Viral! Pria Tanpa Busana di Atap Mobil di Jalan Sudirman

Unik | Jumat, 12 Juli 2019 19:00
Viral! Pria Tanpa Busana di Atap Mobil di Jalan Sudirman

Reporter : Maulana Kautsar

Sempat meminta bantuan ke pengguna jalan lain.

Dream - Video pria tanpa busana tengah duduk di atas mobil ramai menjadi perbincangan di media sosial. Lelaki itu naik di mobil merah milik seorang dokter, Meta Clarissa.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Dilaporkan Liputan6.com, Meta mengatakan, tak mengetahui sejak kapan pria berambut acak-acakan itu naik ke mobilnya. Meta mengatakan, orang dengan gangguan jiwa itu menari di atas mobil.

Meta sempat meminta bantuan ke pengguna jalan lain.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, AKP Emil Eka Putra membenarkan terjadinya peristiwa itu. " Kejadiannya Kamis sore, 11 Juli 2019," ucap Emil.

Emil mengatakan, Meta merupakan dokter yang bekerja di salah satu rumah sakit di tepi jalan tersebut. Meta, kata Emil, keluar dari rumah sakit menuju rumahnya.

" Saat mobilnya jalan, baru dia tahu ada orang naik ke atas mobilnya, posisi mobil sudah berjalan," kata dia.

 

2 dari 7 halaman

Sempat Minta Tolong

Meta yang panik segera meminta tolong. Dia membunyikan klakson mobil, berharap bantuan orang lain.

Tapi, saat bersamaan, Meta tak menemukan pengendara motor yang menolong.

Setelah semenit berjalan, Meta segara mendapat pertolongan dari pengenda lain. Lelaki dengan gangguan jiwa itu akhirnya dapat diusir pengguna jalan.

Aksi orang dengan gangguan jiwa itu tak berhenti. Usai turun dari mobil, orang dengan gangguan jiwa itu melanjutkan aksinya di tengah jalan dan sesekali tiarap dan berputar di atas aspal.

Hingga kini, keberadaan orang gila itu tak jelas. Dia melanjutkan aksi jogernya di tengah jalan padat kendaraan.

Polisi belum mengetahui keberadaan orang dengan gangguan jika itu.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/M Syukur)

3 dari 7 halaman

Orang Gangguan Jiwa Saja Tertib Lalu Lintas, Kamu?

Dream - Ada saja kejadian unik yang terjadi di jalan raya setiap harinya. Berbagai kejadian itu semakin mudah dibagikan ke publik melalu media sosial.

Nah, salah satu kejadian unik yang tengah ramai diperbincangkan netizen adalah aksi kocak orang gila di sebuah daerah di Wonosobo, Jawa Timur. Penasaran?

Dalam video berdurasi kurang lebih 15 detik itu terlihat, orang yang mengalami gangguan jiwa dengan kausnya yang lusuh itu, tengah sabar menunggu lampu merah di sebuah perempatan jalan raya.

Ketika lampu merah berganti hijau, ia pun ikut berjalan persis seperti para pengendara motor di sebelahnya. Kocaknya, orang itu hanya berjalan kaki tak mengendarai sepeda motor.

Video yang diposting ke Instagram oleh akun @satlantaspolreswonosobo itu sukses menohok dan menjadi viral, di tengah pelanggaran lalu lintas yang terbilang masih cukup tinggi saat ini, terutama di daerah Ibu Kota.

"Mari tertib berlalu lintas.. Orang gi** saja Patuh sama rambu2.. Masa' kamu nggak..!! ����" Seperti caption yang ditulis akun @satlantaspolreswonosobo.

Netizenpun menanggapinya dengan kocak.

@pranataningrum_intan : "Yang katanya orang gila malah lebih waras ya,"

@perxing_king_wonosobo : "Wahahahaa..... jadikan duta pelopor keselamatan min."

Berikut videonya...

 

Mari tertib berlalu lintas.. Orang gi** saja Patuh sama rambu2.. Masa' kamu nggak..!! ���� @wonosobozone @wonosobozone @wonosobohitz @polantasindonesia @humaspolreswonosobo @ditlantas.polda.jateng @thenewbikingregetan @indozone.id

Sebuah kiriman dibagikan oleh Satlantas Polres Wonosobo (@satlantaspolreswonosobo) pada

Gimana menurut kalian? hehe..

(ism, Instagram.com/satlantaspolreswonosobo)

4 dari 7 halaman

Kapolsek Ini Rela Mandikan dan Suapi Penderita Gangguan Jiwa

 Polisi suapi orang dengan gangguan kejiwaan

Dream - Penderita sakit jiwa kerap mendapat perlakuan yang tidak layak dari sekelilingnya. Alhasil, mereka kerap tersisihkan.

