seharusnya menepati apa yang telah dijanjikan.

Dalam al-Quran larangan untuk mengingkari janji dijelaskan dalam surat An-Nahl ayat 91 yang artinya:

“ Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah (mu) itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpahmu itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.”

4 dari 16 halaman

Khianat

Khianat adalah salah satu ciri-ciri orang munafik, yaitu orang yang tidak komitmen dengan apa yang dijalaninya dan tidak pernah menepati perkataan yang sudah diucapkan tanpa kejelasan. Seseorang yang tidak bisa dipercaya dalam memegang amanah disebut sebagai orang yang munafik.

Orang seperti ini apabila berbicara mengandung kebohongan, apabila berjanji sering berdusta, apabila diserahi amanah, dikhianati. Hal ini diungkapkan dalam sebuah hadis Nabi Saw. yang artinya:

“ Tanda-tanda orang munafik ada tiga, jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari, dan jika diberi amanah mengkhianati.” (HR Bukhari dan Muslim).

5 dari 16 halaman

Suka Melakukan Tipu Daya

Ilustrasi© freepik.com

Ciri-ciri orang munafik selanjutnya adalah suka melakukan tipu daya di dalam masyarakat. Tipu daya yang dilakukan orang munafik adalah dalam sikap, dengan menampakkan yang baik ke permukaan sementara dalam hatinya busuk. Tipu daya ini dilakukan untuk mendapatkan yang diinginkan dengan segala cara.

 Sifat ini sudah dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 8-10 yang artinya:

“ Dan di antara manusia ada yang berkata, “ Kami beriman kepada Allah dan hari akhir,” padahal sesungguhnya mereka bukanlah orang-orang yang beriman. Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu, dan mereka mendapatkan azab yang pedih, karena mereka berdusta.”

6 dari 16 halaman

Bermuka Dua

Ciri-ciri orang munafik yang kelima adalah bermuka dua, artinya orang yang tidak berpendirian tetap. Sifat ini muncul akibat kebingungan mereka terhadap kebenaran yang dibawa Islam.

Sifat orang bermuka dua ini ditulis dalam firman Allah Surat Al-Baqarah ayat 14 yang artinya:

“ Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman mereka berkata: “ Kami telah beriman”. Tetapi apabila mereka berjumpa kembali dengan setan-setan mereka berkata: “ Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok.”

7 dari 16 halaman

Riya'

Riya’ adalah ciri-ciri orang munafik yang keenam. Sikap riya’ orang-orang munafik digambarkan oleh Allah dalam Al-Quran surat An-Nisa’ ayat142 yang artinya:

" Sesungguhnya orang-orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allahlah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud riya (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali."

Riya’ adalah melakukan segala hal khususnya yang berkaitan dengan kewajiban agama, karena diliputi rasa ingin dilihat dan dipuji orang lain. Dalam hal ini, orang munafik hanya akan melakukan suatu kebaikan di saat disaksikan orang lain.

8 dari 16 halaman

Malas Beribadah

Ilustrasi© freepik.com

Malas beribadah juga termasuk dalam ciri-ciri orang munafik. Sebab hal ini sudah dijelaskan dalam Al-Quran surat An-Nisa’ ayat 142 yang berbunyi:

“ Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk sholat, mereka berdiri dengan malas.”

9 dari 16 halaman

Mempercepat Sholat

Ciri-ciri orang munafik juga bisa diperhatikan dengan cara sholatnya. Terlihat ketika sholat, tidak khusyuk dan mempercepat gerak dan bacaan sholatnya. Orang-orang yang fikiran dan hatinya tidak menyatu untuk mengingat Allah Swt dalam sholatnya. Ciri-ciri ini tercatat dalam hadis Nabi Saw. yang artinya:

“ Itulah sholat orang munafik. Itulah sholat orang munafik. Itulah sholat orang munafik. (Yaitu) dia menunggu matahari sampai hampir terbenam kemudian dia berdiri (untuk sholat asar), lalu mempercepat (tanpa ada rasa khusyuk sedikitpun) empat rakaat, tanpa mengingat Allah di dalamnya kecuali sedikit sekali.” (HR Muslim).

