Hukum Melihat Organ Intim Pasangan

Your Story | Selasa, 16 Februari 2016 07:03
Hukum Melihat Organ Intim Pasangan

Reporter : Puri Yuanita

Pada dasarnya syariat Islam sudah memiliki pondasi ayat yang menjelaskan tentang hukum melihat kemaluan pasangan.

Dream - Bagaimana hukumnya melihat kemaluan pasangan saat berhubungan suami istri? Masih banyak orang yang mempertanyakan tentang hal ini.

Pada dasarnya syariat Islam sudah memiliki pondasi ayat yang menjelaskan tentang hal tersebut.

" Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela." (QS. Al-Ma'arif: 29-30)

Telah menceritakan kepada kami Abdan berkata, telah mengabarkan kepada kami Abdullah berkata, telah mengabarkan kepada kami Hisyam bin Urwah dari bapaknya dari Aisyah berkata:

" Adalah Nabi Rasulullah SAW, jika mandi janabat, mencuci tangannya dan berwudhu sebagaimana wudhu untuk salat. Kemudian mandi dengan menggosok-gosokkan tangannya ke rambut kepalanya hingga bila telah yakin merata mengenai dasar kulit kepalanya beliau mengguyurkan air ke atasnya tiga kali. Llau membasuh seluruh badannya" .

Aisyah berkata: " Aku pernah mandi bersama Rasulullah SAW dari satu bejana di mana kami saling mengambil (menciduk) air bersamaan" . (HR Bukhari No: 264)

Selengkapnya baca di sini.      

(Ism) 

2 dari 5 halaman

Penting! Begini Hukum dan Tata Cara Mencukur Bulu Kemaluan

Dream - Berbicara prihal mencukur bulu kemaluan terkadang dianggap sebagin orang adalah hal yang tabu. Namun pada dasarnya hal yang sering kali dianggap sepele ini ternyata sangat penting untuk diketahui hukum dan tata caranya.

Dan ternyata pula prihal tata cara dan hukum mencukur bulu kemaluan merupakan salah satu sunnah Rasulullah SAW yang amat disayangkan jika kaum muslimin yang tidak mengetahuinya.

Rasulullah SAW bersabda:

" Diantara fitrah adalah mencukur bulu kemaluan, mencukur kuku dan memendekkan kumis." (HR. Imam Bukhori dan Muslim)

Islam ternyata menganjurkan agar bulu-bulu tersebut dicukur secara rutin. Hal ini bukan tanpa alasan, karena ternyata ada banyak manfaat dari anjuran Rasulullah SAW ini, yang paling utama adalah berhubungan dengan masalah kebersihan dan kesehatan.

Mencukur bulu kemaluan hendaknya selalu dilakukan secara rutin oleh seorang muslim tidak lebih dari 40 hari. Imam Syaukani dalam kitab Nailul Authar menjelaskan : 

" Batas waktu maksimal adalah empat puluh hari sebagaimana yang telah ditentukan oleh Nabi sallallahu’alaihi wa sallam, maka tidak diperbolehkan bagi seorang muslim untuk tidak memotongnya melebihi empat puluh hari. Dan jika dalam rentang sebelum 40 hari, Anda berniat memotongnya maka hal ini diperbolehkan dan tidaklah menyalahi sunnah."

Adapun tata caranya sesuai dengan anguran Rasulullah SAW hendaknya dimulai dari bulu bagian kanan yang paling atas kemudian menyamping ke kiri.

Hal yang terpenting sebelum mencukur bulu kemaluan adalah disunnahkan untuk membaca basmalah atau doa masuk kamar mandi sesuai dengan sabda Rasulullah SAW :

" Penutup antara pandangan jin dan aurat bani adam adalah ketika mereka masuk kamar mandi, mengucapkan bismillah." (HR. Tirmidzi)

3 dari 5 halaman

8 Adab Berhubungan Intim Suami Istri yang Dianjurkan Rasul

Dream - Bercinta merupakan hal wajib yang harus dilakukan oleh pasangan suami istri. Hal ini berkaitan dengan tujuan pernikahan, yakni melanjutkan keturunan.

Sebelum melakukan hubungan suami istri ini kita juga harus tahu bagaimana adab bercinta yang baik agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Rasulullah telah memberikan contoh mengenai adab bercinta dengan sang istri tercinta. Berikut adalah adab dan cara berhubungan intim dalam Islam, yaitu:

1. Menciptakan kondisi rumah lebih romantis
2. Mengatur waktu
3. Jangan suka menolak atau menunda
4. Pada tempat yang benar sesuai syariat
5. Bercinta sesuai tuntunan Rasul
6. Berdoa
7. Bersih dan bersiap diri
8. Menciptakan rayuan dan kemesraan

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

4 dari 5 halaman

8 Waktu yang Disunahkan Suami-Istri Berhubungan Intim

Dream - Hal ini perlu diketahui oleh pasangan yang menikah karena ketika melakukan hubungan intim, hitungannya tetap bersedekah secara bersama-sama.

Ingat bahwa menikah adalah suatu ibadah, jadi bukan hanya kesenangan dan kenikmatan biasa yang bisa didapatkan oleh pasangan tersebut. Allah akan memberikan pahala bagi pasangan yang berhubunganan intim.

Ada delapan waktu di mana pasangan suami istri bisa melakukan hubungan intim yang akan menambah pahala, dan namanya sunnah, kalau tidak dikerjakan maka tidak juga berdosa.

1. Malam Senin

Alasan mengapa malam Senin menjadi waktu yang pas dan disunnahkan bagi pasangan suami-istri untuk melakukan hubungan intim karena jika akhirnya membuahkan seorang anak, anak tersebut dipercaya akan hafal Alquran.