Tetapi, apa yang dilakukan Kapolsek Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, AKP Murni Kamariyah, justru sebaliknya. Dia rela memandikan dan menyuapi penderita sakit jiwa.

Awalnya, Murni mendapat laporan dari Amin Tohari, warga Dusun Sejuwet, Desa Leran Kulon, terkait penderita sakit jiwa dari desa lain. Penderita sakit jiwa itu telah sepekan tinggal di kandang ayam milik warga bernama Zain.

Mendapat laporan tersebut, Murni segera mendatangi lokasi didampingi Kanit Binmas Polsek Palang Bripka Novi. Tiba di lokasi, Murni dan Novi mendapati penderita sakit jiwa tersebut dalam keadaan sangat memprihatinkan.

Rambut orang itu gimbal dan tubuhnya begitu kotor. Sementara pakaiannya penuh kotoran lantaran buang air besar dan kecil di celana.

 

5 dari 7 halaman

Memangkas Rambut

Murni berusaha bertanya nama dan alamat orang itu. Tetapi, penderita sakit jiwa tersebut tidak menjawab pertanyaan Murni.

Segera setelah itu, Murni langsung memangkas rambut orang itu sampai rapi. Kemudian, memandikan penderita sakit jiwa tersebut, dibantu warga sekitar.

Setelah itu, Murni membawa orang itu ke Mapolsek Palang. Di sana, Murni memberikan makanan kepada orang sakit jiwa itu.

Tetapi, orang itu ternyata tidak bisa makan sendiri. Murni pun menyuapi orang tersebut.

Kondisi penderita gangguan jiwa itu sangat buruk, membuat Murni membuat surat pengantar agar dia bisa diwawa ke RSUD Dr Koema, Tuban. Setelah diperiksa, dokter menyatakan orang tersebut mengalami hidrasi sehingga fisiknya sangat lemah.

" Karena tidak memiliki keluarga, setelah pihak Polsek Palang berkoordinasi dengan Dinas Sosial apabila fisiknya sudah sembuh rencananya akan diantar ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur," kata Murni.

Sumber: facebook/divisi humas polri

6 dari 7 halaman

Dikira Benda Berbahaya, Isi Karung Pria Gangguan Jiwa Ini Mengejutkan

Dream - Pria diduga mengidap gangguan jiwa membuat warga Madiun, Jawa Timur geger. Ketika ditemukan terlantar di Taman Makam Pahlawan Kota Madiun, dia terlihat membawa karung.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan berawal dari informasi yang diterima komunitas peduli penderita gangguan jiwa, Madiun Care pada Jumat pekan lalu. Komunitas tersebut lalu berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengevakuasi pria tersebut.

Ketua Madiun Care, Bima Primaga Yudha, mengatakan pria itu membawa karung dengan isi penuh ketika dievakuasi. Bersama petugas Satpol PP Kota Madiun, Bima memeriksa isi karung tersebut.

" Saat membawanya itu, kami membongkar barang bawaan pria itu. Siapa tahu ada benda-benda berbahaya seperti senjata tajam dan narkoba," ujar Bima, dikutip dari Liputan6.com.

Dilaporkan Solopos, Sebelum melakukan pemeriksaan, Bima mencoba mengangkat karung itu. Dia curiga lantaran karung tersebut sangat berat

Setelah dibuka, Bima mendapati uang recehan pecahan Rp500 dan Rp200 di dalam karung lusuh itu. Si pemilik beserta karungnya lalu dibawa ke rumah singgah milik Dinas Sosial Kota Madiun.

7 dari 7 halaman

Jumlahnya Lebih Dari Rp2 Juta

Bersama dengan beberapa orang, Bima menghitung jumlah uang tersebut. Jumlah seluruhnya mencapai Rp2 juta, sebagian besar adalah uang logam.

" Ada uang kertasnya tapi sedikit. Yang banyak uang logam pecahan Rp200 dan Rp500. Jumlahnya Rp2 juta lebih," kata Bima.

Dia lalu bertanya kepada pemilik karung mengenai asal uang tersebut. Tetapi, Bima tidak mendapat jawaban apa-apa.

" Sudah saya tanya tapi enggak menjawab, kami juga sudah tanya nama dan alamat asalnya, tapi yang bersangkutan tidak menjawab," kata Bima.

Lebih lanjut, Bima menyebutkan ciri-ciri pria itu, yaitu berkumis, memakai baju warna merah dan lusuh. Pria itu kini berada di rumah singgah Dinsos.

Sumber: Liputan6.com

Terkait
Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting
Join Dream.co.id