10 dari 16 halaman

Membuat Kerusakan di Bumi

Ciri-ciri orang munafik selanjutnya adalah suka membuat kerusakan di bumi dengan alasan mengadakan perbaikan. Orang semacam ini sangat pandai memutarbalikkan fakta dan menipu orang-orang seakan-akan sedang mengusahakan suatu perbaikan.

Ciri-ciri ini tercantum dalam Surat Al-Baqarah ayat 11-12 yang artinya:

“ Dan bila dikatakan kepada mereka “ Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi.” Mereka menjawab: “ Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.”

11 dari 16 halaman

Bangga atas Dosa yang Diperbuat

Ilustrasi© freepik.com

Ciri-ciri orang munafik yang selanjutnya adalah merasa bangga atas dosa yang diperbuatnya. Betapa pun banyak dosa yang dilakukan, orang munafik akan selalu mencari jalan keluar untuk pembenaran tindakannya.

Tak segan untuk menutupi kesalahan, mereka akan melimpahkan fitnah kepada orang lain dengan tuduhan yang dapat memecah belah masyarakat. Hal ini dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 126:

" Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa, “ Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri Mekah) ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Dia (Allah) berfirman, “ Dan kepada orang yang kafir dan Aku beri kesenangan sementara, kemudian akan Aku paksa dia ke dalam azab neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.”

12 dari 16 halaman

Dengki

Iri dan dengki juga merupakan ciri-ciri orang munafik yang sangat merugikan. Seperti yang tertuang dalam Surat Al-Imran ayat 120 yang artinya:

“ Jika kamu memerolah kebaikan, niscaya mereka bersedih hati. Tetapi jika kamu tertimpa bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, tipu daya mereka tidak akan menyusahkan kamu sedikitpun. Sungguh Allah Maha meliputi segala apa yang mereka kerjakan.”

13 dari 16 halaman

Memakan Harta Anak Yatim

Orang munafik selalu merasa tidak puas dengan kekayaan harta yang ia miliki sehingga mereka tidak ragu untuk memakan harta anak yatim.

14 dari 16 halaman

Mengingkari Takdir

Ilustrasi© freepik.com

Orang munafik selalu berpikiran pendek tentang apa yang terjadi pada dirinya. Ia tidak menyadari bahwa semua yang terjadi dalam hidup ini atas izin Allah Swt. Ketika tertimpa musibah, orang munafik akan menyalahkan orang lain dan tidak bisa menerima apalagi mencari hikmah di balik musibah yang dia alami.

15 dari 16 halaman

Enggan Berinfak

Orang munafik selalu enggan berinfak untuk membantu orang lain. Ia sangatlahh pelit dan menghindari hal-hal yang akan mengurangi kekayaan hartanya. Padahal berinfak sangat dianjurkan oleh agama dan tidak akan mengurani kekayaan sedikitpun.

“ Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang dzalim.” (Q.S Al-Baqarah ayat 254).

16 dari 16 halaman

Bersikap Ragu Terhadap Islam

Ilustrasi© freepik.com

Ciri-ciri orang munafik adalah bersikap ragu terhadap Islam. Hal ini dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Hadid ayat 13-14 yang artinya:

“ Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, “ Tunggulah kami! Kami ingin mengambil cahayamu" . (Kepada mereka) dikatakan, " Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)" . Lalu di antara mereka dipasang dinding (pemisah) yang berpintu. Di sebelah dalam ada rahmat dan di luarnya hanya ada azab. Orang-orang munafik memanggil orang-orang mukmin, " Bukankah kami dahulu bersama kamu?" Mereka menjawab " Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri, dan kamu hanya menunggu, meragukan (janji Allah) dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah; dan penipu (setan) datang memperdaya kamu tentang Allah.”

(Sumber: dalamislam.com, berbagai sumber)

Join Dream.co.id