2. Malam Selasa

Malam Selasa rupanya juga sunnah bagi pasangan sah untuk melakukan hubungan intim setelah malam Senin. Ini dikarenakan pasangan suami istri akan mendapatkan anak yang syahid atau syahadah.

3. Malam Kamis

Waktu-waktu yang disunnahkan untuk berhubungan intim salah satunya adalah malam Kamis karena pasangan yang melakukannya akan memperoleh anak yang penuh dengan kebijaksanaan.

4. Hari Kamis

Berhubungan badan pun juga tidak lupa disunnahkan pada hari Kamisnya, jadi tidak hanya bisa malam Kamisnya. Setelah matahari terbit, pagi pun menjadi waktu yang tepat untuk berhubungan intim. Berhubungan intim pada hari tersebut maka pasangan akan memperoleh anak yang akan jauh dari setan.

5. Malam Jumat

Hubungan intim malam Jumat dianjurkan? Jawabannya adalah ‘ya.’ Malam Jumat bukan hanya disarankan, tapi menjadi sunnah bagi para pasangan Islam, khususnya jika ingin punya anak yang bisa menjadi orator atau Khatib nantinya kalau sudah besar.

6. Malam Jumat Setelah Isya

Melakukan hubungan intim malam Jumat tepatnya sesudah Isya juga sunnah. Pasangan pun nantinya akan memperoleh anak yang bisa mirip sekali dengan orang tuanya.

7. Hari Jumat

Ternyata tidak hanya malam Jumat saja yang sunnah, bahkan hari Jumatnya pun ikut sunnah, terutama waktu setelah ashar karena pasangan yang melakukan hubungan badan pada waktu tersebut akan memperoleh anak yang bisa menjadi ilmuwan terkenal.

8. Malam Pertama Bulan Ramadan

Selain dari etika berhubungan intim, melakukannya pada waktu yang disunnahkan akan membuat pasangan mendapatkan pahala dan kenikmatan dari Allah SWT. Salah satu dari delapan waktu sunnah ini adalah malam pertama pada bulan Ramadan.

Di bulan yang suci ini tentu pahala kebaikan menjadi berlipat-lipat ganda sehingga menjadi waktu sunnah juga bagi pasangan suami dan istri untuk berhubungan badan. Ulasan selengkapnya klik di sini.

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

5 dari 5 halaman

5 Pesan Rasullulah Sebelum Pasangan Suami Istri Hubungan Intim

Dream - Ketika pasangan pria dan wanita telah sah secara agama menjadi pasangan suami istri maka melakukan Jima atau bercinta bukan lagi haram dilakukan, tapi berubah menjadi ibadah yang diganjarkan pahala besar jika dilakukan.

Selain ibadah, Jima jika diartikan berhubungan intim pasangan suami istri merupakan salah satu kebutuhan biologis. Oleh karena itu, Rasulullah SAW berpesan kepada untuk para istri saat melayani suami di tempat tidur untuk melakukan beberapa hal berikut ini;

 

1. Berperilaku dan Berpenampilan Mempesona

Berusaha untuk tampil dan berperilaku mempesona walau hanya dengan tersenyum mesra saja, niscahya pahala akan terus mengalir melimpah.

Rasulullah SAW bersabda: “ Istri yang terbaik ialah istri yang mempesonakanmu setiap kali kau pandang…” (HR. An-Nasai).

Rasulullah SAW bersabda: “ Sebaik-baik wanita adalah yang jika engkau melihatnya akan membahagiakan dirimu, jika engkau memerintahnya akan mentaatimu, dan jika engkau tidak berada di sampingnya ia akan menjaga hartamu dan dirinya sendiri.” (HR. Bukhari).

 

2. Dilarang Memandangi Alat Kelamin Suami

Janganlah seorang istri melihat kemaluan suami, begitupun sebaliknya meskipun hal tersebut di makruhkan.

Rasulullah SAW bersabda: “ Tatkala salah seorang diantara kalian bersetubuh dengan istri atau budak wanitanya, maka janganlah memandangi alat kelaminnya! Karena yang demikian itu bisa menyebabkan kebutaan”. (HR. Baihaqi).

 

3. Menyegerakan Ajakan Berhubungan Intim Dari suami

Jika istri tidak memenuhi keinginan suami dengan segera, maka siksa di akhirat sangatlah pedih untuknya. 

Rasulullah SAW bersabda: “ Bilamana seorang suami mengajak istrinya (untuk berhubungan seksual), maka penuhilah dengan segera sekalipun istri sedang sibuk di dapur!” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

 

4. Dilarang Bersetubuh Ketika Haidh dan Nifas

Istri yang sedang haidh dan nifas tidak boleh disetubuhi. Juga perlu di ingat bahwa bersetubuh melalui dubur itu tidak diperbolehkan dalam agama.

Rasulullah SAW bersabda: “ …. Maka setubuhilah istrimu sesuka hatimu, dari depan dan dari belakang! Tetapi jangan melalui dubur dan jangan ketika (istrimu) sedang haidh!” (HR. Tirmidzi).



5. Merahasiakan Urusan Hubungan Intim Kepada orang lain

Seorang istri yang shalihah pastinya akan menjaga rahasia dengan suaminya saat berjima’ karena yang demikian itu merupakan salah satu upaya menutup aibnya.

Nabi SAW bersabda: “ Sesungguhnya sehina-hina derajat manusia di sisi Allah kelak pada hari kiamat ialah suami yang menyetubuhi istrinya dan istripun senang melayani persetubuhannya, kemudian salah satu di antara keduanya membuka rahasia persetubuhan itu kepada orang lain.” (HR. Muslim).

Terkait
Join Dream.co.id